KEBERHASILAN SEJATI ADALAH DIKENAL TUHAN

RENUNGAN HARIAN 2523 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Harian – Keberhasilan Sejati Adalah Dikenal Tuhan. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita saat ini adalah; Keberhasilan Sejati Adalah Dikenal Tuhan.

Saudaraku, pada umumnya manusia selalu berjuang untuk mencapai apa yang disebut sebagai keberhasilan, dan sudah menjadi pemahaman manusia pada umumnya, bahwa yang dinamakan berhasil itu berarti sukses dalam studi, pekerjaan, karier, bisnis, usaha, yang membuat seseorang memiliki taraf hidup dengan ekonomi yang mapan, dan bisa menikmati hidup yang berkecukupan.

Sebagai orang percaya, kita harus bisa melihat keberhasilan dari sudut pandang yang berbeda. Karena kalau ukuran keberhasilan hanya terpaku kepada persoalan taraf hidup yang mapan, maka hal itu akan menjadi sia-sia. Sebab keberhasilan seperti pandangan orang-orang dunia pada umumnya, tidak memiliki dampak atau nilai kekal.

Satu hal yang perlu kita sadari adalah, hidup di dunia ini hanya sementara. Dan itu artinya seberapapun sukses hidup yang kita bisa capai, tidak akan kita bawa sampai masuk ke dalam kekekalan.

Menyadari akan hal ini, seharusnya membuat kita semakin mengerti bahwa semua yang dinamakan kesenangan dunia itu ternyata tidak memiliki nilai atau arti apa-apa, bahkan kesenangan itu tidak dapat menolong kita di kekekalan nanti.

Orang percaya harus menyadari bahwa keberhasilan hidup yang sesungguhnya, keberhasilan hidup yang sejati, adalah ketika kita bisa memiliki persekutuan dengan Tuhan secara intim, dan menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya tujuan hidup kita, atau dengan kata lain, kita harus berhasil menjadi kekasih Tuhan, atau orang yang dicintai oleh Tuhan.

Itulah kenapa Gereja memiliki tanggung jawab yang besar untuk bisa mengarahkan jemaat Tuhan supaya memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, sehingga jemaat bisa benar-benar menjadi kekasih Tuhan, dan bukan mengarahkan jemaat kepada kenyamanan hidup di dunia dengan segala kesenangannya.

Jadi ukuran keberhasilan bagi orang percaya harus di ubah, bukan sukses menurut pandangan dunia, tetapi keberhasilan orang percaya adalah bila seseorang  bisa memiliki persekutuan yang intim dengan Tuhan dan menjadikan Tuhan satu-satunya kekasih hidupnya yang abadi.

Keberhasilan Sejati Adalah Dikenal Tuhan

Renungan Harian Kristen : Keberhasilan Sejati Adalah Dikenal Tuhan | renunganhariini.com

Menjadi kekasih Tuhan adalah sebuah anugerah yang tiada tara, atau tak dapat di nilai dengan apapun. Hal ini tentu jauh lebih bernilai dari sekedar sukses hidup dipandangan mata orang-orang dunia pada umumnya. Dan kita harus sadar bahwa inilah hari depan yang penuh harapan itu. Dan hal ini sama seperti apa yang firman Tuhan katakan dalam;

Yeremia  29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Sebagai orang percaya kita harus menyadari bahwa, kedatangan Tuhan Yesus ke dunia ini, adalah merupakan kesempatan kepada kita, supaya kita bisa menemukan sang khalik, Allah pencipta langit dan bumi ini dalam persekutuan yang intim dengan-Nya, dan persekutuan itu sama seperti manusia pertama belum jatuh ke dalam dosa, atau memiliki hubungan yang intim seperti yang Allah Bapa di sorga kehendaki.

Supaya kita bisa memiliki hati Bapa, supaya kita bisa memiliki hubungan yang intim dengan Allah Bapa, maka Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita cara hidup seperti yang Bapa kehendaki. Itulah kenapa dikatakan di dalam;

Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Jadi di dalam Yesus, kita memiliki sebuah hubungan yang intim dengan Bapa, sebuah kedekatan khusus dengan Bapa, sebab kita adalah anak-anak-Nya. Dan bagi orang tua, anak-anak akan selalu menjadi kekasih hatinya, Bapa di sorga-pun seperti itu, bahkan kasih Bapa di sorga jauh lebih dalam lagi.

Oleh sebab itu, kita harus melihat hidup di dunia saat ini sebagai sebuah kesempatan yang luar biasa, dan kesempatan itu hanya satu kali untuk selamanya. Itu artinya bila kita menolak untuk membangun hubungan yang intim dengan Tuhan selama kita masih hidup di dunia ini, maka tidak ada lagi kesempatan yang kedua.

Tuhan mau supaya kita menyerahkan hati kita kepada-Nya, dan orang-orang yang bersedia untuk menyerahkan hatinya kepada Tuhan adalah, orang-orang yang mengingini Tuhan lebih dari segala kesenangan yang ada di dunia ini, apapun itu. Itu juga artinya apapun yang kita lakukan selama kita hidup di dunia ini, semuanya itu hanya untuk kepentingan Tuhan dan Kerajaan-Nya.

Kita harus memiliki gairah hidup yang baru, yaitu membangun hubungan yang intim dengan Tuhan, dan Tuhan menjadi satu-satunya tujuan hidup kita. Orang percaya yang menyadari bahwa hidup di dunia ini hanya sementara, maka ia akan mengarahkan kiblatnya kepada Tuhan, sebaliknya orang yang hanya ingin menikmati dunia ini dengan segala kesenangannya, maka ia sudah mengarahkan kiblatnya kepada dunia. Dan seperti yang firman Tuhan katakan;

Yakobus 4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

Menjadi musuh Allah berarti tidak mungkin menjadi kekasih hati-Nya. Kalau kita tidak berhasil menjadi kekasih Allah, itu artinya masa depan hidup kita di kekekalan akan suram dan terancam masuk ke dalam penderitaan kekal. Itulah kenapa kita harus menyadari bahwa hidup di dunia saat ini adalah kesempatan untuk merancang masa depan kehidupan di kekekalan, karena disinilah terletak sukses hidup yang sejati atau sukses hidup yang sesungguhnya.

Itulah kenapa selama kita masih hidup di dunia ini, kita harus mengisi jiwa kita, mengisi hati dan pikiran kita dengan firman Tuhan yang keluar dari mulut Allah, supaya kita bisa mengerti tujuan hidup yang benar. Adalah merupakan tindakan hidup yang sembrono, kalau kita tidak mengisi jiwa kita dengan firman Tuhan setiap hari. Firman Tuhan katakan di dalam;

Matius 4:4 Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Dari kebenaran ini kita bisa menangkap sebuah pengertian, satu aspek menunjukan bahwa makanan jiwa kita adalah firman yang keluar dari mulut Allah, tetapi kita juga harus mewaspadai aspek yang lainnya, yaitu ada juga firman yang keluar dari mulut yang lain yaitu dari iblis. Dan itulah yang membuat banyak orang terjerat, dan memberi diri menjadi sahabat dunia.

Kalau orang pecaya hanya mendengar firman yang keluar dari mulut Allah, maka kesenangannya hanyalah Tuhan saja, dan ini adalah kesenangan yang sangat menguntungkan. Tetapi kalau orang percaya lebih mendengarkan firman yang keluar dari mulut iblis, maka kesenangan hatinya akan condong kepada persahabatan dengan dunia, dan itu artinya menjadikan dirinya musuh Allah. Dan ini adalah kesenangan yang merugikan hidup di kekekalan.

Jadi sekarang kita bisa mengerti bahwa apa yang kita senangi hari ini, itu akan menentukan keberhasilan kita di kekekalan nanti. Orang berhasil yang sesungguhnya adalah ketika di kekekalan nanti ia dikenal oleh Tuhan, dan untuk dikenal oleh Tuhan di kekekalan nanti maka kita harus hidup sesuai dengan firman-Nya serta hidup melakukan kehendak-Nya selama kita masih menumpang di dunia ini. Kiranya kebenaran ini memberkati kita semua. Amin.

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

 

tags: ,

Related For KEBERHASILAN SEJATI ADALAH DIKENAL TUHAN