ASAL ADA MAKANAN DAN PAKAIAN, CUKUPLAH

RENUNGAN HARIAN 1940 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianAsal Ada Makanan Dan Pakaian Cukuplah. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan hari ini adalah, Asal Ada Makanan Dan Pakaian Cukuplah.

Saudaraku tema renungan ini yaitu, Asal Ada Makanan Dan Pakaian Cukuplah, seharusnya menjadi prinsip hidup yang benar bagi setiap orang percaya. Kalimat “Asal ada makanan dan pakaian,cukuplah” merupakan perkataan yang disampaikan oleh Paulus kepada anak rohaninya yaitu Timotius, di dalam;

I Timotius 6:8 Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah

Sesungguhnya kebenaran firman Tuhan ini menjadi sebuah nasehat yang begitu berharga bagi setiap orang percaya untuk memiliki prinsip hidup yang benar. Artinya selama kita hidup di dunia ini hendaklah kita lebih memilih untuk menjadi pribadi yang berkenan di hadapan Allah, dari pada mengejar berbagai kesenangan pribadi yaitu kesenangan dunia dengan segala hawa nafsunya.

Ayat firman Tuhan di atas hendak mengajak setiap kita sebagai orang percaya agar tidak menginginkan apapun, lebih dari apa yang kita dibutuhkan atau kita perlukan. Artinya bila yang kita perlukan setiap hari adalah apa yang bisa kita makan dan pakai, maka seharusnya itu cukup.

Bagi orang percaya, seharusnya yang kita pikirkan melebihi apapun termasuk melebihi semua kebutuhan hidup ini, adalah bagaimana kita mengarahkan seluruh hidup kita hanya untuk terus melakukan kehendak Allah, supaya semakin hari kita semakin menjadi pribadi yang berkenan di hadapan Bapa di Sorga.

Asal Ada Makanan Dan Pakaian Cukuplah

Renungan Harian Kristen : Asal Ada Makanan Dan Pakaian Cukuplah | renunganhariini.com

Saudaraku, apa yang saya kemukakan ini bukan tanpa alasan, karena bila sebagai anak-anak Tuhan ada begitu banyak orang yang hanya mengejar apa yang menjadi kesenangan dunia dengan segala hawa nafsunya, lebih memilih untuk bersahabat dengan dunia ini, dan pada akhirnya terjatuh dalam percintaan dunia, maka orang-orang seperti ini telah menjadikan diri mereka musuh Allah. Hal inilah yang firman Tuhan katakan di dalam;

Yakobus 4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

Artinya dengan mengejar kesenangan dunia dengan segala keinginannya maka hal itu telah membuktikan bahwa orang-orang seperti ini adalah orang-orang yang tidak setia kepada Allah. Tidak setia kepada Allah artinya menjadikan diri musuh Allah.

Pertanyaannya sekarang adalah, siapa yang dapat melawan Allah?. Kalau kita tahu bahwa tidak ada seorangpun yang bisa melawan Allah, lalu mengapa kita harus menjadi seperti orang bodoh dengan menjadikan diri kita musuh Allah?.

Saya katakan menjadi seperti orang bodoh artinya kalau kita menjadikan diri kita musuh Allah, maka itu sama halnya dengan kita menyerahkan diri kita kedalam api kekal, itu sama halnya dengan kita telah memilih untuk hidup di dalam neraka dalam kekekalan nanti, bukankah ini sebuah kebodohan?.

Bila saat ini ada orang percaya yang lebih memilih untuk mengejar dunia dengan segala kesenangannya, maka saya harus jujur berkata, percayanya kepada Allah didalam Tuhan Yesus Kristus menjadi sia-sia.

Kesalahan didalam memahami akan kebenaran firman Tuhan dapat membaut banyak anak-anak Tuhan bisa terjebak dalam keterikatan dengan dunia. Saya katakan ini karena selama ini ada banyak orang percaya atau anak-anak Tuhan yang berdalih dengan menggunakan ayat firman Tuhan, seperti yang ditulis di dalam;

II Korintus 8:9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

Dari ayat kebenaran firman Tuhan ini pada akhirnya yang di pahami sebagai landasan kebenaran adalah kalimat bagian terakhir yang berbunyi “supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya”.

Disini banyak anak-anak Tuhan yang menerima pengajaran yang salah pada akhirnya terjebak dalam pemahaman yang salah terhadap kebenaran firman Tuhan ini.

Banyak anak-anak Tuhan berpikir bahwa pengorbanan Kristus bertujuan supaya setiap orang percaya bisa dibebaskan dari berbagai persoalan ekonomi, dimana yang miskin akan menjadi kaya, yang sakit menerima mujizat kesembuhan, yang usahanya bangkrut akan dipulihkan, dan masih banyak lagi, yang semuanya itu bermuara kepada hidup menkmati dunia ini dengan segala kesenangannya.

Saudaraku, yang Tuhan Yesus kasihi, pada kesempatan ini saya ingin mengajak kita bisa berpikir dengan logis dan wajar, artinya kalau firman Tuhan telah mengatakan bahwa kalau Tuhan Yesus yang kaya rela menjadi miskin, maka kita juga harus rela hidup sama seperti Dia, dimana yang Tuhan Yesus tunjukan adalah bagaimana hidupNya bisa menjadi roti yang terpecah dan anggur yang tercurah bagi banyak orang.

Itulah kenapa sebagai orang percaya kita juga harus terpanggil untuk hidup menjadi berkat bagi banyak orang dengan tidak lagi melihat kepentingan diri kita sendiri.

Kalau Tuhan Yesus rela menjadi miskin, itu artinya kita juga harus memiliki prinsip, tidak ingin kaya. Sebab kalau kita memandang pengorbangan Tuhan Yesus supaya kita bisa menjadi kaya, kita telah keliru mengerti akan kebenaran firman Tuhan. Firman Tuhan katakan di dalam;

I Timotius 6:9 Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. 6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

Saya menyampaikan kebenaran ini bukan berarti saudara tidak boleh kaya, yang saya sampaikan adalah janganlah ingin kaya, karena ingin kaya akan membawa kebinasaan.

Kalau saat ini saudara bekerja keras tanpa ada landasan ingin kaya, dan pada akhirnya saudara bisa menjadi kaya, maka lihatlah itu semua sebagai apa yang Tuhan percayakan, bukan menjadi milik diri sendiri, tetapi dengan kekayaan yang saudara miliki pergunakanlah itu semua sesuai kehendak Tuhan, untuk menunjang pekerjaan Tuhan selama kita masih hidup di dunia ini.

Kenapa saya mengatakan ini, karena sebagai orang percaya kita harus tetap meneladani pola hidup Tuhan Yesus Kristus, sebab pola hidupNya adalah pola hidup yang berkenan di hadapan Allah Bapa di sorga.

Saya akan menutup renungan ini dengan ayat firman Tuhan ini;

Lukas 9:57 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: “Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” 9:58 Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”

Artinya kalau kita sungguh-sungguh mau mengikut Yesus maka berpikirlah bahwa kekayaan abadi yang kita miliki hanyalah bagaimana saat ini kita hidup hanya untuk meyukakan dan menyenangkan hati Bapa di sorga, yaitu hidup melakukan kehendakNya, dan tidak pernah menaruh harapan sekecil apapun kepada semua harta kekayaan yang kita miliki.

Itulah kenapa sebagai orang percaya kita harus selalu memiliki prinsip hidup yang benar yaitu, asal ada makanan dan pakaian cukuplah. Kiranya kebenaran ini memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga renungan :

Menyucikan Diri Sama Seperti Yesus

Artikel by Frank Tutu | Copyright © 2015 – Original Content | renunganhariini.com

tags: ,

Related For ASAL ADA MAKANAN DAN PAKAIAN, CUKUPLAH