KEMATIAN ADALAH KEUNTUNGAN

RENUNGAN HARIAN 19784 Kali Dibaca

Renungan hari ini 25 November 2013 adalah, Kematian Adalah Keuntungan. Rasanya mendengar kata mati maka ada begitu banyak orang yang merasa takut, atau tidak rela kalau ia harus mati. Seakan-akan kematian merupakan momok yang sangat menakutkan bahkan sanagt mengerikan, bahkan orang tua yang sudah berumur 80 atau 90 tahun-pun bila sudah akan menghadapi kematian, anak-anaknya masih mengupayakan kalau boleh jangan mati dan berdoa minta mujizat Tuhan supaya disembuhkan.

Pertanyaannya kenapa kematian terdengar begitu menakutkan bagi banyak orang ?.

Jawabnya sederhana, setiap orang yang takut pada kematian karena ia tidak rela untuk meninggalkan apa yang ia miliki selama ia berada didunia, bisa berupa harta kekayaan dan keluarga, selain itu ia juga takut kehilangan kenikmatan dunia yang selama ini dinikmatinya.

Pertanyaan berikutnya kenapa ia harus takut kehilangan semuanya itu ?.

Karena selama ini ia hidup, hatinya sudah terlanjur terikat dan terbelengu dengan segala hal yang merupakan kesenangan dunia, bahkan tidak ada lagi kesadaran bahwa semua yang dimilikinya hanyalah sementara dan fana. Lebih dari itu selama ia hidup ia tidak pernah memberi hatinya terikat dengan Tuhan, jadi perasaan untuk ingin berjumpa dengan Tuhan samasekali tidak ada dalam dirinya.

Bagaimana dengan saudara saat ini, Apakah hatimu juga sudah terlanjur terikat dengan dunia ?. Pertanyaan ini perlu dijawab dengan jujur oleh setiap kita, karena seringkali dunia sudah menipu kita tetapi anehnya kita tidak pernah merasa tertipu, dan kalau keadaan ini terjadi dalam hidup setiap orang percaya maka dapat dipastikan perjalanan kehidupannya sedang berada dijalur kebinasaan.

Seperti apa yang Paulus katakan dalam Filipi 1:21 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

Disini kita bisa melihat ada sebuah kesadaran berpikir yang dimiliki oleh Paulus yang menyadari bahwa :

  1. Kehidupan didunia ini hanya sementara.
  2. Paulus menyadari bahwa manusia tidak memiliki hidupnya sendiri, tetapi dimiliki oleh Tuhan yang memilki otoritas sepenuhnya atas kehidupan manusia.
  3. Paulus juga menyadari bahwa kalau saat ini ia mementingkan pekerjaan Tuhan ia mengutamakan pekerjaan Tuhan, serta kerja untuk memberikan buah, maka pada akhirnya ia akan diterima dalam Kerajaan Tuhan di Sorga.
  4. Paulus sadar benar bahwa semua yang ada didunia hanyalah fana atau sementara, jadi ia memilih untuk menabung harta kekal di Sorga.

Kesadaran seperti ini harus dimiliki oleh semua orang percaya, bila ia tidak ingin binasa pada akhirnya, sebab realitas hidup manusia tidak dapat dihindari yaitu tetap akan tiba pada sebuah kenyataan bahwa ia tidak bisa menolak kematian kalau waktu itu sudah tiba.

Saat ini ada begitu banyak orang percaya yang sudah terlalu dalam tenggelam dalam percintaan dengan dunia sehingga rasanya sulit untuk mereka terlepas dari jeratan dunia, waktu yang mereka miliki selalu dioptimalkan untuk mencari apa yang menjadi kesenangan diri dan tidak pernah lagi berpikir tentang kehidupan yang akan datang yaitu kehidupan kekal.

Firman Tuhan mengingatkan kita saat ini dalam, Matius 6: 19 -21

6:19 “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.

6:20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.

6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Jadi jelas kalau sekarang hatimu terikat dengan segala kesenangan jasmani yang bisa engkau nikmati itu artinya engkau sudah memutuskan untuk terikat dengan dunia, dan terikat dengan dunia berarti memberi diri terikat dengan kuasa kegelapan yaitu iblis yang berkuasa atas dunia ini.

Orang yang mau mengambil keputusan saat ini untuk melepaskan diri dari ikatan dunia adalah orang yang berpikir cerdas, artinya ia tidak lagi berpikir hanya hidup untuk hari ini, tetapi baginya hidup hari ini yang dijalaninya harus berdampak pada kehidupannya yang akan datang dalam kekekalan.

Orang yang saat ini mau mengikat dirinya dan memberikan dirinya dibelenggu oleh Kristus, sama dengan ia sedang menabung harta kekal, seperti apa yang Paulus katakan bahwa bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

Prinsip hidup seperti ini bila di kenakan dalam hidup setiap orang percaya, maka kematian bukan lagi sebuah peristiwa yang menakutkan, tetapi sebaliknya menjadi hari yang sangat dinanti-nantikan oleh setiap orang percaya yang memilki pengharapan didalam Kristus.

Ingat pesan ini:

  1. Ambillah keputusan sekarang juga untuk terlepas dari jerat dunia.
  2. Berpikirlah bahwa hidup 70 tahun didunia adalah waktu yang sangat singkat apabila dibandingkan dengan kekekalan.
  3. Kalau saat ini Tuhan izinkan ada begitu banyak persoalan yang terjadi yang membuat kita harus menderita dalam waktu seketika, berpikirlah bahwa penderitaan itu tidak dapat dibandingkan dengan kesenangan kekal dalam kerajaanNya di Sorga.
  4. Berpikirlah bahwa walaupun hari ini kita tidak menikmati pesta pora dunia, tetapi kelak dalam Kerajaan Tuhan, kita akan menikmati kesenangan hidup yang tak terkatakan. Amin.

Bila engkau diberkati dengan renungan ini, bagikanlah link renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi. renunganhariini.com

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

tags: , , ,

Related For KEMATIAN ADALAH KEUNTUNGAN