BERTAHAN DALAM PENDERITAAN

MOTIVASI 6641 Kali Dibaca

Renungan Motivasi Kristen – Sabtu, 21 Februari 2015. Bertahan Dalam Penderitaan.

Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Bertahan Dalam Penderitaan akan menjadi sebuah tema untuk renungan motivasi kita saat ini. Seringkali perjalanan hidup yang kita jalani sebagai orang percaya tidak otomatis akan membuat kita bisa menikmati hidup sesuai dengan apa yang kita pikirkan.

Realitas hidup menunjukan kepada kita bahwa ternyata ada begitu banyak persoalan yang harus dihadapi oleh orang percaya atau anak-anak Tuhan, bahkan tidak sedikit yang tetap hidup bertahan dalam penderitaan, baik itu secara ekonomi, sampai kepada sakit penyakit yang diderita.

Pertanyaannya sekarang, kenapa Tuhan tidak mengangkat penderitaan itu dari hidup semua orang percaya supaya setiap orang percaya bisa hidup nyaman dan tidak perlu menderita apapun?.

Percaya kepada Yesus bukan lalu otomatis semua persoalan hidup atau penderitaan yang kita alami diangkat oleh Yesus. Kita harus melihat kepada akar dari persoalan atau penderitaan yang kita alami itu, kenapa itu bisa terjadi?. Sebab seringkali persoalan atau penderitaan yang kita alami semuanya adalah akibat dari kesalahan kita sendiri.

Disini Tuhan mau supaya kita menjadi manusia yang bertanggung jawab atas hidup kita, dimana kitalah yang harus bekerja keras, kitalah yang harus berjuang supaya bisa melewati setiap persoalan atau penderitaan yang kita alami, sebab setelah percaya kepada Yesus bukan berarti kita lalu tidak perlu bekerja untuk mencukupi hidup kita dengan ekonomi yang baik, atau kita tidak perlu berusaha untuk sembuh dari sakit penyakit.

Firman Tuhan katakan di dalam, Lukas 8:43 Adalah seorang perempuan yang sudah dua belas tahun menderita pendarahan dan yang tidak berhasil disembuhkan oleh siapa pun.

Kalau memperhatikan kebenaran firman ini dengan benar maka yang kita temukan adalah, perempuan yang menderita pendarahan selama dua belas tahun ini bukan tidak berusaha untuk mencari kesembuhan. Ia sudah mencari kesembuhan tetapi seperti yang firman Tuhan katakan “tidak berhasil disembuhkan oleh siapa pun”.

Apakah lalu ia pasrah saja?, apakah lalu ia berhenti mencari kesembuhan dan hanya menunggu mati?. “tidak” sebab iman percayanya mendorong dia untuk bertindak dengan penuh keyakinan untuk datang kepada Yesus, dan ia tidak hanya datang dan diam, tetapi ia bertindak sesuai dengan imannya.

Dan kita lihat firman Tuhan katakan dalam Lukas 8:44 Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya.

Bertahan Dalam Penderitaan

Ilustrasi : Renungan Motivasi – Bertahan Dalam Penderitaan | renunganhariini.com

Ini yang menjadi pelajaran penting bagi kita, bahwa setelah percaya kepada Yesus, maka yang diperlukan adalah kita harus bertindak sesuai iman percaya kita, sebab bila kita tidak bertindak maka iman itu mati atau tidak berdampak apa-apa.

Itulah yang firman Tuhan katakan di dalam Yakobus 2:26 Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.

Ini menjadi jawaban bagi kita orang percaya, bahwa apapun persoalan yang kita hadapi, apapun penderitaan yang kita alami, saat kita bertindak sesuai dengan iman percaya kita maka kita akan melihat pertolongan itu datang.

Yang Tuhan mau kita datang kepada Dia dengan sebuah kejujuran yang lahir dari hati nurani kita, dan tidak ada yang kita sembunyikan karena walaupun kita sembunyikan, Ia sanggup melihat sampai kedalaman hati kita, tetapi Ia mau kita jujur dihadapanNya.

Saat perempuan itu menjama jumbai jubahNya, Tuhan tahu dan Ia merasakan ada kuasa yang keluar dari diri-Nya.

Selanjutnya dalam Lukas 8:45 Lalu kata Yesus: “Siapa yang menjamah Aku?” Dan karena tidak ada yang mengakuinya, berkatalah Petrus: “Guru, orang banyak mengerumuni dan mendesak Engkau.” 8:46 Tetapi Yesus berkata: “Ada seorang yang menjamah Aku, sebab Aku merasa ada kuasa keluar dari diri-Ku.” 8:47 Ketika perempuan itu melihat, bahwa perbuatannya itu ketahuan, ia datang dengan gemetar, tersungkur di depan-Nya dan menceriterakan kepada orang banyak apa sebabnya ia menjamah Dia dan bahwa ia seketika itu juga menjadi sembuh.

Perempuan itu datang dengan gemetar serta tersungkur dihadapan Tuhan dan mengakui perbuatanNya. Tetapi justru tindakan itulah yang Tuhan kehendaki, sebab pada akhirnya firman Tuhan katakan dalam, Lukas 8:48 Maka kata-Nya kepada perempuan itu: “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!”

Kejujuran yang ditunjukan oleh perempuan itu melahirkan pengakuan dari mulut Tuhan yang mengakui dan memanggilnya sebagai anakNya. Oleh sebab itu jangan takut untuk bertahan dalam penderitaan, karena bila kita berjalan dengan iman percaya yang benar, kita bertindak sesuai iman percaya kita, maka kita akan melihat iman itu menjadi nyata.

Jadi saat kita ada dalam persoalan yang berat, ada dalam penderitaan yang rasanya membuat kita tidak sanggup lagi, maka Yesuslah jawaban atas semuanya itu, tetapi Ia mau setiap orang yang datang kepadaNya harus terbuka dan jujur dihadapanNya, dan bila ini yang kita lakukan maka tidak ada sesuatu yang mustahil bagi Dia, dimana kita akan melihat pertolongaNya akan datang tepat pada waktunya.

Jangan lupa untuk menyimak juga renungan harian : Ingatlah Akan Penciptamu

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags:

Related For BERTAHAN DALAM PENDERITAAN