BAHAYA DUNIA AKHIR ZAMAN

RENUNGAN HARIAN 908 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Harian – Bahaya Dunia Akhir Zaman. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita hari ini adalah; Bahaya Dunia Akhir Zaman.

Saudaraku, kita harus menyadari bahwa dunia yang kita huni saat ini tidak akan pernah berubah menjadi lebih baik. Untuk itu sebagai orang percaya kita tidak bisa berharap dunia ini akan menjadi lebih baik. Kenapa demikian?. Karena firman Tuhan katakan, dunia ini sedang lenyap dengan segala keinginannya.

I Yohanes  2 :17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Dengan demikian kita harus memandang dan menyadari bahwa dunia akhir zaman ini sedang berjalan menuju kepada kebinasaan. Itu artinya kita tidak bisa berharap adanya perubahan yang terjadi di akhir zaman ini yang akan membuat dunia ini bisa berubah menjadi lebih baik.

Orang percaya yang mengerti akan kebenaran dengan benar harus membuka mata hati rohaninya dan melihat adanya bahaya pada dunia akhir zaman ini. Hal itu akan membuat kita semakin sungguh-sungguh memperlengkapi diri dengan segenap perlengkapan senjata Allah dalam hal ini hidup dalam kebenaran, supaya kita dapat menghadapi apapun yang akan terjadi di akhir zaman ini. Tentu tujuannya adalah supaya pada akhirnya kita bisa tampil sebagai pemenang.

Memperlengkapi diri dengan seluruh perlengkapn senjata Allah atau kebenaran Allah, memiliki satu tujuan yaitu; supaya kita jangan mau dikenakan kuk perhambaan lagi, seperti yang firman Tuhan katakan di dalam;

Galatia 5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

Bahaya dunia di akhir zaman ini akan membuat banyak orang percaya bisa tertipu dengan pengajaran yang mengajarkan bahwa orang percaya atau orang kristen tidak akan bisa jatuh dalam dosa lagi karena sudah ditebus oleh pengorbanan Tuhan Yesus Kristus dan sudah menjadi anak Allah.

Kalau orang percaya terjebak dalam pengajaran seperti itu, maka dengan sendirinya akan membuat mereka tidak lagi bergairah untuk belajar kebenaran firman Tuhan yang murni, di dalam perjalanan pengiringan mereka akan Tuhan. Hal ini akan membuat setiap kita sebagai orang percaya tidak lagi serius berjuang dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas kehidupan rohani kita seperti yang dikehendaki oleh Allah.

Kalau kita belajar kebenaran firman Tuhan dengan sungguh-sungguh maka, firman Tuhan sudah mengingatkan kita suapya kita harus waspada, jangan sampai kita menjadi murtad.

Ibrani 3:12 Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup.

Kalau dikatakan, murtad dari Allah yang hidup, itu artinya standar kualitas hidup kekristenan kita telah keluar dari apa yang Allah kehendaki. Dalam hal ini kita tidak hidup lagi menurut kehendak Allah. Dan hal ini akan sangat berbahaya bagi kehidupan kita sebagai orang percaya.

Jadi kalau ada pengajaran yang mengajarkan bahwa orang percaya tidak akan murtad lagi karena sudah menjadi anak Allah,maka ini pengajaran yang menyesatkan.

Dengan peringatan ini maka kita harus waspada, kita harus mawas diri, kita harus terus memeriksa seluruh keberadaan hidup kita, apakah kita sudah hidup dalam kebenaraan seperti yang Allah kehendaki atau belum.

Bahaya Dunia Akhir Zaman

Renungan Harian : Bahaya Dunia Akhir Zaman | Renunganhariini.com

Tujuan dari hidup dalam kebenaran Allah seperti yang Allah kehendaki adalah, supaya kita bisa mencapai kesempurnaan seperti yang Allah mau. Dan kesempurnaan itu harus kita capai di bumi ini, bukan nanti dibalik kematian.

Kesempurnaan yang dimaksudkan disini adalah, kita harus satu frekuensi dengan Tuhan. Artinya setiap gerak pikiran kita dan perasaan kita harus sesuai dengan pikiran dan perasaan Tuhan. Itulah kenapa firman Tuhan mengajarkan kita untuk mengenakan pikiran dan perasaan yang terdapat juga di dalam Kristus.

Apakah kita bisa sempurna seperti yang Allah kehendaki?. Jawabnya “bisa” kalau kita mau. Sebab setiap orang percaya diberikan penolong dari Allah Bapa di sorga yaitu, Roh Kudus yang selalu menyertai kita dalam seluruh perjalanan hidup ini, selama kita masih hidup di dunia ini.

Jadi dalam hal ini, Allah tidak membiarkan kita berjalan sendiri dan berjuang sendiri. Kita harus menyadari bahwa, jika Allah memberikan Roh Kudus kepada kita sebagai penolong yang setia, maka ada suatu perjuangan yang dilakukan oleh Roh Kudus sebagai representasi Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus, untuk mempersiapkan kita supaya menjadi umat yang layak dan ditemukan berkenan dihadapan Allah Bapa di sorga.

Kenapa demikian?. Karena sesungguhnya kita ini belum berkeadaan layak dihadapan Allah Bapa, sebab kita diambil dari dalam kubangan dosa dunia. Itulah kenapa setelah ditebus, kita harus berjuang untuk melawan karakter dosa yang masih melekat dalam diri kita. Disinilah peranan Roh Kudus akan selalu mengingatkan kita, menolong kita dan memampukan kita, untuk hidup menuruti kehendak Allah. Persoalannya adalah, apakah kita mau memberi diri dipimpin oleh Roh Kudus atau tidak. Apakah kita mau mendengar apa yang Roh Kudus katakan atau tidak.

Jadi kalau kita tidak memberi diri dipimpin oleh Roh Kudus, maka keadaan hidup kita tidak akan pernah berubah, dan itulah yang akan membuat kita tetap serupa dengan dunia ini. Kalau kita tetap serupa dengan dunia ini, maka kita tidak layak menjadi umat Allah, apalagi menjadi anak Allah.

Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Tidak serupa dengan dunia artinya, kita tidak boleh memiliki standar hidup atau gaya hidup yang sama dengan anak-anak dunia. Standar hidup orang percaya harus sama dengan standar hidupnya Tuhan Yesus, yaitu melakukan kehendak Allah Bapa di sorga.

Oleh sebab itu, setiap orang percaya yang mau menjadi anak Allah harus memberi diri hidup dipimpin oleh Roh Allah, sebab jika tidak dipimpin oleh Roh Allah, dalam hal ini Roh Kudus, maka ia tidak mungkin berkenan kepada Allah.

Roma 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. 8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” 8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Saat kita hidup dalam pimpinan Roh Kudus, maka kita akan melihat Roh Kudus akan bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita sebagai orang percaya, supaya kita bisa hidup sebagai anak-anak Allah yang hidup dalam ketaatan penuh dalam melakukan semua kehendak Allah. Dan itulah yang membuat kita berbeda dengan dunia ini, sehingga kita bisa hidup sama seperti Kristus telah hidup.

Kita harus mengerti dengan benar bahwa tidak serupa dengan dunia ini artinya, bukan penampilan secara lahiriahnya, tetapi pikiran dan perasaan kita yang tidak boleh serupa dengan dunia ini.

Kalau pikiran dan perasaan kita sudah tidak serupa dengan dunia ini, maka dengan sendirinya gaya hidup kita juga akan berbeda. Artinya keindahan dunia pun akan menjadi pudar dipandangan mata kita. Hal itu akan membuat kita tidak lagi tertarik kepada semua kesenangan yang dunia tawarkan, karena itu semua sia-sia.

Kalau kita tidak mengenakan pikiran Kristus, maka sudah pasti pikiran yang kita kenakan adalah pikiran iblis. Sebab, seperti yang sudah sering saya katakan bahwa dalam hidup ini hanya ada dua opsi, kalau bukan Tuhan berarti iblis. Jadi kalau pikiran yang kita kenakan bukan pikiran Kristus, itu artinya kita kenakan pikiran iblis, yang sama dengan pikiran dunia ini.

Perlu di ingat bahwa iblis itu datang hanya memiliki satu tujuan yaitu, supaya ia bisa menyeret orang percaya ikut bersama-sama dengannya berjalan menuju kebinasaan kekal. Firman Tuhan katakan;

Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Itulah kenapa kita harus menyadari bahwa di akhir zaman ini, iblis akan bekerja keras untuk menyesatkan banyak orang percaya. Kalau kita tidak menyadari akan hal ini maka bahaya akan terus mengejar kita sampai kita jatuh dalam kebinasaan.

Jika saat ini kita mengerti bahwa dunia ini akan lenyap dengan segala keinginannya, maka kita tidak boleh terjerat dalam tipu daya dunia ini dengan segala kesenangannya.

Sebaliknya kita harus sadar bahwa dunia akhir zaman ini ada dalam bahaya. Setiap orang percaya harus menyadari akan hal ini, dan berjuang untuk melepaskan diri dari ikatan dengan dunia ini, lalu kembali kepada Allah, hidup dalam takut akan Allah, melakukan apa yang menjadi kehendak Allah, supaya hidup kita berkenan kepada Allah, dan layak menjadi anak-anak Allah.

Kiranya kebenaran ini membuka hati dan pikiran kita, untuk melihat bahwa dunia akhir zaman ini ada dalam bahaya. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga : Waktu Adalah Anugerah Dan Kesempatan Untuk Berubah

Renungan oleh Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2017 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: ,

Related For BAHAYA DUNIA AKHIR ZAMAN