BERJUANG UNTUK MEMPEROLEH MAHKOTA KEHIDUPAN

RENUNGAN HARIAN 2338 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianBerjuang Untuk Memperoleh Mahkota Kehidupan. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita hari ini berjudul; Berjuang Untuk Memperoleh Mahkota Kehidupan.

Saudaraku, sesungguhnya kita harus tetap sadar dan selalu ingat, bahwa untuk bisa masuk dalam Kerajaan sorga itu tidaklah mudah. Orang yang benar-benar ingin nantinya diterima di dalam Kerajaan Allah Bapa di sorga, harus berjuang dengan sungguh-sunguh.

Rasul Paulus menggambarkan hal ini dengan suatu gambaran tentang gelanggang pertandingan, dimana untuk bisa mendapat hadiah, setiap peserta yang bertanding harus berlari sekuat tenaga, supaya bisa memperolehnya.

I Korintus 9:24 Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!

9:25 Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.

9:26 Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.

Tujuan hidup orang percaya harus diarahkan untuk hal yang satu ini yaitu, memperoleh mahkota abadi. Oleh sebab itu, betapa kita harus memperhatikan gerak kehidupan kita saat ini, apakah kita sedang berlomba dengan tekun atau tidak.

Penting untuk memperhatikan hal ini dengan serius karena Tuhan Yesus sendiri sudah mengatakan hanya orang yang hidup melakukan kehendak Bapa di sorga saja yang akan masuk ke dalam Kerajaan sorga.

Matius 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Itulah kenapa Rasul Paulus sendiri begitu gentar, dan terus berusaha menguasai seluruh tubuhnya, sebab jangan-jangan sesudah ia memberitakan injil kepada orang lain, ia sendiri ditolak oleh Tuhan. Dan ini yang sering saya katakan berulang-ulang dalam beberapa renungan sebelumnya, supaya kita serius memperhatikannya.

I Korintus 9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

Saudaraku, perjuangan hidup orang percaya yang terberat, sebenarnya terletak pada hal yang satu ini. Sebab kalau tidak ada lagi kehidupan dibalik kematian, maka kita boleh hidup sesuka hati kita, hidup makan dan minum dan menikmati kesenangan dunia.

Berjuang Untuk Memperoleh Mahkota Kehidupan

Renungan Harian : Berjuang Untuk Memperoleh Mahkota Kehidupan | Renunganhariini.com

Persoalannya, dibalik kematian nanti ada kehidupan. Dan dibalik kematian itulah, setiap orang akan menerima apa yang patut diterimanya, sesuai perbuatannya selama ia hidup di dunia, baik maupun jahat.

Itulah kenapa dalam tulisan Rasul Paulus yang lainnya dikatakan, ia berusaha supaya berkenan kepada Allah. Kenapa demikian?, karena bila hidup kita ditemukan tidak berkenan dihadapan Allah, maka kita tidak akan mungkin mendapat bagian dalam Kerajaan Bapa di sorga.

II Korintus 5:9 Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya.

5:10 Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

Dari kebenaran ini kita bisa mengerti bahwa ternyata untuk bisa diterima di dalam Kerajaan Allah Bapa di sorga, kita harus serius mengerjakannya. Oleh sebab itu firman Tuhan juga katakan, kerjakanlah keselamatanmu dengan takut dan gentar.

Anugerah yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus Kristus itu adalah sebuah pemberian Allah yang begitu berharga, dan keselamatan yang sudah Allah berikan itu harganya sangat mahal, karena harus dibayar dengan darah yang tak bercacat dan tak bernoda.

Itu artinya, keselamatan didalam Tuhan Yesus Kristus tidak dapat dibatalkan. Jadi setiap orang yang percaya kepada-Nya pasti akan diselamatkan, namun keselamatan itu tetap harus dikerjakan, dan standarnya adalah hidup sama seperti Kristus telah hidup, supaya pada akhirnya kita akan ditemukan menjadi sempurna sama seperti Bapa di sorga yang adalah sempurna. Ini merupakan ukuran yang dapat membawa kita semua untuk benar-benar menerima keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Perjuangan inilah yang harus kita jadikan sebagai gelanggang pertandingan, dimana kita harus benar-benar mau berlomba dengan tekun, supaya pada akhirnya kita bisa mendapatkan mahkota juara. Firman Tuhan katakan di dalam;

Ibrani 12 :1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.

Kalau kita tidak mau berlomba dengan tekun, maka dapat dipastikan keselamatan yang sudah Tuhan berikan kepada kita, akan menjadi sia-sia. Artinya kita tidak mungkin berharap bisa diterima di dalam Kerajaan-Nya.

Orang-orang yang akan diterima di dalam Kerajaan-Nya adalah, orang-orang yang mau hidup taat melakukan kehendak Allah Bapa di sorga, hidup menjaga kesucian dan kekudusan hidup.

Kenapa demikian?. Sebab Allah itu kudus, dan tidak bisa menyatu dengan yang tidak kudus. Kalau kita tidak tetap dalam kekudusan-Nya, itu artinya kita tidak mungkin akan bisa tinggal bersama-sama dengan Allah dalam kerajaan-Nya. Tentang Kerajaan Allah, mari kita lihat kembali, apa yang firman Tuhan katakan;

Wahyu 21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

Ingat setiap firman, pasti akan digenapi. jadi kalau sudah tertulis bahwa tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, itu artinya hanya yang kudus saja yang bisa masuk ke dalamnya. Itulah kenapa firman Tuhan katakan “kuduslah kamu sebab Aku kudus.”

Bila demikian, masih maukah kita menyia-nyiakan keselamatan yang sudah Allah berikan dengan cuma-cuma itu?. Hanya orang-orang yang bodoh saja yang akan menyia-nyiakan keselamatan yang sudah Allah berikan.

Kiranya kebenaran ini menyadarkan kita semua, betapa berharganya sebuah keselamatan di kekekalan nanti. Bahkan bila itu dibandingkan dengan emas, perak dan permata, serta semua kesengan, kegemilangan harta dan kemewahan yang dunia tawarkan, itu semua tidak berarti apa-apa. Sebab semuanya itu akan hilang lenyap dalam nyala api, tetapi keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus akan membawa kita kepada sebuah kenikmatan hidup yang penuh dengan kemuliaan. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca juga : Bertahan Dalam Pencobaan Selama Di Dunia

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For BERJUANG UNTUK MEMPEROLEH MAHKOTA KEHIDUPAN