AKHIR PERJALANAN HIDUP ORANG PERCAYA

RENUNGAN HARIAN 901 Kali Dibaca

Renunganhariini.com: Renungan Harian – Akhir Perjalanan Hidup Orang Percaya. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita saat ini adalah; Akhir Perjalanan Hidup Orang Percaya.

Banyak orang-orang dunia yang memiliki moto hidup, bukan awal perjalanan yang menentukan tetapi akhir dari perjalanan itu yang menentukan. Tentu yang dimaksudkan disini adalah akhir dari perjalanan itulah yang menentukan orang tersebut mencapai sukses atau tidak.

Bagaimana dengan moto hidup kita sebagai orang percaya?. Apakah kita sebagai orang percaya juga memiliki moto hidup yang sama?. Disini kita harus mengerti dulu kesuksesan hidup sebagai orang percaya itu yang bagaimana.

Kalau tujuan hidup kita adalah meraih kesuksesan hidup di dunia, maka mungkin saja kita akan sepakat dengan moto hidup yang dimiliki oleh orang-orang dunia. Persoalannya, sukses hidup orang percaya itu adalah pada akhir hidup nanti, apakah kita berkenan di hadapan Allah atau tidak.

Itulah kenapa bagi orang percaya kita harus memiliki prinsip, bukan akhir dari perjalanan hidup yang menentukan, tetapi di mulai dari awal  perjalanan hidup, sampai akhir perjalanan hidup.

Ingat saat ini kita sedang berpacu dengan waktu hidup di dunia yang begitu singkat. Sebab firman Tuhan katakan hanya tujuh puluh tahun masa hidup kita di dunia ini.

Mazmur 90:10 Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.

Kalau kita tahu bahwa waktu hidup kita di dunia begitu singkat, maka seharusnya kita tidak boleh menyia-nyiakan waktu hidup kita saat ini. Memang firman Tuhan katakan tujuh puluh tahun, tetapi kedatangan Tuhan tidak pernah menunggu sampai kita mencapai umur tujuh puluh tahun.

Akhir Perjalanan Hidup Orang Percaya

Renungan Harian Kristen: Akhir Perjalanan Hidup Orang Percaya | Renunganhariini.com

Itulah kenapa kita harus sadar akan hal ini. Kalau kita tidak menyadari akan hal ini, maka kita tidak akan memanfaatkan waktu hidup kita dengan bijaksana. Memanfaatkan waktu hidup dengan bijaksana adalah dengan mengerjakan perkara-perkara kekal. Hal itu perlu kita lakukan supaya saat Tuhan datang kita di dapatkan berkenan. Firman Tuhan katakan dalam;

Matius 24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.”

Kisah Para Rasul 1:7 Jawab-Nya: “Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.

Jadi kita harus berjuang untuk terus menjaga hidup kita tetap berada dalam standar kesucian, kekudusan dan kebenaran Allah. Inilah yang disebut dengan mempersiapkan diri untuk masa depan hidup kita di kekekalan. Kenapa kita harus memperiapkan diri?. Firman Tuhan katakan;

2 Korintus 5:9 – 10

5:9 Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya.

5:10 Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

Kita tidak mungkin lolos dari pengadilan Kristus, sebab semua manusia akan menghadap takhta pengadilan Kristus. Itulah kenapa, setelah kita menerima anugerah keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus, maka kita harus terus mengerjakan keselamatan itu dengan takut dan gentar.

Filipi 2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,

Orang percaya yang sungguh-sungguh menghargai anugerah keselamatan yang telah Allah berikan akan terus mengisi hari-hari hidupnya dengan mengenakan pikiran dan perasaan Kristus, dan hidup sebagai seorang hamba yang berkenan dihadapan Allah Bapa di Sorga. Itulah kenapa firman Tuhan katakan dalam;

Filipi 2:5 – 7

2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,

2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,

2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Kiranya kebenaran firman Tuhan ini mengubah cara hidup kita semua. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga : Kehendak Allah Dan Kehendak Diri Sendiri

Renungan oleh Pdt. Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2017 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For AKHIR PERJALANAN HIDUP ORANG PERCAYA