HAUS DAN LAPAR AKAN FIRMAN YANG MURNI

RENUNGAN HARIAN 1980 Kali Dibaca

Renungan Harian KristenHaus Dan Lapar Akan Firman Yang Murni. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Tema renungan kita hari ini adalah Haus Dan Lapar Akan Firman Yang Murni.

Orang percaya yang telah menerima janji keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus, seharusnya tidak lagi mengarahkan fokus hidupnya kepada perkara-perkara yang sia-sia, seperti mengejar kesenangan dunia dengan segala hawa nafsunya.

Sebab setiap orang percaya harus sadar bahwa untuk mempertahankan keselamatan yang sudah diterimanya lewat pengorbanan Kristus, maka keselamatan itu harus dikerjakan dengan takut dan gentar. Dan tidak ada cara lain untuk menjaga keselamatan itu selain kita harus memiliki rasa haus dan lapar akan firman yang murni, dan bukan firman yang telah dimanipulasi dengan berbagai pengertian yang tidak sejalan lagi dengan injil yang murni seperti yang Tuhan Yesus ajarkan. Bukan firman yang hanya bisa menyenangkan telinga dan memberi harapan-harapan palsu, untuk meraih dan menikmati berbagai kesenangan hidup di dunia ini.

Itulah kenapa setiap kita sebagai orang percaya harus memiliki kepekaan dalam menerima akan sebuah kebenaran firman yang disampaikan, apakah firman itu sesuai dengan injil yang murni yang Tuhan Yesus ajarkan atau tidak. Jadi kita tidak boleh hanya menerima begitu saja tanpa memeriksa kebenaran firman tersebut secara utuh.

Paulus memberi sebuah pernyataan keras seperti yang dituliskan di dalam Galatia 1:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. 1:9 Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia. 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.

Jadi kalau firman yang disampaikan sudah bukan lagi merupakan injil yang murni seperti yang diajarkan oleh Tuhan Yesus Kristus, maka itu merupakan penyesatan yang terjadi di dalam gereja Tuhan. Walaupun hamba Tuhan yang menyampaikannya mungkin saja tidak menyadari bahwa ia telah menyesatkan banyak orang, karena kekeliruannya dalam menafsirkan sebuah kebenaran firman Tuhan.

Haus Dan Lapar Akan Firman Yang Murni

Ilustrasi : Renungan Harian Kristen | Haus Dan Lapar Akan Firman Yang Murni | renunganhariini.com

Sebaliknya ada juga hamba Tuhan yang sengaja menyampaikan kebenaran firman tersebut dengan tujuan yang berbeda, dan jemaat Tuhan yang tidak menyadari akan hal ini, hanya menerima akan kebenaran firman Tuhan yang disampaikan tersebut apa adanya. Bahayanya lagi banyak anak-anak Tuhan yang menerima kebenaran firman Tuhan yang telah dimanipulasi ini lalu percaya begitu saja tanpa mempertimbangkan dan memeriksa lagi konteks dari ayat firman tersebut seperti apa dan ditujukan kepada siapa.

Itulah kenapa Paulus katakan dengan tegas, “Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia”

Kenapa hal ini dituliskan dalam kebenaran firman Tuhan menjadi sebuah peringatan keras?, karena Allah tahu benar bahwa sejak manusia jatuh kedalam dosa kecendrungan hati manusia akan lebih tertarik kepada berbagai perkara-perkara dunia dengan segala hawa nafsunya yang merupakan kenikmatan yang sementara, namun pada akhirnya akan membawa setiap orang yang hidup dengan cara hidup seperti ini meluncur kedalam kebinasaan kekal.

Setiap orang percaya yang haus dan lapar akan kebenaran firman yang murni, tidak akan menerima begitu saja kebenaran yang disampaikan dan percaya apa adanya, tetapi harus sungguh-sungguh berdoa meminta pimpinan Tuhan dalam kuat kuasa Roh Kudus untuk memberikan kepekaan supaya dapat mengerti akan kebenaran firman tersebut sesuai dengan kehendak Allah.

Itulah kenapa setiap orang percaya yang tidak mau membayar harga dengan cara memberikan waktu yang lebih banyak lagi untuk belajar kebenaran firman Tuhan dengan benar maka, orang-orang seperti ini akan memiliki potensi yang besar untuk disesatkan dengan pengajaran firman Tuhan yang salah, sekalipun yang mengajarkan adalah seorang hamba Tuhan.

Mungkin pernyataan ini akan membuat sebagaian kita merasa curiga atau terguncang, tetapi saya harus jujur katakan bahwa didalam gereja sekalipun bisa terjadi penyesatan.

Kenapa bisa terjadi penyesatan didalam gereja?.

Karena iblis tidak akan tinggal diam, apalagi saat ini kita sudah berada di zaman akhir dan iblis tahu benar bahwa waktunya tidak lama lagi, sehingga ia akan berusaha keras untuk bisa menyesatkaan dan menarik banyak orang percaya untuk menjadi sekutunya, yang pada akhirnya akan tinggal bersama-sama dengan dia didalam kerajaannya yaitu kerajaan neraka kekal. Jadi penyesatan itu pasti ada, sekalipun didalam gereja.

Firman Tuhan katakan didalam Lukas 17:1 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.

Itulah kenapa Paulus katakan “Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia”

Pertanyaannya sekarang, injil yang Paulus ajarkan itu injil yang mana?. Jawabannya sederhana, injil yang Paulus ajarkan adalah injil Kristus. Injil yang tidak pernah mengarahkan orang lain untuk mencintai dunia ini dengan segala kesenangan dan hawa nafsunya. Injil yang hanya mengajarkan setiap orang yang percaya kepada Kristus harus turut mengambil bagian didalam penderitaan Kristus, ikut menderita bersama-sama dengan Kristus dan bukan sebaliknya memanfaatkan Kristus demi bisa menikmati kesenangan dunia.

Orang percaya yang haus dan lapar akan firman yang murni, akan berkata seperti Paulus berkata didalam Filipi 1:21 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Ini adalah prinsip hidup kekristenan yang benar yang akan membawa kita menjadi anak-anak Tuhan yang berkenan dihadapan Bapa di Sorga, supaya pada akhirnya kita akan dilayakkan masuk didalam Kerajaan-Nya.

Jangan lupa baca juga Renungan : Bertumbuh Sesuai Kehendak Bapa

Kiranya kebenaran ini semakin membuat kita memiliki rasa haus dan lapar akan firman yang murni. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin. Renunganhariini.com

tags: ,

Related For HAUS DAN LAPAR AKAN FIRMAN YANG MURNI