KANVAS KEHIDUPAN YANG BARU

RENUNGAN HARIAN 1618 Kali Dibaca

Perjalanan kehidupan ini tak ada bedanya dengan sebuah lukisan, dan di tahun yang baru kita seperti diperhadapkan dengan kanvas lukisan yang baru karena kanvas lukisan yang lama sudah selesai dilukis saat tahun ini berganti.

Di kanvas kehidupan yang baru ini setiap coretan warna akan kembali ditorehkan, dan setiap coretan warna yang dipakai itu adalah ibarat sebuah keinginan dari setiap pribadi manusia yang hendak melukis perjalanan kehidupannya. Terkadang yang terjadi adalah kesalahan didalam memilih warna hidup yang di lukiskan, namun semua sudah terlanjur dan tidak mungkin untuk dihapus lagi, sehingga lukisan itu sering tidak sesuai dengan apa yang kita mau.

Sebagai orang percaya yang mengerti akan kebenaran, yang menyadari bahwa hidup ini hanya oleh kasih karunia Tuhan, ia tidak akan melukiskan kanvas hidupnya dengan apa yang ia mau, tetapi ia akan memohon kepada Sang Maestro, pelukis Agung yaitu Tuhan Yesus Kristus untuk menorehkan warna demi warna di kanvas hidupnya.

Itu artinya sebagai orang percaya kita tidak akan menjalani hidup ini menuruti keinginan kita tetapi kita akan menjalani hidup ini seturut dengan keinginan Tuhan, dan kita akan hidup hanya untuk melakukan kehendak Tuhan.

Terkadang menghadapi kehidupan ini karena kita memandang persoalan hidup, pada akhirnya akan membuat kita merasa kuatir. Pertanyaannya haruskah orang percaya merasa kuatir ?. Kalau kita kuatir hanya untuk persoalan-persoalan hidup yang bukan persoalan primer, itu artinya kita meragukan pemeliharaan Tuhan.

Firman Tuhan katakan didalam Mazmur 55:23 Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.

Artinya kalau kita tidak mencoret sendiri kanvas kehidupan kita dengan warna yang salah, maka apapun yang akan terjadi kita tetap percaya bahwa, Tuhan tidak akan pernah menorehkan warna yang salah diatas kanvas hidup kita, sehingga walaupun ada persoalan, tantangan, dan masalah yang akan kita hadapi kita akan tetap percaya Tuhan akan memelihara hidup kita dengan sempurna.

Kanvas Kehidupan Yang Baru

Kalaupun persoalan itu terasa berat dan seakan-akan membuat kita goyah, firman Tuhan katakan “tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah” ini artinya supaya kita tidak goyah, kita harus menjalani kehidupan ini sebagai orang-orang yang didapatkan benar dihadapan Tuhan.

Itulah kenapa firman Tuhan katakan didalam Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Jadi dalam menjalani kehidupan ini sebagai orang percaya kita harus memilih apa yang yang menjadi persoalan utama yang harus diselesaikan, dan persoalan utama itu adalah kita harus mendahulukan untuk mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya, karena kalau hanya persoalan makan, minum, pakai, yang kita butuhkan maka Tuhan akan menambahkan itu semua, artinya Tuhan akan mencukupi itu semua, tetapi sesuai dengan apa yang Tuhan pikirkan baik untuk kita anak-anakNya.

Kalau orang percaya hanya fokus untuk mengejar hanya persoalan makan, minum, pakai, dan berbagai kesenangan lainnya, itu menunjukan kita sedang kuatir dan apa yang kita anggap sebagai persoalan utama itu, firman Tuhan katakan semuanya itu dicari oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah.

Firman Tuhan katakan didalam Matius 6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? 6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

Jadi kalau fokus hidup kita hanya tertuju kepada perkara-perkara dunia yang hanya bersifat sementara, yang fana, yang tidak memiliki dampak kekal, itu artinya kita telah membiarkan hidup kita serupa dengan dunia ini, padahal firman Tuhan katakan didalam, Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Bila demikian kita tahu sekarang apa yang harus kita buat yaitu hidup hanya menuruti kehendak Tuhan, apa yang Tuhan mau torehkan di kanvas kehidupan kita yang baru ini, kita akan berkata “buatlah atas hidupku sesuai yang Engkau mau ya Tuhan”. Artinya sebagai orang percaya kita menyerah total didalam tangan Tuhan.

Kalau ini yang kita lakukan maka lukisan kehidupan kita akan menjadi lukisan yang indah dipemandangan mata Tuhan, dan bisa dinikmati oleh Tuhan, inilah yang dinamakan hidup menyukakan dan menyenangkan hati Tuhan.

Kiranya kebenaran ini membuat kita sadar bahwa kita tidak berhak melukis kehidupan kita sesuka hati kita sendiri, tetapi kita akan membiarkan Tuhan yang adalah pelukis Agung yang Maha Mulia melukis kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: ,

Related For KANVAS KEHIDUPAN YANG BARU