KEGAGALAN ORANG PERCAYA

RENUNGAN HARIAN 2305 Kali Dibaca

Renungan harian hari ini adalah, Kegagalan Orang Percaya. Manusia di dunia pada umumnyaakan merasa gagal dalam hidup ini kalau ia tidak bisa meraih atau mencapai apa yang menjadi cita-citanya, apa yang menjadi keinginannya, apa yang menjadi impiannya sejak kecil. Banyak orang perya atau anak-anak Tuhanpun mengalami kegagalan yang sama, padahal kegagalan dalam mencapai apa yang menjadi sebuah cita-cita bukalah akhir dari segalanya.

Tidak bisa mencapai cita-cita atau impian sesungguhnya bukalah akhir dari segalanya, karena hidup masih terus berjalan dan selama kita masih menghirup nafas hidup ini itu berarti segalanya bisa diperbaiki, sebab kalau kita mau membuka mata, membaca dan melihat, ada begitu banyak orang yang dianggap gagal, bodoh, tetapi pada akhirnya mampu menciptakan karya yang begitu berharga yang bisa dinikmati oleh semua orang diseluruh dunia.

Sebagai orang percaya kita akan menjadi orang yang gagal apabila kita gagal untuk mengikatkan diri kita dengan Tuhan, karena mengikat diri kita dengan Tuhan harus menjadi hal yang terpenting selama kita masih hidup didunia ini.

Firman Tuhan katakan dalam I Korintus 6:17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia. Artinya inilah landasan kehidupan yang terutama yang harus dimiliki oleh setiap orang percaya, yaitu kita harus mampu untuk terus mengikatkan diri dengan Tuhan, atau terus menempel secara permanen pada Tuhan, melekat pada Tuhan.

Sesungguhnya ini adalah masalah serius yang harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh oleh setiap orang percaya selama ia menjalani hidup didunia ini, karena orang yang gagal mengikatkan dirinya dengan Tuhan, orang yang gagal melekat atau menempel secara permanen dengan Tuhan, itu berarti ia gagal untuk menjaga keselamatan hidupnya dikekelan, dan ini adalah merupakan dampak dari kegagalan mengikatkan diri dengan Tuhan.

Disinilah letak kegagalan orang percaya bila ia tidak mampu mempertahankan keterikatannya dengan Tuhan. Menjaga hati dan pikiran kita untuk tetap terikat dengan Tuhan harus menjadi tujuan utama dala menjalani hidup ini melebihi apapun yang kita inginkan didunia ini, sebab keinginan akan dunia ini akan menjadi luntur ketika sebagai orang percaya kita mengerti dampak dibalik keterikatan dengan Tuhan.

Kenapa kita harus mengikatkan diri secara permanen dengan Tuhan ?. Bukan supaya persoalan hidup seperti, makan, minum dan pakai semuanya tercukupi, tetapi lihatlah bahwa ada rencana Tuhan yang begitu agung begitu mulia dan itu semua yang Tuhan kerjakan untuk mengembalikan manusia ciptaannya kepada rancanganNya semula, yaitu sebagai rekan sekerja Allah serta memiliki persekutuan yang intim dengan Allah.

Orang yang tidak terikat dengan Tuhan atau orang yang yang tidak memiliki persekutuan yang intim dengan Tuhan, ia samasekali gagal memiliki kehidupan. Kenapa . . ?. Karena hidup yang sesungguhnya itu bukan saat ini, tetapi seperti yang sudah berulangkali saya sampaikan bahwa hidup yang sesungguhnya itu ada dibalik kematian.

Firman Tuhan katakan didalam, I Yohanes 5:12 Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. 5:13 Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.

Jadi bagaimana kita bisa memiliki hidup kalau kita gagal mengikatkan diri kita dengan Allah didalam Tuhan Yesus Kristus sebagai pemilik kehidupan ini. Kalau cuma masalah, pangkat, jabatan, kehormatan, makan, minum, dan pakai, ini hanya masalah-masalah sosial biasa, dan firmana Tuhan katakan bahwa semuanya ini juga dicari oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah.

Sebagai orang percaya kita harus memiliki tujuan hidup, pandangan hidup yang lebih jauh kedepan, kita harus sadar bahwa hidup hari ini harus menjadi sebuah batu loncatan untuk menuju kehidupan yang baru didalam kekekalan nanti. Itulah kenapa saya tegas mengatakan “orang percaya yang gagal mengikatkan dirinya dengan Tuhan selama ia hidup didunia ini berarti ia gagal memiliki hidup yang sesungguhnya”.

Kiranya kebenaran ini semakin membuat kita menyadari arti betapa pentingnya setiap orang percaya memiliki keterikatan serta persekutuan dengan Tuhan, selama masih hidup di dunia ini. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: ,

Related For KEGAGALAN ORANG PERCAYA