ANCAMAN DOSA

RENUNGAN HARIAN 1349 Kali Dibaca

Renungan harian hari ini 29 Januari 2014 adalah “Ancaman Dosa”. Baikalah sebelum membaca renungan ini mari kita berdoa.

Doa: Allah Bapa didalam Kerajaan Sorga, saat ini Tuhan kami terus belajar akan kebenaran FirmanMu, supaya oleh kuasa FirmanMu Tuhan kami menjadi kuat untuk melawan godaan dosa yang ada di dunia ini, setiap hari kami di goda tetapi kami mau bertahan dan berkuasa atas dosa, dan oleh kuasa FirmanMu Tuhan kami menjadi kuat, sehingga kami menjadi orang-orang yang berkenan dihadapanMu ya Bapa, dan tidak ikut jatuh kedalam dosa. Tuhan tolong kami, berikan pengertian bagi kami sebagaimana Engkau mau kami mengerti akan kebenaranMu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa, haleluya. Amin.

Dalam realitas hidup ini pada umumnya semua manusia akan selalu takut pada apa yang disebut sebagai ancaman, sebab ancaman itu biasanya akan berujung pada sebuah keadaaan yang sangat merugikan atau bahkan sangat membahayakan diri setiap orang yang menerima ancaman tersebut.

Bila dikaitkan dengan pekerjaan maka seseorang akan takut jika ada ancaman akan diberhentikan dari pekerjaan secara tidak terhormat, atau akan di PHK, akan di potong gajinya, dll. Tetapi bila dikaitkan dengan kehidupan secara pribadi maka sering ancaman yang datang bisa berupa, anak yang akan diculik, rumah mau dibakar, atau sampai kepada ancaman pembunuhan. Tentu setelah menerima ancaman tersebut orang akan menjadi sangat takut.

Ancaman ini sebenarnya bukan merupakan fenomena baru, karena ancaman ini sesungguhnya sudah ada sejak dulu. Sejak manusia pertama jatuh kedalam dosa maka sejak itu juga keadaan manusia sampai saat ini selalu ada dalam ancaman, yaitu ancaman dosa, dan ancaman dosa ini sangat berbahaya kepada kehidupan manusia, sebab bisa berujung pada kebinasaan kekal.

Firman Tuhan katakan dalam Kejadian 4:6 Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? 4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”

Manusia pada umumnya hampir tidak pernah memikirkan ancaman yang satu ini yaitu ancaman dosa, karena secara nyata tidak terjadi apa-apa bila seseorang berbuat dosa, bahkan sampai-sampai ada istilah “dosa itu enak”, jadi pada kenyataannya manusia pada umumnya tidak akan pernah takut dengan ancaman yang satu ini yaitu dosa, bahkan ada begitu banyak manusia yang tidak melihat lagi dosa sebagai sebuah ancaman tetapi ia malah menikmati apa yang disebut dosa tersebut.

Orang bisa menikmati dosa karena sifatnya bukanlah sebuah ancaman yang merugikan dirinya secara nyata saat ini, seperti harus menghadapi pembunuhan dan lain sebagainya, malahan seperti yang firman Tuhan katakan diatas dosa itu sangat menggoda. Biasanya ada begitu banyak orang yang tidak bisa tahan terhadap godaan, sehingga ia rela menyerahkan dirinya untuk berbuat dosa, seperti apa yang dilakukan oleh Kain terhadap adiknya Habel. Dari kisah ini menunjukan bahwa manusia sama sekali tidak perduli dengan ancaman dosa. Kain bisa saja tidak berbuat dosa kalau ia mau menuruti apa yang Tuhan sudah sampaikan buat dia, karena sebelum ia melakukan pembunuhan atas adiknya, Tuhan sudah berbicara mengingatkan bahwa dosa sudah mengintip didepan pintu, tetapi ternyata kain lebih tertarik pada godaan dosa.

Kalau manusia pada umumnya tidak pernah takut dengan ancaman dosa bahkan lebih suka mencemplungkan dirinya kedalam dosa, itu karena ancaman dosa tersebut tidak berdampak secara nyata saat ini, atau mungkin berdampak juga tetapi tidak akan sampai membuat diri seseorang begitu tersiksa. Misalnya, orang yang melakukan pencurian, korupsi, perzinahan, bahkan sampai kepada pembunuhan, maka dampak yang terberat baginya mungkin ia hanya dipenjara untuk beberapa tahun setelah diadili secara hukum, artinya itupun kalau perbuatannya itu bisa dibuktikan, karena bila tidak terbukti maka ia tetap akan menikmati hidup seperti manusia pada umumnya.

Sekarang pertanyaannya bagaimana kita sebagai orang percaya atau sebagai anak-anak Tuhan memandang ancaman dosa ini ?. Sesungguhnya setiap orang percaya yang mengerti akan kebenaran Firman Tuhan harus gentar terhadap ancaman tersebut, karena setiap orang percaya sudah diingatkan bahwa dampak atau akibat dari dosa itu akan berujung pada maut, atau dengan kata lain akan binasa dalam kehidupan kekal, atau yang sering saya sebuatkan sebagai kehidupan yang sesungguhnya. Dan inilah yang Firman Tuhan katakan dalam Roma 6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Satu hal yang akan membuat kita sebagai orang percaya atau anak-anak Tuhan bisa melawan dosa sehingga kita tidak terjatuh kedalamnya ialah kita harus berkuasa atas dosa tersebut seperti yang sudah Firman Tuhan katakan. Berkuasa atas dosa berarti kita memberikan hati dan pikiran kita untuk sepenuhnya tunduk dalam kedaulatan Allah dan hidup dalam kebenaran FirmanNya serta hanya melakukan kehendakNya, dan itu artinya setiap orang percaya harus mau memberi diri untuk hidup dalam pimpinan kuasa Roh Kudus, yang merupakan bagian dari kasih karunia Allah yang diberikan kepada semua orang yang mau percaya kepadaNya.

Disini yang menjadi persoalan adalah, ada begitu banyak orang percaya atau anak-anak Tuhan yang lebih suka digoda oleh dosa dari pada harus berkuasa atas dosa, itulah sebabnya saat ini tidak sedikit dari orang percaya atau orang Kristen yang memilih untuk menikmati dunia ini dengan segala kesenangannya. Ingat diatas tadi saya sudah katakan bahwa ada istilah “dosa itu enak” kenapa ada istilah seperti ini ?. Karena orang-orang yang tergoda oleh dosa mereka begitu menikmatinya dan menjadi lupa diri, mereka tidak lagi menyadari sesungguhnya saat ini mereka berada dalam ancaman bahaya yang lebih mengerikan yaitu akan binasa dalam kekekalan.

Kenapa hal ini terjadi ?. Karena pola pikir yang salah yang mereka miliki, sebab mereka berpikir bahwa kalau Yesus sudah mati untuk menebus dosa mereka maka mereka sudah pasti selamat. Itulah kenapa saya selalu katakan belajarlah Firman Tuhan dengan sungguh-sungguh supaya kita boleh mengerti apa itu keselamatan didalam Kristus. Orang yang percaya kepada Kristus tidak berbuat dosa lagi. Itu yang dikatakan dalam (1 Yohanes 3:9 & 1 Yohanes 5:18).

Firman Tuhan katakan didalam Ibrani 10:26 Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. 10:27 Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka. Jadi kalau kita masih mau berbuat dosa, kita masih mau digoda oleh dosa, itu berarti kita menjadi orang durhaka.

Dengan kebenaran ini biarlah kita semakin membentengi diri dengan Firman Allah supaya kita tidak ikut tergoda oleh dosa, yang mengakibarkan kematian ke dua yaitu binasa dalam kekekalan.

Ingat pesan ini:

  1. Berkuasalah atas dosa supaya kita tidak tergoda untuk berbuat dosa.
  2. Selalu ingat bahwa upah dosa itu maut, artinya akan berakibat pada kematian yang mengerikan.
  3. Orang yang berkuasa atas dosa hari ini sampai diujung nafas yang terakhir, maka ia akan menikmati kehidupan kekal didalam Kerajaan Bapa di Sorga.

Kiranya kebenaran ini memberkati kita semua, dan jikalau engkau diberkati dengan renungan ini maka berikanlah link renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi. renunganhariini.com. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

 

tags: , , , ,

Related For ANCAMAN DOSA