RINDU AKAN BAPA DI SORGA

MOTIVASI 1971 Kali Dibaca

Renungan Motivasi – Jumat, 20 Februari 2015. Rindu Akan Bapa Di Sorga.

Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan motivasi kali ini adalah tentang, Rindu Akan Bapa Di Sorga. Bila hati seorang anak sudah menyatu dengan hati bapanya maka di manapun bapanya berada anak tersebut begitu rindu untuk berjumpa dengan bapanya.

Biasanya hal ini terjadi karena setiap hari ada komunikasi lewat interaksi secara terus menerus, dan hal inilah yang akan membuat hati sorang anak akan begitu melekat dengan bapanya.

Contoh sederhananya, seringkali saat saya ada di luar kota untuk pelayanan di pedalaman Kalimatan Barat yang biasanya kami lakukan secara rutin, maka saat saya menelpon kerumah untuk berbicara dengan anak saya untuk menanyakan keadaannya, ia akan selalu nangis berkata “papi Angel mau sama-sama papi”. Itulah yang dia katakan, walaupun secara usia dia sudah 11 tahun dan sudah punya kesibukan bermain tersendiri, tetapi dia akan merasa kehilangan kalau saya tidak berada dirumah berkumpul bersama dengan keluarga.

Terkadang saat saya berbicara di telpon dengan istri saya maka istri saya akan bercerita “pi . . ., tadi Angel nangis saat lagi makan bersama mami” lalu isatri saya menanyakan “Angel kenapa nangis?” maka ia akan menjawab “ Angel ingat papi, mi . . biasanya papi duduk di kursi itu dan kita makan sama-sama, sekarang kursinya kosong”. Ini hanyalah sebuah gambaran dari kerinduan hati seorang anak yang begitu merindukan bapanya.

Hal yang sama seharusnya juga terjadi dalam kehidupan anak-anak Tuhan yang benar-benar merindukan Allah Bapa di sorga. Anak-anak Tuhan yang sudah memiliki persekutuan dengan Bapa secara permanen, artinya ada persekutuan dengan Allah yang dibangun setiap hari, maka ia akan sangat merindukan Bapa di sorga melebihi apapun yang ada di dunia ini.

Perasaan rindu yang mendalam akan Rumah Bapa di sorga, biasanya akan timbul dengan sendirinya tanpa dibuat-buat, artinya ia benar-benar rindu akan perjumpaan dengan Allah Bapa di sorga, dan kerinduannya itu tidak tergantikan dengan segala macam kesenangan dunia apapun.

Kerinduan seperti ini yang firman Tuhan gambarkan didalam II Korintus 5:1 Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia. 5:2 Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini, 5:3 sebab dengan demikian kita berpakaian dan tidak kedapatan telanjang. 5:4 Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup. 5:5 Tetapi Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yang mengaruniakan Roh, kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita. 5:6 Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami sadar, bahwa selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan, 5:7 — sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat –

Rindu Bapa Di Sorga

Ilustrasi : Renungan Motivasi – Rindu Bapa Di Sorga | renunganhariini.com

Orang yang terus membangun persekutuan dengan Allah Bapa setiap hari, rohaninya akan semakin bertumbuh dewasa, dan seiring dengan kedewasaan rohaninya yang terus bertumbuh, maka kerinduan akan kediaman Rumah Bapa di sorga akan tergambar dari seluruh gerak hidup orang tersebut yang tidak lagi mau terikat dengan kesenangan dunia, dan hanya mau menikmati damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal.

Bila setiap anak-anak Tuhan memiliki kerinduan akan Allah, kerinduan pulang ke Rumah Bapa melebihi apapun, maka dapat dipastikan orang-orang seperti ini akan berusaha untuk menjaga seluruh gerak hidupnya supaya berkenan dihadapan Allah.

Inilah arah hidup kekristenan yang jelas, warna hidup kekristenan yang jelas, jadi bila fokus hidup kita sebagai orang percaya tidak seperti ini, maka kita akan gagal menjadi anak-anak Allah, karena sesungguhnya kita dipanggil untuk memiliki fokus hidup seperti ini dan bukan yang lain, artinya kerinduan kita sebagai orang percaya hanyalah tertuju kepada Allah Bapa di dalam Kerajaan sorga.

Orang percaya yang tidak benar-benar rindu akan Allah Bapa di sorga tidak akan mungkin menjadi anak-anak Allah yang berkenan.

Pertanyaannya kenapa banyak orang percaya yang tidak sungguh-sungguh merindukan Allah Bapa di sorga?. Hal ini terjadi karena mereka mengarahkan fokus hidupnya hanya kepada berbagai kesenangan yang dunia tawarkan, dan ini adalah cara iblis untuk menyeret anak-anak Tuhan jatuh ke dalam kebinasaan.

Oleh sebab itu kita harus mau memeriksa diri kita masing-masing, apakah ada fokus hidup kita kepada hal yang lain dalam hal ini berbagai kesenangan dunia, melebihi fokus hidup yang ditujukan kepada Allah Bapa disorga?. Bila itu ada maka saatnya sekarang kita kembalikan fokus hidup kita kepada arah yang benar yaitu hanya merindukan Kerajaan Bapa di sorga.

Jangan lupa untuk membaca juga renungan harian : Mengabdi Kepada Allah

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: ,

Related For RINDU AKAN BAPA DI SORGA