JANGAN BERPALING DARI TUHAN

RENUNGAN HARIAN 2741 Kali Dibaca

Syalom sahabat renunganhariini.com yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus. Dalam kitab Daniel ada sebuah kisah yang bisa kita baca dan mencoba untuk mengerti akan kebenaran ini. Kisah tersebut adalah kisah tentang raja Nebukatnezar, dimana raja tersebut tidak lagi mengakui akan kebesaran Allah semesta alam sebagai yang maha besar, karena ia merasa besar.

Dalam kisah ini kita akan melihat bahwa nebukatnezar begitu hanyut dalam kesombongannya, dan pada akhirnya Tuhan menjatuhkannya.

Itulah yang ditulis oleh firman Tuhan dalam Daniel 4:24 inilah maknanya, ya raja, dan inilah putusan Yang Mahatinggi mengenai tuanku raja: 4:25 tuanku akan dihalau dari antara manusia dan tempat tinggal tuanku akan ada di antara binatang-binatang di padang; kepada tuanku akan diberikan makanan rumput, seperti kepada lembu, dan tuanku akan dibasahi dengan embun dari langit; dan demikianlah akan berlaku atas tuanku sampai tujuh masa berlalu, hingga tuanku mengakui, bahwa Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya.

Dari ayat kebenaran firman Tuhan ini kita bisa mengetahui bahwa ketika kita mencoba untuk berpaling dari Tuhan dan mengandalkan kekuatan diluar Tuhan bahkan kita merasa aman disitu, ini artinya kita sudah tidak lagi mengakui kebesaran Allah semesta alam.

Kalau ini yang terjadi dalam kehidupan kita sebagai orang percaya maka kita akan berhadapan dengan Tuhan, karena Tuhan tidak akan tinggal diam, bahkan dengan kekuatan kuasaNya Ia akan meremukan setiap orang yang tidak lagi ada dipihakNya.

Jangan Berpaling Dari Tuhan
Berpaling dari Tuhan artinya kita sudah tidak ingin ada dalam kendali kuasa Tuhan, ini juga berarti kita tidak ingin ada dipihak Tuhan. Kalau orang percaya berlaku seperti ini, itu artinya ia telah menjadikan dirinya musuh Tuhan.

Jadi dalam hal ini akan menjadi percuma kalau di mulut kita berkata Tuhan itu Maha Besar, tetapi hati kita berpaling dari Tuhan bahkan mengandalkan kuasa lain diluar dari pada Tuhan. Sebagai orang percaya hati dan pikiran kita harus selaras dengan hati dan pikiran Tuhan.

Tuhan itu tidak pernah memandang bulu untuk menghajar setiap orang yang mengandalkan dirinya sendiri, Tuhan tidak memandang apakah orang itu mengasihi Tuhan atau tidak mengasihi Tuhan, dan itulah yang terjadi pada Daud ketika ia merasa menjadi kuat dan besar, dimana ia berusaha untuk menghitung jumlah rakyat dan tentaranya dengan kekuatannya sendiri atau dengan kekuatan yang ia miliki. Akhirnya Daud dihajar Tuhan untuk memilih salah satu hukuman yang diberikan Tuhan.

Oleh sebab itu sebagai orang percaya kita harus tetap menyadari akan kedaulatan Tuhan secara penuh atas kehidupan kita selama kita hidup menumpang didunia ini.

Firman Tuhan katakan di dalam I Petrus 1:17 Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini.

Jadi selama kita masih hidup didunia ini, kita harus menyadari dan mengakui sungguh bahwa kalau kita hidup diluar kekuatan kuasa Tuhan maka kita tidak akan mampu berbuat apa-apa, itulah kenapa sering saya katakan bahwa seharusnya kita merasa gentar dihadapan Tuhan.

Kalau kita hidup mengandalkan kekuatan diluar dari Tuhan itu artinya kita menjadi orang yang sombong sama seperti yang ditunjukan oleh raja nebukatnezar, dan Tuhan akan menghajar orang yang sombong, tetapi mengasihi orang yang rendah hati.

Inilah yang dikatakan didalam Yakobus 4:6 Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.” Jadi sebagai orang percaya kita harus mengerti dan mengenal dengan benar karakter Tuhan semesta alam, dan kita tidak dapat memperlakukan Tuhan dengan semaunya kita, karena Dia lebih besar dari siapapun pembesar-pembesar yang ada dimuka bumi ini.

Sesungguhnya kalau kita mengenal benar akan pribadi Tuhan, maka kita tahu bahwa Tuhan ingin membentuk kita supaya kita mengakui akan kebesaran Tuhan dan bergantung sepenuhnya dalam kekuatan kuasaNya.

Maksud dari pesan ini adalah, kita tidak dapat berlindung pada apa yang kita miliki, baik itu harta kekayaan, pangkat, jabatan, gelar, prestasi, atau berbagai reputasi apapun. Kalau kita berharap dan berlindung pada semuanya itu, maka ini sama dengan kita telah melakukan perzinahan rohani, dan itulah yang akan membuat Tuhan meremukan kita, karena sesungguhnya Ia tidak mau kita terjerumus dan pada akhirnya binasa, oleh sebab itu saudaraku, Jangan Mempermainkan Tuhan.

Kiranya kebenaran ini membuka pikiran kita untuk terus hidup hanya mengandalkan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: , ,

Related For JANGAN BERPALING DARI TUHAN