JANGANLAH MENGASIHI DUNIA INI DAN KESENANGANNYA

RENUNGAN HARIAN 1191 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Harian – Janganlah Mengasihi Dunia Ini Dan Kesenangannya. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita saat ini adalah; Janganlah Mengasihi Dunia Ini Dan Kesenangannya.

Saudaraku, akibat dari cara berpikir yang salah, membuat banyak orang percaya saat ini terjerat dalam kehidupan yang tidak berkenan di hadapan Allah. Banyak orang percaya saat ini yang memiliki prinsip bahwa mereka sudah di selamatkan di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Dengan prinsip seperti itulah maka mereka beranggapan bahwa saat ini adalah saat untuk hidup dan menikmati berkat-berkat Tuhan, yang artinya boleh menikmati kesenangan hidup dunia, karena Tuhan telah menyediakan berkat-berkat-Nya.

Pola pikir seperti ini adalah pola pikir yang menyesatkan. Namun saat ini ada begitu banyak orang percaya yang tidak menyadari bahwa mereka sedang tersesat dan ada dalam ancaman bahaya kesengsaraan dan penderitaan di kekekalan nanti.

Saudaraku, ingat baik bahwa hidup sebagai orang percaya itu artinya kita harus melepaskan semua keinginan diri terhadap berbagai kesenangan dunia. Orang percaya yang tidak mau melepaskan dirinya dari kesenangan hidup dunia, maka ia tidak akan mungkin layak dihadapan Tuhan.

Sebagai orang percaya kita harus sadar bahwa setelah kehidupan di dunia ini berakhir, dibalik kematian nanti masih ada kehidupan yang lain. Dan selalu saya katakan, kehidupan dibalik kematian itulah kehidupan yang sesungguhnya, karena kehidupan di kekekalan itu tak berujung.

Jadi jika kita hidup hari ini, sesungguhnya kita sedang mempersiapkan hidup untuk kehidupan di balik kematian nanti. Persoalannya banyak orang percaya saat ini hanya mengarahkan fokus hidup mereka kepada kenikmatan kesenangan hidup hari ini. Bahkan tidak sedikit yang memiliki prinsip “hidup di dunia ini kan hanya sekali, jadi nikmatilah hidup ini sebelum mati.” Ini adalah prinsip hidup yang menyesatkan.

Kalau hidup di dunia ini hanya sekali dan setelah mati tidak ada kehidupan lagi, maka kita boleh sepuasnya menikmati hidup ini. Tetapi persoalannya masih ada kehidupan dibalik kematian nanti. Firman Tuhan katakan di dalam;

I Korintus 15:32 Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka “marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati”.

Janganlah Mengasihi Dunia Ini Dan Kesenangannya

Renungan Harian : Janganlah Mengasihi Dunia Ini Dan Kesenangannya | Renunganhariini.com

Dalam kebenaran ini Paulus hendak mengatakan kepada kita bahwa, kalau tidak ada lagi kehidupan lain selain hidup di dunia ini, atau kalau tidak ada kehidupan dibalik kematian nanti, maka ia tidak perlu menyusahkan dirinya dengan berjuang melawan binatang buas dalam perjalanan pelayanannya. Lebih baik nikmati saja hidup ini, makan dan minum sepuasnya setiap hari dan jika mati tidak ada sesuatu yang perlu dipertanggungjawabkan.

Persoalannya adalah, setelah hidup di dunia ini, masih ada kehidupan yang baru  di kekekalan nanti. Hidup di kekekalan inilah yang harus kita perjuangkan, sebab itulah hidup yang sesungguhnya.

Itulah kenapa supaya kita bisa memperiapkan diri untuk hidup di kekekalan dengan benar, maka Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk melepaskan diri dari segala keterikatan dengan dunia ini, termasuk melepaskan diri dari segala sesuatu yang kita miliki, dangan apa yang selama ini kita anggap itu menyenangkan, dan membahagiakan. Firman Tuhan katakan di dalam;

Lukas 14:33 Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

Kita harus lihat bahwa ini adalah perkataan Tuhan Yesus sendiri. Ia mau supaya kita melepaskan diri dari semua yang kita miliki. Setelah melepaskan diri dari semua kesenangan hidup yang kita miliki, barulah kita bisa menjadi murid Tuhan. Artinya kita akan diajar untuk mengerti apa yang sesungguhnya dikehendaki oleh Allah Bapa di sorga, semua yang baik, yang berkenan kepada Allah, dan yang sempurna.

Jika kita berkeras untuk tidak mengikuti semua perintah Allah ini, maka sesungguhnya kita telah menolak keselamatan yang telah kita terima di dalam Tuhan Yesus Kritus, atau dengan kata lain, kita menolak untuk diselamatkan.

Ada begitu banyak orang percaya yang saat ini tetap mau hidup menikmati dunia ini dengan segala kesenangannya, tetapi setelah mati nanti maunya diterima oleh Allah di dalam Kerajaan sorga. Ini adalah prinsip hidup yang konyol saudaraku.

Kalau kita mau supaya diterima di dalam Kerajaan Allah Bapa di sorga, maka kita harus meninggalkan dunia ini dengan segala kesenangannya. Kita tidak boleh lagi mengasihi dunia ini. Firman Tuhan katakan di dalam;

I Yohanes 2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. 2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. 2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Apakah masih kurang tegas kebenaran firman Tuhan yang kita baca di atas?. Ingat baik bahwa semua isi firman Tuhan itu adalah merupakan perintah Allah.

Jadi kalau kita tidak mau mengikuti apa yang firman Tuhan katakan, maka itu sama dengan kita menolak perintah Allah, dan itu juga sama dengan kita telah memberontak kepada Allah. Orang yang memberontak kepada Allah sama denngan menjadikan dirinya musuh Allah.

Pertanyaannya sekarang, siapakah diri kita ini sehingga kita mau melawan Allah?. Sadarlah bahwa kita ini umat ciptaan. Sadarlah bahwa apa yang Allah rancangkan bagi kita, semuanya itu akan mendatangkan kebaikan bagi kita, untuk kesenangan hidup kita di kekekalan nanti. Jadi apa yang Allah rancangkan, dan apa yang Allah rencanakan, bukan untuk kenikmatan hidup hari ini, tetapi untuk kenikmatan hidup kita di dalam Kerajaan-Nya nanti.

Kalau kita masih mau menikmati dunia saat ini, itu artinya kita telah di tipu oleh iblis. Ingat baik saudaraku, dunia ini telah rusak, dunia ini ada dalam tangan kuasa kegelapan. Dan seperti yang firman Tuhan katakan diatas, dunia ini sedang lenyap dengan segala keinginannya. Jadi kita tidak boleh mengharapkan kesenangan apapun dari dunia ini.

Kita harus sadar bahwa kesenangan dunia saat ini semuanya fana, dan pada akhirnya akan hancur dan hangus dalam nyala api. Jika demikian kenapa kita masih mau tertipu dengan tawaran dunia ini.

Saudaraku, saya harus berkata keras tetapi ini adalah kebenaran, “hanya orang bodoh yang mau dirinya terpanggang dalam api neraka di kekekalan.” Saya katakan hal ini dengan satu tujuan, saya ingin saudara sadar sebelum terlambat. Karena kalau sudah terlambat, tidak ada waktu lagi untuk bertobat. Dan ingat, waktu Tuhan akan datang kepada kita tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

I Tesalonika  5:2 karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam.

II Petrus  3 :10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.

Jika kita tidak pernah tahu kapan waktu itu tiba bagi kita, mengapa kita tidak mau mempersiapkan diri mulai saat ini, bahkan saat saudara sedang membaca renungan ini.

Ingat saudaraku, Allah bisa berbicara kepada kita lewat berbagai sarana dan kejadian hidup yang kita alami. Jadi saat engkau membaca renungan ini dan menemukan dirimu masih terikat dengan dunia ini, tinggalkan semuanya itu sekarang juga dan datanglah kepada Tuhan, kembalilah kepada Tuhan, bertobatlah sebelum tidak ada waktu lagi untuk bertobat.

Kiranya kebenaran ini menyadarkan kita semua untuk mengambil keputusan yang tepat, mempersiapkan diri untuk kehidupan kita di kekekalan nanti. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga : Bermegah Di Dalam Kasih Karunia

Renungan oleh Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2017 – Original Content | Renunganhariini.com

tags:

Related For JANGANLAH MENGASIHI DUNIA INI DAN KESENANGANNYA