HARUS DIIKUTI

RENUNGAN HARIAN 1369 Kali Dibaca

Renungan harian hari ini 2 April 2014 adalah “Harus Diikuti”. Baiklah sebelum membaca renungan ini mari kita berdoa.

Doa: Allah Bapa yang Maha Kudus, saat kami membaca kebenaran firman ini buat kami semakin mengerti akan kebenaran FirmanMu, dan tolong kami supaya hidup mengikuti akan FirmanMu, urapi kami ya Tuhan supaya kami ada dalam kuasa pengurapanMu saat kami membaca kebenaran FirmanMu, dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa, haleluya. Amin.

Satu hal yang sering terjadi dalam kehidupan orang percaya sampai saat ini adalah  saat mendengarkan Firman Tuhan atau membaca Firman Tuhan, ada begitu banyak orang percaya atau anak-anak Tuhan yang suka untuk memilih-milih apakah Firman Tuhan itu cocok buat dirinya atau tidak.

Artinya kalau Firman Tuhan yang disampaikan cukup keras yang mengajarkan supaya setiap anak-anak Tuhan tidak lagi menambatkan hatinya kepada dunia ini, tetapi harus mulai menambatkan hatinya kepada perkara-perkara Sorgawi, dan harus hidup sama seperti Kristus hidup, maka ia akan beranggapan bahwa, Firman itu lebih untuk orang lain yang ada disekitarnya, dan tidak cocok untuk dirinya.

Akan menjadi berbeda kalau Firman Tuhan yang disampaikan berbicara tentang berkat-berkat Tuhan maka biasanya ia akan menjadi orang yang meresponi Firman tersebut dengan cepat dan disertai dengan ucapan amin yang sangat keras.

Semoga ini tidak terjadi dalam hidup kita, karena ini merupakan ciri  dari orang-orang yang masih mau mengikatkan dirinya dengan dunia, atau masih mau bersahabat dengan dunia, padahal Firman Tuhan katakan persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah (Yakobus 4:4).

Apa yang saya kemukakan ini adalah fenomena yang sedang terjadi ditengah-tengah kehidupan anak-anak Tuhan atau kehidupan banyak orang Kristen saat ini, dan bahanyanya begitu banyak orang percaya yang tidak menyadari  apakah Firman Tuhan yang disampaikan itu sesuai dengan apa yang Tuhan mau atau tidak. Penyampaian Firman Tuhan yang tidak sesuai dengan selera Tuhan atau kemauan Tuhan atau kehendak Tuhan, maka itu merupakan bagian dari penyesatan terselubung yang sedang terjadi didalam gereja-gereja Tuhan saat ini.

Persoalannya sekarang akan menjadi sulit untuk membedakan manakah Firman Tuhan yang benar-benar Firman yang murni, dan manakah Firman Tuhan yang bisa menyesatkan. Bila demikian akan timbul pertanyaan bagi yang belum bisa memahami hal ini. Pertanyaanya “kalau begitu apakah di Alkitab ada Firman Tuhan yang tidak murni ?”. Tentu tidak, karena semua Firman Tuhan itu adalah suara Allah, peringatan Allah, perintah Allah, supaya seluruh kehidupan orang percaya harus sejalan atau harus mengikuti apa yang Firman Tuhan katakan.

Yang dimaksudkan dengan Firman Tuhan yang tidak murni adalah apabila seorang hamba Tuhan meyampaikan Firman Tuhan tersebut dengan tujuan hanya menyenangkan telinga jemaatnya, memberi janji-janji manis tentang berkat Allah, lalu mengkaitkannya dengan ayat-ayat Firman Tuhan tanpa melihat kepada latar belakang serta maksud dan tujuan dari penulisan Firman itu sendiri, maka disinilah Firman itu menjadi tidak murni sesuai dengan apa yang Tuhan mau, disinilah terjadi penyesatan itu. Sayangnya tidak banyak orang menyadari akan hal ini.

Pertanyaannya kenapa tidak banyak orang menyadari akan hal ini, atau tidak banyak orang menyadari akan penyesatan yang sedang terjadi ini ?. Orang-orang yang tidak menyadari akan hal ini karena mereka sudah terlanjur mengikatkan diri mereka dengan segala yang berbau kesenangan dunia, jadi yang penting dua jam kegereja itu sudah cukup, itu sudah dipandang sebagai orang Kristen yang setia dan taat, padahal sebenarnya bukan itu yang Tuhan mau, sebab yang Tuhan mau adalah setiap anak-anakNya harus hidup sesuai FirmanNya atau menuruti FirmanNya dan harus sungguh-sungguh mau membayar harga untuk belajar Firman Tuhan supaya bisa mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan, yang berkenan dan yang sempurna.

Ulangan 13:4 TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan, kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut.

Kalau kita perhatikan Firman Tuhan ini maka dikatakan “TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia” kalau sudah dikatakan harus kamu ikuti berarti apapun yang Tuhan perintahkan harus diikuti, dan tetap berpegang pada perintahNya. Lalu pertanyaan hal mana yang harus diikuti ?. ya jelas cara hidupNya, sikapNya, cara berpikirNya, tindakanNya, dan semua hal yang telah Ia sampaikan dalam kebenaran FirmanNya. Apakah ada contohnya ?. Semuanya sudah lengkap, yaitu contoh hidup yang Tuhan Yesus tunjukan, dan tidak ada yang kurang, sebab apa yang sudah Tuhan Yesus tunjukan adalah sebuah standar hidup yang harus kita jalani sebelum nantinya kita masuk kedalam kehidupan yang sesungguhnya.

Dan kalau dikatakan “suaraNya harus kamu dengarkan”, mungkin ada yang berkata “saya tidak pernah mendengar Tuhan berbicara kedapaku, lalu suara yang mana ?”. suara Tuhan itu adalah Firman yang tertulis, kalau kita tidak mendengar suaraNya itu karena kita tidak pernah mau membaca FirmanNya, sebab kalau kita mau membaca FirmanNya setiap hari, pasti kita akan tahu apa yang sedang Tuhan katakan kepada kita.

Persoalan utama disini adalah kita harus mengikuti apa kata Firman, yaitu hidup sama seperti apa yang sudah Tuhan Yesus tunjukan sebagai sebuah standar hidup atau gaya hidup yang harus diikuti oleh setiap orang percaya. Yang menjadi persoalan yaitu seringkali cara hidup atau gaya hidup Tuhan Yesus ini dianggap sebagai sebuah pola kehidupan yang sulit untuk dijalani, padahal sebenarnya bukan sulit akan tetapi  kita tidak bisa menerima cara hidup seperti itu, atau secara tidak langsung kita menolak cara hidup seperti itu, karena kalau kita hidup sama seperti Tuhan Yesus hidup maka kita akan dianggap oleh dunia sebagai orang yang aneh atau sudah gila. Lebih baik kita dipandang gila oleh dunia, karena kita memang berbeda dengan dunia tetapi dimata Tuhan kita adalah anak-anak yang setia yang bisa dinikmati oleh Tuhan.

Kalau sebagai orang percaya kita sesalu menganggap bahwa kita ada didalam Kristus dan Kristus hidup didalam kita maka Firman Tuhan menegaskan kepada kita dalam 1Yohanes 2:6 Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. 2:7 Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar. (Ulangan 13:4)

Sekarang perhatikan kalimat wajib hidup. Kenapa dikatakan wajib, karena sudah ada contohnya, sebab kalimat selanjutnya dikatakan “sama seperti Kristus hidup”. Bagi orang-orang yang tidak mau hidup sesuai dengan Firman Tuhan, orang yang tidak mau hidup takut akan Tuhan, orang yang tidak mau berbakti dan berpaut pada Tuhan, dalam hal ini mengikatkan segenap hidupnya kepada Tuhan maka dapat dipastikan ia bukan anak Tuhan, sebab kalau anak Tuhan itu harus menuruti apa kata Tuhan, seperti seorang anak harus menuruti apa kata orang tuanya dan kalau tidak menuruti apa kata orang tuanya maka anak tersebut akan dipandang sebagai anak yang memberontak.

Kalau sudah demikian seharusnya kita ini sadar mulai sekarang bahwa kita ini siapa, sehingga kita mau memberontak terhadap Tuhan. Orang-orang percaya yang mau menyadari akan hal ini pasti  ia akan memiliki sebuah kesadaran bahwa dirinya hanyalah debu tanah yang tidak berarti apa-apa, sebab tanpa Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa.

Coba kita sejenak berdiam diri dan mulai berpikir, nafas hidup ini pemberian Tuhan, mata untuk melihat pemberian Tuhan, telinga untuk mendengar pemberian Tuhan, hidung untuk mencium pemberian Tuhan, tangan untuk bekerja pemberian Tuhan, kaki untuk berjalan pemberian Tuhan, dan semua yang ada pada diri kita ini semuanya itu pemberian Tuhan, lalu kalau semua yang ada pada diri kita adalah pemberian Tuhan dan tidak ada satupun yang merupakan hasil ciptaan atau buah karya tangan kita sendiri, mau sombong apa kita. Persoalannya seringkali kita memanfaatkan pemberian Tuhan yang begitu berharga dalam diri kita untuk berbagai hal yang melukai hati Tuhan, yang mendukakan Tuhan. Kita menggunakannya untuk melakukan hal-hal yang Tuhan tidak kehendaki. Padahal apa yang sudah Tuhan berikan seharusnya kita gunakan untuk melakukan kehendakNya.

Mazmur 25:12 Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya.

Jadi kalau kita sudah diberikan kehidupan ini oleh Allah secara gratis, karena Allah tidak menuntut balasan apapun, lalu kita pergunakan hanya untuk hidup memuliakan Dia, takut akan Dia, kita menjadi orang-orang yang berhak menerima janji Tuhan ini yaitu, kita akan ditunjukan jalan yang harus dipilih, artinya jalan yang benar, jalan yang menuju kepada keselamatan, dan bukan jalan yang membawa kepada kebinasaan, maka seharusnya tidak ada alasan bagi kita untuk tidak hidup sesuai kehendak Tuhan, kecuali kalau kita ingin binasa pada akhirnnya didalam kekekalan.

Ingat pesan ini:

  1. Orang yang hari ini tidak hidup menuruti apa kata Firman Tuhan, pasti akan binasa.
  2. Orang yang hari ini berkata bahwa ia ada didalam Kristus, maka ia wajib hidup sama seperti Kristus hidup.
  3. Orang yang hari ini mau hidup sesuai Firman Tuhan dan menambatkan hatinya pada Tuhan maka bukan saja akan ditunjukan jalan yang harus dipilihnya selama hidup didunia ini, tetapi lebih dari itu ia akan menerima warisan yang tidak dapat binasa yaitu mahkota kehidupan didalam Kerajaan Bapa di Sorga.

Kiranya kebenaran ini memberkati kita semua, dan jika engkau diberkati dengan kebenaran ini maka berikanlah link renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi. renunganhariini.com. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

tags: ,

Related For HARUS DIIKUTI