ANAK-ANAK ALLAH

RENUNGAN HARIAN 2163 Kali Dibaca

Renungan hari ini 13 Desember 2013 adalah, Anak-Anak Allah. Sebelum membaca renungan ini mari kita berdoa bersama-sama.

Doa: Tuhan Yesus, kembali kami datang kepadaMu dengan segala kerendahan hati saat ini, buatlah kami mengerti akan kebenaranMu saat ini Tuhan, dan mampukan kami untuk meresponi anugerah keselamatan yang sudah Engkau berikan kepada kami, supaya saat ini Tuhan kami mau hanya hidup seturut kehendakMu, dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Haleluya, Amin.

Sejak semula manusia diciptakan Allah, dengan satu tujuan supaya manusia berkuasa atas ciptaan Allah yang lainnya seperti apa yang dikatakan dalam Kejadian 1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

Ini artinya Allah mau supaya manusia menjadi rekan sekerja Allah untuk mengolah apa yang Allah ciptakan yaitu bumi dengan segala isinya. Tetapi kemudian manusia tidak menuruti perintah Allah dan melakukan pelanggaran terhadap apa yang sudah Allah perintahkan sehingga manusiapun jatuh kedalam dosa, seperti apa yang dikatakan dalam Kejadian 3:6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya.

Saat manusia memilih untuk memakan dari buah pohon yang dilarang oleh Allah, berarti secara tidak langsung manusia lebih memilih untuk taat kepada iblis yaitu Lusifer yang jatuh, atau terbuang dari sorga karena memberontak kepada Allah. Ketidaktaatan Adam kepada Allah membuat manusia akhirnya kehilangan kesempatan menjadi anak Allah.

Kejatuhan manusia dalam dosa inilah yang membuat manusiapun harus menerima akibatnya sampai saat ini, dimana sifat dosa itu menempel pada semua manusia sampai saat ini, dan akibat dosa itulah yang membuat manusia kehilangan kemuliaan Allah, seperti yang dikatakan dalam Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.

Dengan kejatuhan manusia kedalam dosa maka sifat dosa yang terus menempel pada tubuh manusia membuat manusia sampai saat ini selalu lebih memilih hidup didalam keinginan daging yang merupakan produk dari iblis, karena Firman Tuhan katakan dalam 1 Yohanes 2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia, dan saat ini dunia dikuasai oleh iblis.

Dengan memilih untuk hidup didalam keinginan daging itu berarti pada akhirnya semua manusia akan binasa, seperti yang dikatakan Firman Tuhan dalam Roma 8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. 8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

Allah tahu benar bahwa akibat dosa akan membuat semua manusia pasti mengalami kebinasaan kekal, oleh sebab itu Allah menyatakan kasih karuniaNya, lewat karya penyelamatan oleh Tuhan Yesus Kristus supaya manusia beroleh anugerah, dimana pengorbanan Kristus membuat manusia memiliki kesempatan untuk berdamai dengan Allah Bapa di Sorga, dan ini juga merupakan kesempatan kedua supaya manusia bisa kembali menjadi anak-anak Allah, tetapi untuk menjadi anak-anak Allah-pun tidak bisa secara otomatis, karena manusia harus berjuang untuk melepaskan dirinya dari belenggu keinginan daging dan hidup didalam keinginan Roh, dimana keinginan Roh inilah yang akan memimpin manusia kepada kebenaran. Roma 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Jadi kalau manusia tidak memberi diri dipimpin oleh Roh Allah maka secara otomatis dirinya dipimpin oleh iblis.

Kasih karunia yang Tuhan nyatakan merupakan anugerah Tuhan yang luar biasa kepada manusia, karena dengan cara demikian manusia kembali memiliki pilihan apakah ia mau kembali kepada Allah dan menjadi anak-anak Allah, atau tetap tinggal menjadi anak-anak iblis. Pengorbanan Tuhan Yesus menempatkan manusia kepada dua pilihan ini, dan tanpa pengorbannan Tuhan Yesus tidak ada kemungkinan sama sekali untuk menjadi anak-anak Allah. Tuhan Yesus datang memberi kuasa bagi setiap orang yang mau menjadi anak-anak Allah. Hal ini yang dikatakan dalam Yohanes 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; 1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. Namun sudah sering saya katakan bahwa untuk menjadi anak-anak Allah tidak bisa terjadi secara otomatis atau dengan mudah, karena setiap orang harus meresponi anugerah ini dengan serius.

Anugerah ini membawa setiap manusia untuk masuk dalam sebuah perlombaan yang wajib untuk diikuti, karena setiap orang yang tidak mau masuk dalam perlombaan tersebut maka ia akan terhilang dan tidak memiliki kesempatan lagi untuk menjadi anak-anak Allah. Hal ini dijelaskan dalam (Ibrani 12:1-10) 12:1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. 12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.

Jadi ada perlombaan yang wajib diikuti oleh semua orang yang ingin kembali menjadi anak-anak Allah. Orang-orang yang mau masuk dalam perlombaan ini adalah orang-orang yang rindu akan Allah, rindu ada bersama-sama dengan Allah dalam kekekalan, dan lewat perlombaan ini setiap orang akan dididik dalam pimpinan Roh Kudus supaya  boleh hidup dan mengambil bagian didalam kekudusan Allah. Lihat Ibrani 12:5 Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; 12:6 karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.” 12:7 Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?, hal ini sama halnya dengan apa yang dikatakan dalam Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Orang yang mau dipimpin dalam kuasa Roh Kudus inilah yang pada akhirnya akan keluar sebagai pemenang atau lulus menjadi anak-anak Allah, dan inilah yang dimaksud Tuhan Yesus sebagai pemenang, sebagaimana Tuhan Yesus sendiri sudah keluar sebagai pemenang saat Ia hidup didunia ini, Ia hanya mau hidup dan melakukan kehendak BapaNya di Sorga. Hal ini juga yang memacu Paulus untuk hidup berkenan dihadapan Tuhan, dan inilah yang Paulus ungkapkan dalam 2 Korintus 5:9 Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya. 5:10 Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

Paulus juga gentar apabila ia tidak berusaha untuk berkenan kepada Allah maka ia tahu benar ia akan gagal menjadi anak-anak Allah, seperti yang diungkapkan dalam 1 Korintus 9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

Ingat pesan ini:

  1. Hanya orang yang mau masuk dalam perlombaan yang diwajibkan yang memiliki kesempatan untuk menjadi anak-anak Allah.
  2. Tidak ada pilihan lain untuk lulus dalam perlombaan ini selain mau memberi diri untuk hidup dan dipimpin oleh kuasa Roh Kudus.

Jikalau engkau diberkati dengan renungan ini maka berikanlah link renungan ini pada semua orang yang engkau kasihi. renunganhariini.com

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

tags: , , ,

Related For ANAK-ANAK ALLAH