KEHIDUPAN ORANG PERCAYA YANG BERKUALITAS

RENUNGAN HARIAN 1108 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianKehidupan Orang Percaya Yang Berkualitas. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita saat ini adalah; Kehidupan Orang Percaya Yang Berkualitas.

Saudaraku, banyak orang saat ini pasti memiliki pola pikir bahwa sebuah kehidupan yang berkualitas tinggi adalah, ketika mereka memiliki berbagai fasilitas hidup dunia yang bisa menyukakan dan menyenagkan hati mereka dan orang-orang yang mereka cintai, dan mereka kasihi, dalam hal ini adalah keluarga, dan sanak saudara.

Seseorang akan dipandang hebat oleh orang lain, ketika orang lain melihat kehidupan yang dimiliki oleh orang tersebut dipenuhi dengan sebuah kenyamanan hidup dunia. Dalam hal ini memiliki kebebasan finacial, atau dengan kata lain hidup dalam kekayaan dan kelimpahan.

Keadaan hidup orang seperti ini akan dipandang sebagai orang hebat, orang kaya, orang sukses di mata orang-orang dunia pada umumnya. Dan tentu dengan memiliki tarap kehidupan seperti itu akan membuat orang tersebut merasa terpandang, dihormati, disegani oleh orang-orang yang ada di sekitarnya atau yang ada di lingkungan dimana ia hidup.

Tinggal di dalam kelimpahan hidup akan dipandang sebagai sebuah kehidupan yang berkualitas tinggi menurut orang-orang dunia. Pertanyaannya sekarang adalah, apakah hal itu juga berlaku bagi hidup kita sebagai orang percaya?.

Kehidupan orang percaya yang berkualitas dan bernilai tinggi, tidak dapat di ukur dengan harta kekayaan yang dimilikinya. Sebab hidup orang percaya yang berkualitas dan bernilai tinggi adalah, ketika kita bisa menjaga seluruh gerak hidup kita, baik hati, pikiran, perkataan, perbuatan dan tindakan kita, semuanya itu harus menyenangkan hati Allah Bapa di sorga, maupun hati Tuhan Yesus, dan Roh Kudus, di setiap saat.

Itulah kenapa seringkali saya katakan saat kita menjalani hidup ini, berusahalah supaya setiap detik waktu hidup kita yang berlalu, kita bisa membuat Bapa di sorga tersenyum memandang kita.

Jadi apapun yang sedang kita hadapi, kita tetap memiliki sebuah prinsip hidup yaitu “hidupku hanya untuk menyukakan dan menyenangkan hati Bapa di sorga, hati Tuhan Yesus, dan Roh Kudus yang selalu setia menemaniku.” Ini prinsip hidup kekristenan yang benar, yang harus kita miliki.

Orang percaya yang mau hidup hanya untuk menyenangkan hati Allah Bapa di sorga adalah orang yang telah memiliki tujuan hidup yang benar. Orang seperti ini telah memindahkan hatinya hanya tertuju kepada Allah dan kerajaan-Nya.

Prinsip hidup semacam ini pada akhirnya akan membuat dunia menjadi tidak memiliki daya tarik lagi dimatanya. Dunia dan kesenangannya telah pudar dimata orang-orang yang hanya mau hidup untuk menyukakan dan menyenangkan hati Allah Bapa di sorga. Itulah yang firman Tuhan maksudkan mengumpulkan harta di sorga.

Matius 6:19 “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. 6:20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. 6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Kehidupan Orang Percaya Yang Berkualitas

Renungan Harian : Kehidupan Orang Percaya Yang Berkualitas | Renunganhariini.com

Jadi saat ini kita harus mulai memeriksa seluruh keberadaan hidup kita, sudahkah kita hidup menyukakan dan menyenangkan hati Allah Bapa di sorga, atau kita masih hidup hanya untuk menikmati kesenangan hidup dunia. Sebab tidak mungkin kita bisa menyukakan hati Allah Bapa di sorga, kalau kita masih memiliki keinginan terhadap segala sesuatu yang kita anggap itu menyenangkan.

Kalau hati kita masih terikat dengan berbagai hal yang kita anggap itu menyenangkan, bahkan termasuk hobi kita terhadap sesuatu hal, maka kita tidak mungkin bisa memberikan segenap hidup kita untuk Tuhan. Itulah kenapa seringkali saya katakan kita harus sangat ekstrim dalam mengiring Tuhan. Prinsip hidup kita harus seperti apa yang dikatakan oleh pemazmur dalam;

Mazmur 73:25 Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. 73:26 Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.

Jadi kita harus benar-benar melepaskan semua kesenangan hidup yang kita miliki, barulah kita bisa hidup menyukakan dan menyenangkan hati Allah Bapa di sorga, menyenangkan hati Tuhan Yesus, maupun Roh Kudus yang terus setia menolong kita di sepanjang hari-hari hidup kita.

Prinsip hidup kita harus seperti yang pemazmur katakan, Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. Ini prinip hidup kekeristenan yang benar. Kalau kita memiliki prinip hidup seperti ini, maka kehidupan akan menjadi lebih sederhana. Dampaknya adalah, disaat kita tidak mengingini apapun lagi yang ada di dunia ini, maka tekanan hidup kita juga akan  semakin berkurang.

Memiliki prinsip hidup seperti ini akan membuat cara hidup kita berbeda dengan dunia ini. Walaupun kelihatannya sederhana, tetapi itulah hidup yang berkualitas dan bernilai tinggi, dan memiliki dampak kepada hidup kita di kekekalan nanti.

Ingat saudaraku, kalau kita berani mengambil keputusan untuk tidak lagi menikmati kesenangan dunia saat ini, bukan berarti kita rugi. Sebab semua kesenangan yang dunia tawarkan saat ini hanyalah kesenangan semu dan fana.

Orang yang saat ini hanya mengarahkan hasrat hatinya untuk merindukan Tuhan dan Kerajaan-Nya maka di kekekalan nanti ia akan menerima kemuliaan yang disediakan oleh Allah Bapa, jauh melebihi semua kesenangan yang ada di dunia saat ini.

Menyadari akan semua ini, maka kita harus berjuang untuk terus bertumbuh dalam iman percaya kita kepada Allah, supaya level rohani kita akan semakin dewasa. Dengan semakin dewasanya level rohani kita, maka kita hanya mau seluruh hidup kita untuk menyenangkan hati Allah Bapa di sorga. Dan saya harus jujur katakan bahwa tidak mudah seseorang bisa hidup terus menyenangkan hati Allah Bapa. Itulah kenapa kita harus berjuang dengan sungguh-sungguh.

Saya katakan kita harus berjuang, karena untuk melepaskan diri dari keterikatan dengan segala bentuk kesenagan yang telah terlanjur mengisi bejana hati kita dan pikiran kita, itu tidaklah mudah.

Sekali lagi saya harus katakan, untuk hal yang satu ini kita harus sangat ekstrim. Jika tidak, maka kita tidak mungkin bisa berhasil. Orang yang mencintai hidup yang sesungguhnya yaitu hidup di kekekalan, akan meninggalkan semua kesenangan hidupnya saat ini, karena ia tahu semuanya itu tidak bernilai. Paulus mengatakan bahwa semua itu adalah sampah.

Filipi  3 :8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

Jadi kalau masih ada kesenangan yang mengikat hati dan pikiran kita, maka kita harus rela melepaskan semuanya itu. Walaupun akan terasa sakit bagi daging kita. Daging kita akan merasa tersiksa. Ibarat orang yang sedang kecanduan, daging kita akan seperti sakau, menuntut untuk dipuaskan. Tetapi kita harus tega dan rela daging kita tersakiti, sebab kita harus membunuh semua keinginan daging tersebut.

Tindakan seperti ini, akan membuat manusia batiniah kita menjadi semakin dewasa di dalam Tuhan. Sehingga pada titik tertentu kita akan berkata, hidupku bukan aku lagi melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.

Cara hidup seperti itulah yang membuat kita berbeda dengan dunia ini. Dan itulah yang Allah kehendaki, sebab kita tidak boleh sama seperti dunia ini, sebaliknya kita harus sama seperti Kristus. Itulah kehidupan kekristenan yang sempurna yang Allah kehendaki. Firman Tuhan katakan di dalam;

Roma 12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Dengan memilliki prinsip hidup hanya mau hidup menyukakan hati Allah Bapa, hati Tuhan Yesus dan Roh Kudus, maka kita ada di rel kehidupan yang benar. Dan kita tahu, sekalipun dunia ini akan berlalu, sekalipun daging kita dan hati kita habis lenyap, tetapi bagian kita tetaplah Allah untuk selama-lamanya. Kiranya kebenaran ini memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga : Janganlah Mengasihi Dunia Ini Dan Kesenangannya

Renungan oleh Pdt Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2017 – Original Content | Renunganhariini.com

tags:

Related For KEHIDUPAN ORANG PERCAYA YANG BERKUALITAS