BERJUANG UNTUK MENJADI MURID TUHAN

RENUNGAN HARIAN 2704 Kali Dibaca

Renungan Harian KristenBejuang Untuk Menjadi Murid Tuhan. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Berjuang untuk menjadi murid Tuhan, itulah tema renungan kita hari ini.

Apakah benar, untuk menjadi murid Tuhan itu butuh perjuangan?. Bila ini yang menjadi pertanyaan, maka saya harus jujur berkata bahwa untuk menjadi murid Tuhan, kita harus berjuang dengan sungguh-sungguh. Sebab bila tidak, maka kita tidak dapat menjadi murid Tuhan. Mari kita lihat apa yang firman Tuhan katakan.

Lukas 14:26 “Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. 14:27 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Dari kebenaran firman Tuhan ini kita menemukan bukti bahwa untuk menjadi murid Tuhan, ada harga yang harus dibayar. Seperti yang firman Tuhan katakan diatas, kalau kita tidak membenci bapa, ibu, isteri, anak-anak, saudara, bahkan nyawa kita sendiri, maka kita tidak dapat menjadi murid Tuhan.

Tentu, kata membenci yang dimaksudkan pada ayat ini, bukanlah dalam pengertian kita tidak suka, atau marah, atau memutuskan hubungan dengan orang-orang yang kita kasihi.

Kata membenci pada ayat ini memberi isyarat, kalau kita mau mengikut Tuhan, kalau kita benar-benar mau menjadi murid Tuhan, maka kita harus mengutamakan Tuhan diatas segala-galanya, bahkan diatas segala sesuatu yang kita sukai, yang kita senangi, yang kita anggap itu bisa membahagiakan kita, itu semua tidak boleh menjadi ikatan atau halangan bagi kita dalam pengiringan kita kepada Tuhan.

Bahkan lebih ekstrim lagi, kita-pun harus membenci nyawa kita sendiri. Hal ini akan terdengar aneh, tetapi itulah pertaruhan harga yang harus kita bayar dalam mengikut Tuhan, kalau kita mau benar-benar menjadi murid Tuhan.

Berjuang Untuk Menjadi Murid Tuhan

Ilustrasi : Renungan Harian Kristen | Berjuang Untuk Menjadi Murid Tuhan | renunganhariini.com

Artinya kalau mau mengikut Tuhan tapi kita masih menyayangkan nyawa kita sendiri, maka pengiringan kita akan Tuhan tidak berarti apa-apa. Kita mau mengikut Tuhan tapi masih takut tidak bisa lagi menikmati kesenangan dunia, atau takut melepaskan semua yang kita sukai, takut untuk keluar dari zona hidup nyaman yang begitu menyenangkan.

Bila ini yang sedang terjadi dalam kehidupan kita, maka seperti firman Tuhan katakan diatas, kita tidak dapat menjadi murid Tuhan. Tidak dapat menjadi murid Tuhan sama dengan kita tidak akan bisa mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan yang harus kita lakukan didalam hidup ini.

Pada ayat yang lain firman Tuhan katakan bahwa, Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Artinya dalam pengiringan kita akan Tuhan, pasti ada beban, pasti ada persoalan, pasti ada tantangan, pasti ada masalah, pasti ada kerikil-kerikil tajam yang harus kita lewati. Tetapi sekali lagi, semuanya itu merupakan salib yang harus tetap kita pikul dan terus berjalan didalam pengiringan kepada Tuhan. dan ini merupakan pertandingan yang diwajibkan bagi orang percaya.

Baca juga Renungan :

PERTANDINGAN YANG DIWAJIBKAN

Disini kita bisa mengerti bahwa mengikut Tuhan itu tidak mudah, harus berjuang dengan sungguh-sungguh, dan dalam mengikut Tuhan pasti ada harga yan harus dibayar, dan harganya adalah segenap hidup kita harus diserahkan menjadi milik Tuhan, artinya diatas segalanya kita harus mengutamakan Tuhan.

Jadi bila saat ini ada orang percaya yang mengikut Tuhan karena ia mau supaya Tuhan melepaskan dia dari berbagai persoalan hidup, supaya Tuhan bisa mencukupinya dengan berkat-berkat jasmani yaitu harta kekayaan yang berkelimpahan, supaya tidak bangkrut, supaya usahanya sukses, maka orang-orang seperti ini telah salah memahami kebenaran firman Tuhan dengan benar, atau telah menerima pengajaran yang salah tentang kebenaran firman Tuhan yang murni.

Oleh sebab itu kita harus mengerti bahwa, berjuang untuk menjadi murid Tuhan itu perlu proses. Kita harus mengiring Tuhan dengan sepenuh hati, dan tidak lagi memandang kepentingan diri sendiri, tetapi kepentingan Tuhan harus diatas segala-galanya, barulah kita layak menjadi murid Tuhan.

Mari kita lihat apa yang firman Tuhan katakan pada Lukas 14:33, supaya kita semakin mengerti apa yang Tuhan mau.

Lukas 14:33 Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

Ini artinya, setiap kita yang mau sunguh-sungguh mengikut Tuhan harus berani melepaskan diri kita dari segala keterikatan dunia ini, bahkan dengan segala sesuatu yang kita miliki, yang kita anggap sebagai sesuatu yang bisa memberi kesenangan diri.

Orang yang mau melepaskan dirinya dari berbagai keterikatan dunia dan memilih untuk setia mengiring Tuhan, maka ia akan menuai hidup yang sesungguhnya di dalam kekekalan, yaitu dilayakkan untuk masuk kedalam Kerajaan Bapa di Sorga.

Jadi kalau kita mau berjuang sungguh-sungguh supaya kita dapat menjadi murid Tuhan, maka inilah yang disebut hidup menyukakan dan menyenangkan hati Tuhan.

Baca Juga Renungan :

HIDUP MENYENANGKAN HATI TUHAN

Kiranya kebenaran ini semakin membuat kita mengerti bahwa ada harga yang harus kita bayar sebagai orang percaya, apabila kita mau benar-benar dapat menjadi murid Tuhan. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Artikel by Frank Tutu | Copyright © 2015 – Original Content | renunganhariini.com

tags:

Related For BERJUANG UNTUK MENJADI MURID TUHAN