KASIH SAYANG

RENUNGAN HARIAN 7106 Kali Dibaca

Renungan harian hari ini 14 Februari 2014 adalah “Kasih Sayang”. Baiklah sebelum membaca renungan ini mari kita berdoa

Doa: Bapa yang Maha Kudus yang kami panggil didalam nama Tuhan Yesus Kristus, saat kami hendak membaca akan kebenaran Firman Tuhan ini, beri kami mengerti akan kebenaran FirmanMu, supaya kami boleh hidup sesuai FirmanMu dan menyatakan kasih sayangMu kepada semua orang yang ada disekitar kami, bahkan kepada mereka yang memusuhi kami sekalipun. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan siap untuk menerima FirmanMu lewat renungan ini, haleluya. Amin.

Hari ini tgl 14 Februari biasanya dirayakan sebagai hari “Velentine Day” atau disebut sebagai hari kasih sayang, dan moment seperti ini akan digunakan untuk saling berbagi kasih antar pasangan dengan memberi hadiah tertentu misalnya bunga mawar atau cokelat, terlebih lagi bagi mereka yang sedang jatuh cinta atau dimabuk cinta, asal muasalnya hari kasih sayang ini sendiri, dimulai dari peringatan kematian St. Valentine. Ia harus dihukuman mati pada 14 Februari 269 M, karena  ia menentang peraturan yang dikeluarkan oleh Kaisar Roma saat itu yaitu Kaisar Claudius. Kejadian inilah yang merupakan cikal bakal dari hari kasih sayang yang dirayakan sampai saat ini diseluruh dunia.

Lalu bagaimana sebagai orang percya atau orang kristen kita memandang akan hal ini ?. Apakah ini juga merupakan sebuah keharusan dalam hal ini valentine day merupakan hari yang harus dirayakan ?. Jawabannya adalah segala sesuatu yang tidak diperintahkan oleh Allah dalam kebenaran FirmanNya bukanlah sebuah kewajiban atau sesuatu yang harus dirayakan.

Sebenaranya berbicara tentang hari kasih sayang bagi orang kristen tidak harus terikat pada hari tertentu dan bulan tertentu, karena yang Tuhan mau adalah setiap anak-anakNya harus hidup saling mengasihi, bahkan yang Firman Tuhan ajarkan kepada kita bukan saja orang yang kita cintai atau orang-orang yang ada disekeitar kita yang kita sayangi saja yang harus kita kasihi, tetapi musuh sekalipun harus kita kasihi. (Matius 5:43 – 44, Lukas 6:27, 35).

Kalau Firman Tuhan berbicara tentang kasih sayang, itu merupakan wujud nyata dari bentuk kasih sayang Allah kepada setiap manusia yang mau kembali kepadaNya. Didalamnya termasuk orang percaya atau setiap anak-anak Tuhan, yang mau kembali kepada Tuhan dan sungguh-sungguh mau hidup takut akan Dia.

Kenapa saya katakan setiap manusia yang mau kembali kepadaNya, atau mau kembali kepada Allah dan sungguh-sungguh mau hidup takut akan Dia ?. Karena saat manusia jatuh didalam dosa maka manusia terpisah dari Allah dan hidup tidak lagi sesuai dengan kehendak Allah tetapi menuruti keinginannya sendiri, apalagi manusia memiliki kehendak bebas.

Oleh kasih sayang Allah kepada manusia ciptaanNya maka Allah kembali menyatakan kasihNya kepada manusia. Firman Tuhan katakan didalam Yesaya 54:7 Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali. 54:8 Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya, tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu.

Jadi ada waktu dimana Allah meninggalkan manusia akibat dari kejatuhan manusia kedalam dosa, tetapi Allah tahu benar bahwa akibat dosa semua manusia akan binasa, itulah sebabnya oleh kasih sayangNya yang besar Firman Tuhan katakan “Aku mengambil engkau kembali”. Persoalannya sekarang apakah kita mau kembali kepada Tuhan atau tidak ?. Bila kita mau kembali kepada Tuhan maka kita akan menjadi orang yang akan diselamatkan. Kembali kepada Tuhan untuk menerima keselamatan artinya kita tidak lagi hidup mengikuti keinginan sendiri, tetapi harus mengikuti apa yang menjadi keinginan Tuhan. Dan bila saat ini masih ada orang percaya atau orang kristen yang tidak mau kembali kepada Tuhan, itu artinya ia sendiri telah menentukan keadaan hidupnya untuk menerima kebinasaan kekal.

Bila kita memperhatikan kebenaran diatas seharusnya kita gentar, karena dikatakan dalam Yesaya 54:8 Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya, tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu. Disini kita bisa melihat bahwa betapa Allah sangat marah kepada manusia, saat manusia melanggar perintahNya dan tidak hidup sesuai kehendakNya.

Kenapa Allah sangat murka ?. Hal ini sangat beralasan karena Allah tahu benar bahwa Allah tidak mungkin melanggar hakekatnya sebagai Allah yang adil, jadi bila Ia akan menghakimi maka semua manusia yang telah jatuh kedalam dosa akan binasa, artinya tidak ada seorangpun yang akan selamat, oleh sebab itu dikatakan “Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya”.

Selanjutnya Firman Tuhan katakan “tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu”. Artinya sampai saat ini kasih setia Tuhan itu tidak pernah berubah. Persoalannya yang berubah adalah manusia yang tidak mau tahu dengan teguran Tuhan, tidak mau tahu dengan peringatan Tuhan, tidak mau tahu dengan perintah Tuhan, dan tidak mau mengambil keputusan untuk berbalik kepada Tuhan. Memang Firman Tuhan katakan bahwa kasih setia Tuhan itu abadi, artinya kapan saja manusia mau berbalik kepada Tuhan dan bertobat maka Tuhan akan mengampuni segala kesalahanNya, persoalannya tidak ada seorangpun manusia yang tahu kapan ia akan mati, jadi bagaimana kalau tetap hidup dalam dosa lalu tiba-tiba dipanggil Tuhan, atau dengan kata lain meninggal dalam keadaan berdosa ?. dapat dipastikan pasti binasa. seperti yang Firman Tuhan katakan didalam Yesaya 1:18 Marilah, baiklah kita beperkara! — firman TUHAN — Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.

Kebenaran ini menunjukan kepada kita, betapa Allah sangat mengasihi setiap manusia ciptaanNya. Itulah sebabnya dikatakan “dalam kasih setia abadi”, artinya kasih setia yang tidak pernah berubah, kasih setia yang tidak pernah memandang betapa kotornya dosa manusia, Allah akan tetap mengampuni kalau manusia mau kembali kepadaNya dan mengakui semua kesalahannya serta mau berubah untuk hidup didalam pengaturan Tuhan dan hidup hanya untuk melakukan kehendakNya.

Jadi kalau manusia didunia terikat dengan bulan tertentu, tanggal tertentu, atau hari tertentu untuk menyatakan wujud kasih sayangnya secara special kepada orang yang ia cintai atau ia sayangi, maka itu bukanlah hal yang terbaik yang perlu dilakukan oleh setiap orang percaya, sebab orang percaya harus bercermin kepada kasih sayangnya Allah yaitu “kasih setia abadi” jadi setiap hari kasih itu harus dinyatakan kepada sesama manusia dengan tidak memandang bulu dan tidak mengharapkan balasan apapun.

Firman Tuhan katakan didalam Ayub 6:14 Siapa menahan kasih sayang terhadap sesamanya, melalaikan takut akan Yang Mahakuasa. Jadi mengasihi sesama bahkan mengasihi musuh adalah bagian dari takut akan Allah, oleh sebab itu setiap hari kita harus meyatakan kasih Allah terhadap sesama, bahkan kepada musuh sekalipun adalah merupakan kasih sayang yang sesungguhnya.

Ingat pesan ini:

  1. Karena kasih sayang Allah yaitu kasih setiaNya yang abadi, manusia bisa memiliki pengharapan untuk beroleh keselamatan didalam Kristus Yesus lewat pengorbananNya.
  2. Kasih Allah tidak terikat kepada tanggal, hari, bulan atau waktu tertentu, sebab kasih setiaNya abadi.
  3. Hanya orang-orang yang mau meresponi kasih sayang Allah dengan berbalik kepada Allah dan hidup dalam perintah Allah serta melakukan kehendakNya, maka merekalah yang akan menerima keselamatan kekal.

Kiranya kebenaran ini memberkati kita semua. Dan bila engkau diberkati dengan kebenaran ini, maka berikanlah link renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi. renunganhariini.com. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

tags: , , , , , ,

Related For KASIH SAYANG