APA YANG DITABUR ITU YANG AKAN DITUAI

RENUNGAN HARIAN 3239 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianApa Yang Ditabur Itu Yang Akan Dituai. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita hari ini berjudul, Apa Yang Ditabur Itu Yang Akan Dituai.

Saudaraku, kita harus tetap menyadari bahwa, dalam seluruh gerak kehidupan kita, apa yang kita buat, itu semuanya memiliki dampak, atau mengandung risiko yang harus kita hadapi, dan kita tidak dapat menghindarinya.

Saya mengemukakan hal ini, karena selama ini, ada begitu banyak orang yang berpikir bahwa apa yang dialami oleh setiap manusia dalam hidup ini adalah merupakan takdir.

Kalau sudah berbicara takdir, itu sama halnya dengan segala sesuatu yang terjadi dalam hidup manusia itu, dimengerti sebagai penentuan Ilahi. Artinya, sudah ditentukan terlebih dahulu atau sudah ditentukan sebelumnya oleh Allah.

Sebagai orang percaya kita harus bisa berpikir dengan jernih. Kalau kita menganggap bahwa segala sesuatu yang terjadi itu sudah ditentukan Allah sebelumnya, maka kita seolah-olah menuduh bahwa Allah-lah yang berperan dalam kejatuhan manusia di dalam dosa, padahal manusia memilih untuk melanggar perintah Allah, karena keinginannya, karena kehendaknya.

Saudaraku, kita harus ingat bahwa Allah tidak membiarkan dirinya dipermainkan. Jadi kalau kita berpikir bahwa keadaan hidup yang kita alami saat ini adalah merupakan takdir yang harus kita alami, maka kita menjadi manusia yang jahat. Mari kita lihat apa yang firman Tuhan katakan di dalam;

Apa Yang Ditabur Itu Yang Akan Dituai

Renungan Harian Kristen : Apa Yang Ditabur Itu Yang Akan Dituai | Renunganhariini.com

Galatia 6:7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Jadi kalau kita berpikir bahwa hidup yang kita jalani ini adalah takdir, yang telah ditentukan sebelumnya oleh Allah, maka itu adalah sebuah pemikiran yang jahat, kita menjadi manusia yang jahat, sebab sama seperti apa yang firman Tuhan katakan diatas, “Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.” Itu artinya apa yang kita perbuat, maka kita sendiri yang harus menanggung akibatnya.

Itulah kenapa diawal sudah saya katakan bahwa setiap gerak kehidupan kita, apapun yang kita lakukan dalam hidup ini selalu ada risikonya. Jadi kalau kita hidup sebagai orang percaya yang mengerti akan kebenaran firman Tuhan, kita harus semakin mawas diri, kita harus terus memeriksa diri, supaya apapun yang kita buat itu memberi dampak yang baik bagi hidup kita, dan bukan dampak yang buruk.

Kita harus sadar mulai sekarang bahwa kehidupan yang kita jalani saat ini di dunia ini, hanyalah kehidupan yang sementara, namun dari cara hidup kita saat ini akan berdampak pada kehidupan kita di kekekalan, apakah kita akan diterima di dalam Kerajaan Allah Bapa di sorga, atau kita akan terbuang ke dalam kegelapan abadi.

Oleh sebab itu saya mau sampaikan sebuah kalimat yang saya rindu, saudara tetap ingat setiap saat, dalam sepanjang perjalanan hidup di dunia ini sambil menanti-nantikan waktu Tuhan tiba, yaitu; “setiap perkataan, setiap pemikiran, setiap tindakan, setiap perbuatan kita yang kita lakukan saat ini, akan menentukan masa depan kita di dalam kekekalan”.

Kenapa saya katakan demikian?. Bukan tanpa alasan saya katakan hal itu, sebab seperti yang firman Tuhan katakan di dalam;

Roma 14:12 Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.

Jadi kitalah yang akan mempertanggungjawabkan semua perbuatan kita, dan akibat dari semuanya itu kita harus menerimanya di dalam kekekalan nanti, dan bukan karena takdir yang telah ditentukan oleh Allah.

Oleh sebab itu, mulai saat ini, jangan pernah berpikir bahwa keadaan hidup kita itu karena takdir. Tetapi ingatlah bahwa Allah telah memberi yang terbaik untuk kita, yaitu janji keselamatan di dalam Kristus. Olehnya kita harus menjaga dan mengerjakan keselamatan yang sudah Allah berikan itu dengan takut dan gentar.

Kita harus mau untuk terus berjuang tetap tinggal di dalam kesucian dan kekudusan Allah, melakukan semua perintah-Nya, dan hidup melakukan kehendak-Nya, supaya kita didapatkan berkenan di hadapan-Nya. Ingat apa yang firman Tuhan katakan;

II Korintus 5:9 Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya. 5:10 Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

Jadi mulai saat ini, buang dari dalam pikiran kita, bahwa hidup yang kita alami itu adalah takdir, tetapi berpikirlah bahwa apapun yang kita alami dalam hari-hari hidup kita, Allah akan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita, asal saja kita hidup mengasihi Dia.

Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Kiranya kebenaran ini membuat kita semakin sadar, bahwa ada risiko yang harus kita terima, kalau kita tidak hidup sesuai dengan apa yang Allah kehendaki. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga Renungan :

Hari Ini Adalah Hari Penyelamatan Tuhan

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For APA YANG DITABUR ITU YANG AKAN DITUAI