HIDUP BERKENAN DIHADAPAN ALLAH

RENUNGAN HARIAN 3499 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianHidup Berkenan dihadapan Allah. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan hari ini adalah, “Hidup Berkenan dihadapan Allah.”

Saudaraku, terkadang begitu sibuknya aktivitas kehidupan kita setiap hari, sehingga hampir-hampir kita tidak pernah memikirkan hal yang terpenting dalam kehidupan kita yaitu, apakah hidup kita ini sudah berkenan dihadapan Allah atau belum.

Hal ini harus kita pikirkan dengan serius, karena perjalanan kehidupan kita hari ini akan memiliki dampak terhadap kehidupan kita nanti di kekekalan. Kalau orang percaya masa bodoh dengan hal yang satu ini yaitu, tidak berusaha untuk terus berkenan di hadapan Allah, maka hidupnya hari ini pada akhirnya akan menjadi sia-sia.

Kita harus menyadari, sebagaimana manusia pada umumnya mengejar berbagai cita-cita untuk sukses di dalam studi dengan meraih gelar sarjana, kemudian bekerja dan memiliki pangkat dan jabatan, membangun rumah tangga, lalu mengejar begitu banyak impian akan hasrat hati terhadap berbagai kesenangan dunia, dan semua itu dilakukan demi satu tujuan yaitu bisa menikmati kehidupan ini dalam kenyamanan hidup.

Kalau orang hidup didunia saja memiliki tujuan hidup untuk bisa menikmati hidup ini dalam kenyamanan hidup, maka seharusnya bagi orang percaya tujuan hidup kita harus lebih dari itu, dimana kita seharusnya sudah tidak lagi berpikir untuk menikmati kenyamanan hidup hari ini, tetapi yang harus kita pikirkan adalah kenyamanan hidup di kekekalan, sebab dunia ini akan lenyap dan apapun yang kita perjuangkan hari ini untuk sebuah kesenangan hidup yang bisa kita nikmati saat ini, semua itu akan menjadi sia-sia.

Itulah kenapa setiap orang percaya harus benar-benar memikirkan masa depan kehidupannya saat akan masuk di dalam kehidupan yang sesungguhnya yaitu di kekekalan. Kalau hanya persoalan makan, minum, dan pakai, maka firman Tuhan telah mengajarkan kita “cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu”.

Ini artinya yang terutama dalam hidup ini bukanlah persoalan makan,minum, dan pakai, yang semuanya itu dipandang oleh orang-orang dunia pada umumnya sebagai persoalan utama, sebab yang menjadi persoalan utama bagi setiap orang percaya adalah, hidup kita harus didapatkan berkenan dihadapan Allah.

Hidup Berkenan Dihadapan Allah

Renungan Harian Kristen : Hidup Berkenan Dihadapan Allah

Itulah kenapa waktu Tuhan Yesus ada di dunia ini, saat Ia ditawarkan kenyamanan hidup oleh iblis, Tuhan Yesus sama sekali tidak tergiur dengan semua tawaran itu, karena Ia tahu benar bahwa itu semua bukan tujuanNya berada di dunia ini, sebab tujuanNya adalah, melakukan kehendak Allah Bapa di sorga dan menyelesaikan pekerjaanNya. Itulah kenapa saat kekayaan dunia ini ditawarkan kepadaNya, inilah yang Ia katakan;

Matius 4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” 4:11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus.

Dari kebenaran firman Tuhan ini ada satu pelajaran penting yang bisa kita lihat dan itu harus diterapkan dalam kehidupan kita yaitu, kalau kita berani berkata tidak kepada apa yang iblis tawarkan, sebab apa yang dunia tawarkan saat ini, adalah tawaran iblis, maka iblis akan pergi meninggalkan kita, dan saat iblis pergi meninggalkan kita maka yang kita nikmati adalah keindahan hidup di dalam Tuhan.

Seperti yang firman Tuhan katakan diatas “Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus”. Jadi saat kita berani untuk berkata tidak kepada semua tawaran dunia, maka dibalik semuanya itu kita akan menikmati segala sesuatu yang terbaik yang Allah Bapa di sorga sediakan kepada anak-anakNya yang mau menjaga hidup ini tetap berkenan dihadapanNya.

Kalau orang percaya hanya hidup untuk mengejar berbagai kesenangan dunia dengan segala keinginannya, maka itu menunjukan bahwa kita tidaklah berbeda dengan dunia ini, atau dengan kata lain kita sama dengan dunia ini. Sebab kalau orang percaya hanya mengejar persoalan makan, minum dan pakai, maka firman Tuhan katakan di dalam;

Matius 6 :32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

Artinya kalau hanya persoalan makan dan minum, kita harus tetap percaya bahwa Bapa di sorga tahu apa yang kita perlukan, tetapi itu bukan yang terutama, sebab yang terutama adalah bagaimana kita harus berjuang supaya hidup kita ini tetap didapatkan berkenan dihadapan Bapa di sorga, sama seperti Tuhan Yesus yang hanya mau hidup melakukan kehendak BapaNya di sorga.

Orang yang hanya mengarahkan hidupnya untuk mengejar semua kenyamanan hidup di dunia, itu membuktikan bahwa ia tidak benar-benar percaya kepada Allah. Sebab orang yang benar-benar percaya kepada Allah, ia tahu benar bahwa apa yang Allah sediakan bagi hidupnya di kekekalan tidak dapat dibandingkan dengan apapun yang ada di dunia saat ini.

Kalau hanya untuk kehidupan makan, minum dan pakai setiap hari maka Tuhan Yesus telah mengajarkan kita untuk berdoa dan meminta kepada Bapa apa yang kita perlukan cukup untuk sehari.

Matius 6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.

Kalu kita ingin lebih, itu artinya kita lebih mengutamakan memuaskan hasrat hati kita yang penuh dengan berbagai keinginan daging, yang menginginkan kenyamanan hidup.

Pertanyaannya sekarang jika demikian apakah kita tidak boleh hidup berlebihan?. Kita boleh hidup berlebihan, tetapi kita harus tetap sadar bahwa apa yang ada pada kita itu semuanya milik Tuhan.

Jadi kalaupun Tuhan percayakan kita lebih, itu artinya apa yang dipercayakan Tuhan kepada kita, harus kita pakai untuk kepentingan KerajaanNya dan bukan untuk kesenangan diri kita sendiri. Sebab kalau hanya untuk kepentingan diri, maka kita harus tetap sadar bahwa yang kita perlukan itu hanyalah seperti yang firman Tuhan katakan yaitu “secukupnya” dan bukan berlebihan.

Itulah kenapa kita tidak perlu takut terhadap apapun keadaan hidup yang kita hadapi saat ini, sekalipun mungkin saat ini kita ada dalam keadaan sulit secara ekonomi, tetapi orang yang benar-benar percaya kepada Allah, akan tetap berdiri diatas kebenaran firmanNya, dan tidak perlu kuatir terhadap apapun.

Matius 6:34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”

Jika demikian masih adakah yang perlu kita kuatirkan?. Kalau ada yang perlu kita kuatirkan hanya satu hal yaitu, apakah saat ini kita sudah benar-benar memiliki hidup yang berkenan dihadapan Allah atau belum.

Ini harus menjadi persoalan utama dalam hidup kita yang begitu mendesak dan harus diperjuangkan, sebab jika kita tidak sungguh-sungguh memperjuangkan ini maka hidup yang kita jalani sebagai orang percaya saat ini, pada akhirnya akan menjadi sia-sia di kekekalan nanti.

Kalau kita mau berjuang untuk menjaga hari-hari hidup kita, hidup menuruti perintahNya, supaya tetap berkenan menjadi anak-anakNya, maka kita tidak perlu takut terhadap apapun keadaan hidup kita, karena firman Tuhan katakan di dalam;

I Yohanes 3:22 dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.

Kiranya kebenaran ini semakin membuka mata hati dan pikiran kita, untuk terus memriksa diri, apakah kita sudah hidup berkenan dihadapan Allah atau belum. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Jangan Lupa Baca Juga Renungan :

Arah Hidup Orang Percaya Yang Benar

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2015 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For HIDUP BERKENAN DIHADAPAN ALLAH