DITEGUR

RENUNGAN HARIAN 2646 Kali Dibaca

Renungan hari ini 24 Januari 2014 adalah “ Ditegur”. Baiklah sebelum membaca renungan ini mari kita berdoa.

Doa: Bapa yang baik, kami bersyukur karena kasih setiaMu dalam kehidupan kami, dan saat ini kami mau terus belajar akan FirmanMu ya Tuhan. Beri kami mengerti akan kebenaran FirmanMu, supaya kami hidup sesuai FirmanMu, dan biarlah sepanjang langkah hidup kami oleh pengertian akan kebenaran FirmanMu kami mengerti kalau kami ditegur oleh Engkau, kami diingatkan kalau kami mulai melangkah dijalan yang salah. Penuhi kami dengan hikmatMu ya Tuhan untuk mengerti akan kebenaranMu, haleluya. Amin.

Dalam realitas hidup pasti setiap manusia pernah mengalami teguran, baik itu dari orang tua, dari guru, dari dosen, dari atasan atau pimpinan, dari sahabat atau bahkan dari orang-orang yang ada disekitarnya. Tentu teguran ini diterima seseorang karena ia dianggap melakukan pelanggaran atau bersalah, melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan aturan atau perintah.

Teguran akan selalu memiliki dampak, dan dampak itu bisa membuat seseorang menjadi lebih baik karena menyadari akan kesalahannya, tetapi juga bisa membuat seseorang malah bertindak melakukan perbuatan yang bisa merugikan orang lain.

Teguran sebenarnya bersifat sebagai ajaran atau didikan, tetapi dalam realitas kehidupan tidak semua orang mau menerima teguran. Wajarnya bila seseorang menyadari bahwa ia melakukan sebuah kesalahan atau pelanggaran maka apabila ia ditegur ia akan menyadari kesalahannya tersebut, bahkan akan meminta maaf atas perbuatan salah yang sudah ia perbuat. Tetapi ada juga orang yang tidak mau kalau ditegur, dan orang seperti ini biasanya memiliki sifat atau karakter, merasa diri selalu benar, mau menang sendiri, egois, bahkan boleh dikatakan memiliki sifat yang sombong.

Sebagai orang percaya atau sebagai anak-anak Tuhan, dalam setiap gerak kehidupan yang kita jalani ini tentu kita juga sering menerima teguran dari Tuhan, persoalannya seringkali kita tidak pernah menyadari suatu keadaan yang terjadi dalam hidup kita itu sebagai sebuah teguran Tuhan, hal inilah yang sering membuat ada begitu banyak anak-anak Tuhan yang masih mau menjalani hidup ini dengan cara hidup suka-suka sendiri.

Contoh sederhana bila dalam suatu keadaan ada orang percaya atau anak Tuhan yang ditugur oleh orang lain karena sebuah kesalahan maka terkadang kita akan mendengar ucapannya seperti ini, “hidup, hidup saya sendiri, ya suka-suka saya dong, urus saja urusan kamu sendiri jangan ikut campu urusan saya”. Dari jawaban ini memberi gambaran bahwa, walaupun ia anak Tuhan tetapi sifat dan karakternya bukan anak Tuhan. Itulah kenapa setiap anak Tuhan harus memiliki kepekaan serta kecerdasan roh, supaya apapun yang terjadi dalam hidupnya ia akan mampu melihat apa yang menjadi recana Tuhan dibalik semua kejadian hidupnya.

Saat seseorang mengakui ia percaya kepada Tuhan itu artinya ia memberi seluruh hidupnya menjadi milik Tuhan serta menjadi anak Tuhan. Kalau menjadi anak Tuhan berarti ia juga harus masuk dalam didikan Tuhan, sebab kalau seorang anak Tuhan tidak mau masuk dalam didikan Tuhan maka sesungguhnya ia bukan anak Tuhan, sebab Tuhan selalu memberi didikan kepada anak-anakNya supaya bisa menjadi pribadi seperti yang Ia mau. Firman Tuhan katakan dalam Amsal 3:12 Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.

Dari kebenaran Firman tersebut kita bisa mengerti bahwa ternyata menjadi anak Tuhan itu harus masuk dalam didikan dan ajaran Tuhan. Kenapa harus menerima ajaran Tuhan ?. Karena Tuhan itu mengasihi anak-anakNya dan Ia tidak ingin ada anak-anakNya yang binasa.

Bila sebagai orang percaya atau orang kristen, kita tidak mau masuk dalam didikan Tuhan, atau dengan kata lain kita mau bebas dari didikan Tuhan, maka kita bukanlah anak Tuhan, tetapi Firman Tuhan katakan bahwa kita adalah anak-anak gampang. Ibrani 12:8 Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang. Jadi didalam didikan Tuhan itu ada ganjaran, karena lewat ganjaran ini kita semakin mengerti apa yang Tuhan mau dengan hidup kita. Perhatikan pada kebenaran ini ada kalimat ganjaran yang harus diderita setiap orang, artinya kita tidak bisa menghindar dari didikan Tuhan.

Kalau ada orang percaya yang mengaku anak Tuhan lalu hidupnya ama-aman saja dan sepertinya semuanya berjalan baik-baik saja, maka itu yang harus dipertanyakan apakah dia telah menjadi anak Tuhan seperti yang Tuhan kehendaki atau belum, karena didikan Tuhan itu akan terus berlangsung sampai waktu Tuhan tiba bagi kita. Orang percaya yang hanya mau tinggal dalam zona nyaman, hidup penuh kesenangan karena ia merasa memiliki berbagai fasilitas hidup, serta berkecukupan, dan tidak perduli dengan keadaan disekitarnya maka sesungguhnya ia belum menjadi anak Tuhan seperti yang Tuhan mau.

Sebagai anak-anak Tuhan kita harus menyadari bahwa kita terpanggil untuk ikut menderita bersama-sama dengan Kristus, dan itu merupakan kasih karunia. Firman Tuhan katakan dalam 1 Petrus 2:19 Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung. 2:20 Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah. 2:21 Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.

Pertanyaannya sekarang bagaimana kita bisa mengerti suatu keadaan yang terjadi dalam hidup kita itu merupakan teguran Tuhan ?. Orang yang bergaul dengan Tuhan, orang yang terus menerus membangun hubungan persekutuan dengan Tuhan, akan diberikan kepekaan atau akan memiliki kecerdasan roh yang bisa membedakan apakah suatu kejadian yang terjadi didalam hidupnya itu teguran Tuhan atau bukan.

Selama kita hidup didunia ini setiap orang percaya tidak akan pernah bebas dari teguran Tuhan, karena teguran Tuhan itu merupakan bagian dari didikan Tuhan yang ia nyatakan kepada orang yang dikasihinya. Firman Tuhan katakan didalam Ibrani 12:6 karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.” 12:7 Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya. Kebenaran ini harusnya membuat setiap kita sebagai orang percaya bersyukur, karena Allah begitu mengasihi kita dan memperlakukan kita seperti anak, dengan tujuan supaya kita semakin menyadari cara hidup kita yang tidak pantas sebagai anak Allah, dan tujuannya tentu supaya kita berubah untuk hidup sesuai kehendakNya atau sama dengan cara hidup Kristus.

Ingat pesan ini :

  1. Jikalau saat ini engkau ada dalam suatu keadaan yang menurut manusia itu sangat menderita, maka percayalah Tuhan selalu ada dan mampu menolong engkau keluar dari penderitaan tersebut.
  2. Koreksi terus cara hidupmu supaya engkau bisa melihat setiap kejadian yang terjadi sebagai teguran Tuhan, serta mengerti apa yang Tuhan mau dengan semua kejadian tersebut.
  3. Bersyukurlah kalau engkau masih ditegur oleh Tuhan, karena itu menunjukan betapa Tuhan mengasihiMu.

Kiranya kebenaran ini memberkati kita semua, dan jika engkau diberkati dengan kebenaran ini, maka berikanlah link renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi, renunganhariini.com. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

tags: , , , ,

Related For DITEGUR