KEKAYAAN YANG BERHARGA

RENUNGAN HARIAN 1614 Kali Dibaca

Doa : Allah Bapa didalam kerajaan sorga, saat kami membaca kebenaran firmanMu ya Tuhan buatlah kami mengerti akan firmanMu sesuai dengan kehendakMu, supaya firmanMu tetap tinggal didalam kami dan kami tinggal didalam firmanMu dan melakukan firmanMu disepanjang hari-hari hidup kami, dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan siap menerima firmanMu, haleluya amin.

Firman Tuhan, Efesus 5 : 15 -17.

5:15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, 5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. 5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.

Terkadang ada begitu banyak orang percaya atau anak-anak Tuhan yang hampir-hampir tidak memperhatikan lagi cara hidupnya atau gaya hidupnya, sehingga yang nampak dari gaya hidupnya adalah gaya hidup yang sama dengan dunia, padahal kalau kita mau teliti kebenaran firman Tuhan dengan benar maka yang Tuhan inginkan adalah supaya setiap anak-anak Tuhan tidak sama dengan dunia (Roma 12: 2).

Bila saat ini kita kembali memperhatikan firman Tuhan diatas maka dikatakan, Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif.

Orang bebal artinya orang yang sukar mengerti sesuatu dengan cepat atau sama dengan orang bodoh. Jadi bila saat ini sebagai orang percaya masih ada orang-orang membiarkan dirinya menjadi sama dengan orang bebal atau orang bodoh, karena tidak pernah mau memperhatikan cara hidupnya sebagai orang percaya apakah sudah sesuai kehendak Tuhan atau belum, maka sesungguhnya hidupnya akan menjadi sia-sia.

Pertanyaannya, kenapa masih ada orang percaya atau anak-anak Tuhan yang masa bodoh dan tidak mau memperhatikan cara hidupnya . . ?. Jawabnya sederhana, karena orang-orang seperti ini telah tertipu dan terjerat dalam gaya hidup dunia, apalagi ada sebagian orang yang beranggapan masih ada kesempatan, waktu hidup masih panjang, jadi bersenang-senang dulu nikmati hidup yang penuh dengan kesenangan dunia.

Dengan prinsip hidup seperti ini akan membuat banyak orang akhirnya tidak terlalu perduli untuk mencari atau mengejar hal-hal surgawi. Pikirnya, waktu Tuhan kan masih lama jadi masih boleh bersenang-senang. Ini adalah sebuah kebodohan, sayangnya tidak banyak orang menyadari akan hal ini.

Pada ayat selanjutnya firman Tuhan katakan, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebagai orang percaya kita harus menyadari kenapa firman Tuhan mengingatkan kita supaya pergunakan waktu yang Ada.

Karena sebenarnya waktu hidup kita didunia ini tidak lama, kalau firman Tuhan katakan tujuh puluh tahun, itu adalah waktu yang singkat apalagi dibandingkan dengan kekekalan, artinya sebuah masa hidup yang tiada berujung, atau tiada berakhir.

Sebagai orang percaya kita harus menyadari bahwa diwaktu yang singkat ini, iblis akan bekerja keras untuk menyeret banyak orang percaya atau anak-anak Tuhan untuk menjadi sekutunya. Dan bila orang percaya terjerat didalam perangkap iblis oleh tipu daya gaya hidup dunia maka dapat dipastikan akhir dari perjalanan hidupnya didunia ini adalah menuju kebinasaan kekal. Itulah sebabnya firman Tuhan katakan bahwa hari-hari ini adalah jahat.

Jadi bila orang percaya gagal mengelola waktu yang sudah diberikan sebagai kekayaan Tuhan yang tak ternilai, maka ia tidak akan pernah menjadi kaya dihadapan Tuhan. Menjadi kaya dihadapan Tuhan artinya setiap orang percaya harus memanfaatkan waktu yang Tuhan berikan untuk belajar mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan.

Seringkalai orang rela untuk menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk sebuah hobi atau kesenangan dunia yang tidak memiliki nilai apa-apa dimata Tuhan. Oleh sebab itu setiap orang percaya seharusnya berjuang supaya menjadi kaya dihadapan Tuhan dengan cara mempergunakan waktu yang Tuhan berikan, dan mengisinya dengan belajar akan kebenaran firman Tuhan dan menjadi pribadi yang Tuhan kehendaki yaitu sama seperti Kristus.

Orang percaya yang tidak pernah menghargai waktu yang Tuhan berikan adalah merupakan orang-orang yang juga tidak menghargai anugerah Tuhan, karena waktu merupakan anugerah Tuhan. Setiap orang yang tidak mau mempergunakan waktu yang ada untuk belajar mengerti kehendak Tuhan artinya ia telah menetapkan untuk menolak anugerah keselamatan yang Tuhan berikan, sebab anugerah keselamatan hanya diterima oleh orang-orang yang mau hidup sesuai kehendak Tuhan.

Orang yang menghargai waktu yang Tuhan berikan akan selalu merasa segenap waktu hidupnya adalah milik Tuhan, dengan cara hidup seperti ini maka ia tidak akan mudah tergoda dengan tawaran dunia yang menghanyutkan.

Tetapi sebaliknya orang yang tidak menghargai waktu yang Tuhan berikan akan selalu mengisi waktu hidupnya untuk mengejar perkara-perkara dunia. Ini artinya ia tidak bersedia diselamatkan Tuhan, karena Tuhan hanya mau berurusan dengan dengan orang-orang yang hidupnya takut akan Tuhan dan mengasihi Tuhan.

Tanamkan beberapa hal ini mulai sekarang didalam hatimu:

  1. Tujuh puluh tahun bukanlah waktu hidup yang panjang bila dibandingkan dengan waktu hidup dikekekalan.
  2. Pergunakanlah waktu hidup yang singkat di dunia ini hanya untuk mengejar perkara-perkara surgawi dengan terus mengisi waktu ini untuk belajar mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan.
  3. Waktu adalah kekayaan berharga yang tak ternilai yang Tuhan berikan dan kita harus mempergunakannya dengan bijaksana sehingga kita menjadi pribadi yang kaya dihadapan Tuhan yang selalu hidup hanya untuk menyukakan dan menyenangkan hati Tuhan.

Kiranya kebenaran ini membuat kita menyadari betapa kita harus menghargai waktu yang Tuhan berikan di singkat umur kita di dunia ini.

Jika engkau diberkati dengan kebenaran ini, maka berikanlah link renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi: www.renunganhariini.com, Tuhan Yesus memberkati kita semua.

tags:

Related For KEKAYAAN YANG BERHARGA