CARA MENJAGA KESUCIAN HIDUP YANG BENAR

RENUNGAN HARIAN 2500 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Harian – Cara Menjaga Kesucian Hidup Yang Benar. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita saat ini adalah; Cara Menjaga Kesucian Hidup Yang Benar.

Saudaraku, akibat dari salah di dalam memahami maksud dari firman Tuhan yang mengatakan bahwa keselamatan diperoleh bukan kerena perbuatan baik, maka saat ini ada begitu banyak orang percaya yang tidak sungguh-sunguh mau berjuang untuk menjaga kesalehan dan kesucian hidupnya. Sebab mereka berpikir, perbuatan baik tidak menyelamatkan.

Orang-orang seperti ini tetap berpikir bahwa dengan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus maka mereka sudah selamat. Persoalannya adalah setiap orang yang mau pada akhirnya bisa tinggal bersama-sama dengan Tuhan Yesus di dalam Kerajaan-Nya di sorga, maka harus memiliki standar kesucian Tuhan.

Itulah kenapa kalau kita saat ini tidak mau berjuang dengan sungguh-sungguh untuk menjaga kesucian hidup dan kesalehan hidup, maka kita tidak mungkin bisa diterima di dalam Kerajaan Allah Bapa di sorga.

Kalau firman Tuhan katakan kita harus mengenakan pikiran dan perasaan Kristus, itu artinya Allah Bapa di sorga mau supaya kita menjadi sama seperti Tuhan Yesus Kristus, baik di dalam sikap, perkataan, perbuatan, pikiran, perasaan, maupun kesucian dan kesalehan hidup.

Filipi 2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,

2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,

2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Kebenaran firman Tuhan ini, sejajar dengan apa yang di tulis di dalam (Matius 5:48) dimana setiap kita sebagai orang percaya harus mencapai standar kesucian seperti Allah Bapa di sorga.

Matius 5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

Kalau sekarang kita tahu bahwa inilah standar kesucian hidup bagi kita sebagai orang percaya, supaya kita bisa diselamatkan dan diterima di dalam Kerajaan Allah Bapa di sorga, maka kita harus berjuang dengan sungguh-sungguh untuk menjaga kesucian hidup, menjaga kesalehan hidup, supaya kehidupan kita ditemukan berkenan di hadapan Allah Bapa di sorga.

Cara Menjaga Kesucian Hidup Yang Benar

Renungan Harian Kristen : Cara Menjaga Kesucian Hidup Yang Benar | Renunganhariini.com

Ada banyak orang percaya yang saat ini tidak terlalu memikirkan akan hal ini, karena mereka merasa, sudah selamat. Mereka berpikir keselamatan itu adalah anugerah, jadi tidak perlu dipikirkan lagi. Cara hidup seperti ini, sama dengan kita tidak menghargai pengorbanan Tuhan Yesus Kristus yang begitu mahal.

Mengikut Tuhan itu bukan untuk bisa menikmati kenyamanan hidup di dunia, tetapi mengikut Tuhan itu adalah jalan untuk mempersiapkan hidup menuju kehidupan yang sesungguhnya di kekekalan nanti.

Kekristenan itu adalah jalan hidup, dimana kita harus menjadikan Tuhan satu-satunya sebagai hukumnya. Kalau Tuhan adalah hukumnya, maka segala sesuatu yang kita lakukan, harus sesuai dengan pikiran dan perasaan Tuhan, sebab kalau tidak sesuai dengan pikiran dan perasaan Tuhan, itu artinya kita bersalah di hadapan Tuhan.

Jika kita melakukan kesalahan itu artinya kita berdosa dihadapan Tuhan. Setiap kita mengerti dengan benar bahwa upah dosa adalah maut. Dengan demikian supaya kita tidak dilemparkan kedalam maut, maka kita harus ditemukan benar dihadapan Tuhan, standar hidup kita harus sama seperti Tuhan Yesus, baik kesucian, kekudusan dan kesalehan hidupnya. Artinya kita harus tetap ditemukan suci dan kudus di hadapan Tuhan.

Kalau kita melakuan segala sesuatu harus sesuai dengan pikiran dan perasaan Tuhan, sesungguhnya kita tidak melakukannya supaya selamat. Sebab keselamatan sudah dikerjakan oleh Tuhan Yesus Kristus. Tanpa pengorbanan Tuhan Yesus Kristus, maka perbuatan baik apapun yang kita lakukan, tidak bisa menyelamatkan.

Setelah kita ditebus, maka sekarang kita harus mengisi hari-hari hidup kita dengan berjuang untuk mencapai kesempurnaan seperti Allah Bapa di sorga, itulah yang firman Tuhan katakan; Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.

Inilah teladan hidup yang sudah Tuhan Yesus tunjukkan, selama Ia hidup di dunia ini, dan setiap orang percaya harus mengikuti apa yang sudah diteladankan oleh Tuhan Yesus.

Akibat dari tidak mengerti kebenaran firman Tuhan dengan benar, maka ada begitu banyak orang percaya yang begitu ceroboh dalam mengisi hari-hari hidup mereka dengan mengikuti teladan hidup yang ditunjukan oleh dunia. Teladan hidup dunia itu selalu sarat dengan keinginan dan hawa nafsu diri, dan itulah sesungguhnya yang menyesatkan.

Orang-orang seperti ini akan mewarnai jiwa mereka dengan cara berpikir anak-anak dunia. Padahal firman Tuhan dengan tegas sudah mengatakan bahwa kita tidak boleh sama dengan dunia ini.

Setiap kita harus berbeda dari dunia ini, sebab orang yang sama dengan dunia ini berarti ia bukan anak Allah. Firman Tuhan katakan orang yang bersabahat dengan dunia itu sama dengan permusuhan dengan Allah.

Kalau kita mengerti bahwa keselamatan bukan karena perbuatan, tetapi karena anugerah yang Allah berikan, justru kita harus meresponi anugerah itu dengan hidup sungguh-sungguh takut akan Tuhan, dan orang yang hidup takut akan Tuhan selalu hidup melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan.

Melakukan kehendak Tuhan sama dengan kita masuk dalam proses pemuridan supaya kita bisa disempurnakan, dan inilah respon yang benar terhadap anugerah keselamatan yang sudah Tuhan berikan.

Kiranya kebenaran ini mengubah cara berpikir kita, supaya kita semakin sungguh-sungguh berjuang untuk menjaga kesucian dan kekudusan hidup di hadapan Tuhan, supaya kita berkenan kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga : Membangun Cara Berpikir Seperti Kristus

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com  

tags: ,

Related For CARA MENJAGA KESUCIAN HIDUP YANG BENAR