DUNIA HANYALAH TEMPAT PERSINGGAHAN SEMENTARA

RENUNGAN HARIAN 2301 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianDunia Hanyalah Tempat Persinggahan Sementara. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan hari ini adalah, Dunia hanyalah tempat persinggahan sementara.

Saudaraku, kalau kita benar-benar ingin pada akhirnya bisa hidup bersama-sama dengan Tuhan Yesus di dalam KerajaanNya, maka sebagai orang percaya kita harus memiliki sebuah prinsip hidup atau pandangan hidup yang benar yaitu, memandang dunia ini hanya sebagai tempat persinggahan sementara.

Sebagian orang percaya saat ini, akibat dari berbagai keinginan hati yang telah meracuni pikiran mereka, maka mereka memiliki cara pandang yang salah terhadap kehidupan ini. Mereka telah menjadikan dunia ini seolah-olah dunia ini adalah tempat tinggal untuk selamanya. Hal inilah yang membuat mereka berjuang dengan sangat keras untuk bisa menikmati dunia ini dengan segala kesenangannya. Padahal firman Tuhan katakan di dalam;

Mazmur 90:10 Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.

Kebenaran ini seharusnya membuat kita menyadari bahwa hidup di dunia ini sangat singkat waktunya. Itulah kenapa kita harus melihat bahwa masa hidup tujuh puluh tahun sampai delapan puluh tahun di dunia ini adalah sebuah masa hidup yang sangat singkat, bila dibandingkan dengan masa hidup di kekekalan yang tak terbatas.

Orang percaya harus-benar-benar menyadari bahwa untuk bisa hidup di kekekalan bersama-sama dengan Kristus, maka setiap orang harus memiliki gaya hidup yang sama seperti Kristus, sebab hanya gaya hidup yang sama seperti Kristuslah yang dikehendaki oleh Allah Bapa di sorga.

Kalau saat ini kita tidak mengarahkan hidup kita supaya mengikuti jejak kehidupan yang sudah Tuhan Yesus tunjukan, maka kita tidak akan mungkin berkenan kepada Allah Bapa di sorga, sebab untuk menjadi anak-anak Allah yang berkenan setiap orang percaya harus ditemukan Bapa di sorga memiliki cara hidup yang sama seperti Kristus.

Dunia Hanyalah Tempat Persinggahan Sementara

Renungan Harian Kristen : Dunia Hanyalah Tempat Persinggahan Sementara | renunganhariini.com

Prinsip hidup dari cara hidup Tuhan Yesus yang harus dikenakan dalam hidup setiap kita sebagai orang percaya yaitu, hidup dalam ketaatan tanpa syarat dan hidup hanya untuk melakukan kehendak Allah. Itulah kenapa firman Tuhan katakan di dalam;

Yohanes 4:34 Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Dari kebenaran ini ada sebuah isyarat yang Tuhan Yesus mau sampaikan yaitu, Ia menyadari bahwa tidak akan selamanya Ia tinggal di dunia ini, sebab Ia ada di dunia ini hanya untuk melaksanakan misi Bapa-Nya di sorga yaitu menyampaikan kebenaran dan menunjukan pola hidup yang benar bagi orang-orang yang percaya kepadaNya, dan setelah itu menyerahkan diri-Nya menjadi korban untuk menebus manusia dari semua kesalahan dan dosa, supaya di dalam Dia setiap orang yang percaya kepadaNya akan di selamatkan dalam kekekalan.

Kesadaran seperti ini juga seharusnya dimiliki oleh setiap orang percaya, dimana setiap orang percaya harus benar-benar menyadari bahwa hidup di dunia ini hanya sementara, seperti yang firman Tuhan sudah katakan yaitu hanya tujuh puluh sampai delapan puluh tahun, setelah itu akan mati dan masuk dalam kehidupan yang sesungguhnya yaitu kehidupan kekal.

Yang menjadi persoalannya adalah masuk dalam kehidupan kekal nantinya, tidak semua orang diizinkan masuk dan tinggal dalam Kerajaan Allah dimana Tuhan Yesus akan memerintah sebagai Raja diatas segala Raja, sebab hanya orang-orang yang selama hidup didunia menjalankan hidupnya sama seperti Kristus hidup yang akan di izinkan masuk dan tinggal dalam Kerajaan Kristus. Sebaliknya orang-orang yang hidup mengikuti keinginan pikiran yang dipenuhi dengan hawa nafsu dunia akan terbuang ke dalam kegelapan abadi di dalam api neraka.

Orang-orang yang terlanjur mengikatkan dirinya dengan dunia ini, memiliki pemahaman yang salah tentang pengorbanan Kristus, dimana mereka berpikir dengan menerima Kristus dan percaya kepada Kristus maka mereka bisa memiliki kenyamanan hidup dimana semua persoalan ekonomi, pekerjaan, usaha, dan yang lainnya akan beres, karena Tuhan pasti menolong dan memberkati. Jadi kenyamanan hiduplah yang menjadi tujuan utama mereka percaya kepada Kristus, dan setelah itu mati masuk sorga.

Padahal percaya kepada Kristus, menjadi pengikut Kristus, maka kita harus mengikuti cara hidupNya, dimana Ia rela kehilangan segala-galanya. Percaya kepada Kristus berarti memberi diri hidup dalam penurutan akan kehendak Allah, dan mati terhadap keinginan diri sendiri.

Pemahaman yang salah inilah yang membuat banyak orang tidak lagi menyadari bahwa dunia ini hanya tempat persinggahan sementara. Banyak orang tidak menyadari bahwa kedatangan Tuhan Yesus ke dunia ini dan menyerahkan diri menjadi korban keselamatan bagi setiap orang yang mau percaya kepadaNya, adalah bagian dari rencana Allah untuk mengembalikan manusia kepada rancangan Allah semula, dan Tuhan Yesuslah yang menjadi contoh model anak Allah yang di kehendaki oleh Bapa di sorga. Itulah kenapa firman Tuhan katakan di dalam;

Yohanes 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Inilah tujuan utama dari kedatangan Tuhan Yesus di dunia ini, dimana Ia menunjukan cara hidup yang benar sesuai dengan yang Bapa di sorga kehendaki supaya manusia tidak lagi tertipu oleh cara hidup dunia yang ditawarkan oleh iblis.

Oleh sebab itu kita harus menyadari sungguh mulai saat ini sebelum terlambat, bahwa dunia ini hanyalah tempat persinggahan sementara, jadi bukan tempat tinggal abadi atau bukan tempat tinggal untuk selama-lamanya. Kalau kita mau belajar kebenaran firman Tuhan dengan benar maka firman Tuhan sudah mengingatkan kita didalam;

I Yohanes 2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Jika sekarang kita tahu bahwa kita hidup didunia ini hanya sementara atau hanya menumpang saja, maka hiduplah dengan cara hidup sebagai orang yang hanya menumpang saja, dimana kita tidak boleh mengikatkan diri, hati, dan pikiran kita dengan dunia ini. Kalau kita hanya menumpang itu artinya kita harus tetap mengarahkan hati dan pikiran kita ke tempat dimana kita akan tinggal selamanya yaitu Kerajaan sorga.

Itulah kenapa firman Tuhan ajarkan kita supaya memikirkan perkara yang diatas dan bukan yang di bumi.

Kolose 3:1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. 3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. 3:3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.

Kebenaran ini semua telah menjadi sebuah peringatan bagi setiap orang yang percaya kepada Allah di dalam Tuhan Yesus, namun karena tipu daya dunia ini dengan segala kesenangannya maka ada begitu banyak orang percaya yang rela mengikatkan dirinya dengan dunia ini dan tidak lagi memikirkan kalau menjadi sahabat dunia ini berarti menjadikan dirinya musuh Allah.

Saudaraku, setelah mengerti akan kebenaran ini, ambillah keputusan sekarang juga sebelum terlambat. Kembalilah kepada Tuhan sekarang juga. Lepaskanlah dirimu dari jeratan dunia ini dengan segala keinginannya, dan mintalah pertolongan Tuhan untuk menuntunmu senantiasa dalam kebenaranNya, dan hiduplah melakukan kehendakNya, sampai Ia datang menjemput kita semua orang-orang percaya yang hidup berkenan kepadaNya. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga Renungan :

Kesenangan Dunia Adalah Umpan Iblis Untuk Menjerat Manusia

Artikel by Frank Tutu | Copyright © 2015 – Original Content | renunganhariini.com

tags: ,

Related For DUNIA HANYALAH TEMPAT PERSINGGAHAN SEMENTARA