BERTUMBUH MENJADI DEWASA ROHANI

RENUNGAN HARIAN 7067 Kali Dibaca

Renungan Harian Kristen – Rabu, 4 Maret 2015. Bertumbuh Menjadi Dewasa Rohani.

Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Betumbuh menjadi dewasa rohani menjadi pembahasan kita saat ini. Sebagai orang percaya kita sepenuhnya harus berharap dan bergantung kepada Tuhan, dan tentu berharap kepada Tuhan adalah berharap kepada segala sesuatu yang telah disediakan Tuhan, namun kitalah yang harus berusaha untuk meraihnya sendiri.

Bila kita berharap kepada apa yang telah disediakan Tuhan yang seharusnya kita berusaha untuk meraihnya sendiri, tetapi kita masih menunggu tindakan Tuhan, ini merupakan sebuah kesalahan yang kita buat dan itu bisa berakibat fatal untuk kehidupan kita di dalam kekekalan.

Artinya ada rang-orang yang berharap kepada Tuhan, mereka menunggu pemulihan Tuhan, menunggu jamahan Tuhan, menunggu Tuhan berbicara, demi untuk mendewasakan mereka, dan mengubah mereka dari manusia duniawi menjadi manusia rohani, ini sebuah kekeliruan besar yang mereka lakukan, sebab berharap kepada Tuhan itu harus disertai tindakan nyata dari diri kita sendiri.

Kitalah yang harus memiliki respon untuk datang dan mencari Tuhan setiap saat, kitalah yang harus proaktif untuk terus mencari wajahnya. Jadi ibarat makanan maka Tuhan sesungguhnya telah menyediakan menu makanan untuk kita, tetapi kitalah yang harus melangkah untuk meraihnya dan menikmati menu yang sudah disediakan Tuhan tersebut.

Dalam hal ini Tuhan telah menyediakan bagi setiap kita orang percaya adalah menu untuk pendewasaan rohani kita, sehingga dari hari ke hari kita terus bertumbuh didalam Tuhan menjadi pribadi yang dikehendaki oleh Tuhan. Dan kita juga harus menyadari bahwa menu pendewasaan yang Tuhan sediakan bagi kita adalah merupakan berkat kekal.

Kita tidak perlu takut terhadap apapun bila kita ingin bertumbuh dewasa didalam Tuhan, sebab setiap saat Tuhan akan selalu menyertai kita.

Firman Tuhan katakan didalam Mazmur 23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. 23:5 Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.

Artinya di dalam segala keadaan kita tetap memiliki iman percaya sungguh saat menghadapi bahaya sekalipun, Tuhan akan tetap beserta kita.

Didalam ayat 25 dikatakan “Engkau menyediakan hidangan bagiku” tentu ini bukan hidangan dalam bentuk makanan jasmani, tetapi ini lebih menunjuk kepada makanan rohani atau dimensi lain dalam hidup kita. Dan tentu hidangan yang Tuhan sediakan ini jauh lebih bernilai dibanding dengan hidangan untuk memenuhi kebutuhan jasmani kita. Olehnya kita harus sungguh-sungguh peka untuk bisa mengerti dan menangkap apa yang menjadi menu yang Tuhan sediakan untuk pertumbuhan dan pendewasaan rohani kita.

Untuk berkat-berkat jasmani kita tidak perlu takut, sebab asal kita bekerja dengan penuh tanggung jawab, asal kita menjaga cara hidup kita dengan benar maka semuanya itu pasti Tuhan cukupi.

Bertumbuh menjadi dewasa rohani

Ilustrasi : Renungan Harian Kristen – Bertimbuh Menjadi Dewasa Rohani | renunganhariini.com

Saat ini sebagai orang percaya kita harus mulai mengarahkan fokus kita hanya kepada berkat-berkat kekal yang Tuhan sudah sediakan didalam Kerajaan-Nya di sorga, dan ini yang harus kita berjuang sungguh-sungguh untuk meraihnya.

Kenapa saya katakan demikian, karena pada kenyataannya ada begitu banyak orang percaya yang lebih fokus untuk mengejar berkat-berkat jasmani saat ini dari pada mengejar berkat rohani, padahal kita tahu bahwa berkat jasmani yang kita kejar saat ini, itu semuanya fana.

Itulah kenapa Tuhan Yesus katakan di dalam Matius 4:4 Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Ini bukan peroalan yang sederhana, sebab setiap firman yang kita terima tidak boleh berlalu dengan sia-sia, olehnya kita harus tekun belajar akan kebenaran firmanNya, supaya kita bisa menerima apa yang sudah sediakan bagi kita lewat kebenaran firman tersebut.

Itulah kenapa kita harus menyadari bahwa didalam singkatnya waktu hidup kita di dunia ini, Tuhan menyediakan rhema-rhema atau firman yang hidup untuk membuat kita semakin bertumbuh dewasa di dalam Tuhan, tentu yang dimaksudkan adalah rohani kita yang semakin bertumbuh dewasa.

Mengerti akan kebenaran ini maka kita harus menyadari sungguh bahwa betapa berharganya waktu hidup kita di dunia ini untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang berkenan dihadapan Allah, sehingga saat kita menutup mata kita ditemukan Tuhan menjadi anak-anakNya yang Ia kehendaki.

Kita harus tetap ingat bahwa kesempatan hidup ini hanya satu kali dan sangat singkat, dan ini merupakan anugerah yang luar biasa dari Allah. Kalau sebagai orang percaya kita tidak menghargai kesempatan hidup ini sebagai anugerah berarti kita tidak menghargai Tuhan.

Hanya orang-orang percaya yang tekun mencari dan memungut setiap mana sorgawi yang disediakan Tuhan lewat firmanNya dan lewat berbagai kejadian hidup ini, maka mereka akan memperoleh kebahagiaan kekal, dan semuanya itu merupakan kekayaan kekal yang tidak dapat dinilai dengan apapun.

Sebaliknya bagi orang-orang yang hanya memanfaatkan waktu hidupnya didunia ini hanya untuk mengejar berbagai harta kekayaan dunia, maka ia akan mati sebagai orang yang tidak kaya dihadapan Tuhan, dan tidak berharga di hadapan Tuhan.

Inilah yang dimaksudkan firman Tuhan sebagai, mengumpulkan harta di sorga, dan bukan di bumi. Oleh sebab itu hal ini harus menjadi yang terpenting dan terutama di dalam hidup kita sebagai orang percaya untuk dikejar.

Hanya ada dua pilihan bagi setiap kita sebagai orang percaya yaitu, mau menjadi kaya dibumi atau mau menjadi kaya di sorga. Kalaupun saat ini secara materi kita kaya, maka kita harus tetap menyadari bahwa semuanya itu milik Tuhan, dan harus kita gunakan untuk kepentingan Kerajaan sorga dan bukan untuk kesenangan kita sendiri.

Kalau kita memiliki prinsip hidup seperti ini maka sekaya apapun kita saat ini, kita tidak akan pernah sombong karena merasa kaya, tetapi kita tahu semua yang kita miliki itu adalah milik Tuhan yang hanya boleh di gunakan untuk hormat kemuliaan Tuhan.

Saya mau ingatkan kita semua di akhir renungan ini, jangan mengejar kekayaan dunia yang pada akhirnya sia-sia, tetapi kejarlah kekayaan abadi didalam Kerajaan sorga, supaya kita dilayakkan menjadi anak-anak Allah Bapa di sorga.

Jangan lupa baca juga : Harus Tetap Berjaga-Jaga

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: ,

Related For BERTUMBUH MENJADI DEWASA ROHANI