BERTAHAN DALAM PENCOBAAN SELAMA DI DUNIA

RENUNGAN HARIAN 3016 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianBertahan Dalam Pencobaan Selama Di Dunia. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita saat ini berjudul; Bertahan Dalam Pencobaan Selama Di Dunia.

Saudaraku, kita harus tetap sadar bahwa selama kita masih hidup di dunia, persoalan masih tetap ada, masalah masih tetap ada, tantangan masih tetap ada, dan itu semua seringkali menjadi pencobaan hidup yang harus kita hadapi. Namun satu hal yang perlu kita ingat bahwa, semua pencobaan itu bukan datang dari Tuhan, sebab Tuhan tidak pernah mencobai siapapun.

Pertanyaannya sekarang, bila demikian pencobaan itu datangnya darimana?. Semua pencobaan yang sering kita alami, datangnya dari diri kita sendiri, akibat dari keinginan diri yang menguasai hati dan pikiran kita. Mari kita lihat apa yang firman Tuhan katakan di dalam;

Yakobus 1:13 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun. 1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.

Saudaraku, setiap orang pasti selalu ingin supaya bisa terlepas dari berbagai pencobaan hidup. Tidak ada cara lain untuk bisa terlepas dari berbagai pencobaan hidup selain, kita harus berjuang untuk mematikan setiap keinginan diri yang memenuhi hati dan pikiran kita, yang sesungguhnya bukan keinginan yang bernilai kekal.

Jadi kalau masih ada keinginan yang memenuhi hati dan pikiran kita, semua keinginan diri kita itu harus memiliki nilai kekal, atau dengan kata lain, keinginan yang kita miliki harus berdampak untuk kehidupan kita di kekekalan nanti, dan selain dari pada itu, harus kita matikan, atau harus kita buang jauh-jauh dari kehidupan kita.

Tentu ini bukan persoalan yang mudah. Ini persoalan yang memerlukan perjuangan berat. Sebab tidak mudah melepaskan sebuah keinginan diri yang sudah melekat dalam hati kita selama bertahun-tahun. Dan biasanya tanpa kita sadari, semua keinginan yang terkandung di dalam hati kita, adalah merupakan keinginan yang sudah dipupuk sejak kita masih kecil, dan itu di mulai dari dalam keluarga.

Bertahan Dalam Pencobaan Selama Di Dunia

Renungan Harian Kristen : Bertahan Dalam Pencobaan Selama Di Dunia | Renunganhariini.com

Jadi menjalani hidup yang penuh dengan berbagai persoalan, tantangan, dan masalah, yang semuanya merupakan pencobaan yang harus kita hadapi, tidak dapat kita hindari.

Pencobaan hidup pasti tetap ada, karena ada persoalan-persoalan pokok yang merupakan bagian dari persoalan hidup yang harus kita hadapi dan harus kita jalani. Misalnya saja bagi orang yang sudah berkeluarga, harus memikirkan bagaimana membiayai kehidupan keluarga sehari-hari, sampai kepada biaya pendidikan anak-anak, dan lain sebagainya.

Tentu pencobaan hidup seperti ini harus dihadapi, tetapi sebagai orang percaya kita harus memiliki kepekaan untuk bisa memisahkan, mana yang merupakan kebutuhan hidup, dan mana yang merupakan keinginan diri, supaya kita bisa menentukan persoalan hidup yang mana yang harus kita selesaikan terlebih dahulu.

Kalau kita bisa memisahkan mana kebutuhan dan mana keinginan, maka untuk menyelesaikan sebuah masalah hidup, persoalan, atau tantangan yang harus kita hadapi akan menjadi lebih ringan, dan kita tahu, kalau kita tetap hidup takut akan Tuhan, maka apapun yang kita hadapi tidak akan melebihi kekuatan kita.

Kita harus tetap menyadari bahwa selama kita masih hidup di dunia ini, pencobaan akan tetap ada. Tetapi satu hal yang harus kita tetap ingat, bahwa seberat apapun pencobaan yang kita hadapi, Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita, jika kita tetap bersandar kepada-Nya. Bahkan firman Tuhan katakan di dalam;

Yakobus 1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Jadi pencobaan akan tetap ada, masalah tetap ada, tantangan tetap ada, karena kehidupan dunia ini masih terus berjalan, kehidupan di dunia ini bukanlah kehidupan kekal. Itulah yang harus kita sadari.

Sesungguhnya perjuangan hidup yang terberat dalam kehidupan orang percaya, bukanlah terletak pada apa yang bisa kita pakai, kita makan dan kita minum. Tetapi perjuangan hidup terberat dalam kehidupan kita sebagai orang percaya adalah, kita harus berjuang supaya ditemukan Tuhan berkenan dihadapan-Nya. Inilah perjuangan hidup yang terberat dan yang bernilai kekal itu.

Kalau hanya masalah makan, minum, dan pakai, atau masalah kebutuhan hidup sehari-hari, asal kita mau bertanggungjawab dengan hidup ini, artinya kalau kita tetap mau bekerja keras, dan tetap berjuang, maka Tuhan pasti menolong kita. Dan pertolongan Tuhan itu akan selalu datang tepat pada waktu-Nya.

Itulah kenapa, jangan arahkan fokus hidup kita saat ini semata-mata hanya untuk persoalan makan, minum dan pakai. Tetapi kita harus mulai mengarahkan fokus hidup kita terutama kepada persoalan hidup kita di kekekalan nanti, sebab apa yang Allah sediakan kepada kita di kekekalan nanti, tidak akan pernah kita bayangkan, dan tidak dapat kita jangkau dengan pikiran kita saat ini. Dan itulah yang firman Tuhan maksudkan di dalam;

I Korintus 2:9 Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

Seringkali ayat ini disalah artikan, dimana banyak pembicara selalu menafsirkannya sebagai berkat-berkat jamani yang bisa dinikmati oleh anak-anak Tuhan di dunia ini. Padahal yang sesungguhnya ayat ini berbicara tentang semua berkat kekal yang Allah sediakan bagi orang-orang yang mengasihi Dia. Dan itu semua tersedia di kekekalan nanti.

Untuk mencapai semuanya itu tentu memerlukan pejuangan berat, sebab standar hidupnya adalah kita harus hidup melakukan kehendak Allah Bapa di sorga. Standar hidup itulah yang sudah ditunjukan oleh Tuhan Yesus Kristus. Itulah kenapa dikatakan, kita harus hidup sama seperti Kristus telah hidup.

Kenapa saya katakan ini merupakan persoalan berat yang harus kita hadapi, karena kita harus berjuang untuk mempertahankan hidup ini, tetap suci, kudus, dan berkenan di hadapan Allah. Hidup sebagai anak-anak Tuhan yang saleh. Sebab tanpa kesucian dan kekudusan, maka kita tidak akan diterima di dalam Kerajaan Bapa di sorga. Firman Tuhan katakan di dalam;

Wahyu 21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

Jadi perjuangan untuk mempertahankan kesalehan hidup lebih penting dari apapun. Itulah kenapa firman Tuhan katakan “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.”

Kiranya kebenaran ini membuka mata hati dan pikiran kita untuk memandang cara hidup yang benar. Hidup yang sunguh-sungguh berkenan dihadapan Allah, dan kita tetap percaya bahwa apapun yang kita hadapi di dalam dunia ini, seperti yang firman Tuhan katakan; “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku”. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga : Takut Dan Gentar Selama Hidup Di Dunia

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For BERTAHAN DALAM PENCOBAAN SELAMA DI DUNIA