KESOMBONGAN : JALAN MENUJU KEBINASAAN

RENUNGAN HARIAN 2398 Kali Dibaca

Renungan harian hari ini adalah, “Kesombongan : Janlan Menuju Kebinasaan”. Kita telah mendengar kebenaran firman Tuhan yang disampaikan dalam renungan Audio dengan judul Allah Berhak Atas Hidup Kita, dan saat ini kita akan belajar mengerti lebih dalam lagi.

Allah berhak atas hidup kita karena kita adalah ciptaanNya, dan Roh-Nya ditempatkan didalam kita, itu artinya sebagai orang percaya kita harus memiliki sikap hidup yang tunduk dalam pengaturan Allah sepenuhnya, sebab orang percaya yang tidak tunduk dalam pengaturan Allah maka ia sama dengan lucifer yang firman Tuhan nyatakan didalam Yesaya 14:12-19.

Yesaya 14:12 “Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! 14:13 Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. 14:14 Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! 14:15 Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur. 14:16 Orang-orang yang melihat engkau akan memperhatikan dan mengamat-amati engkau, katanya: Inikah dia yang telah membuat bumi gemetar, dan yang telah membuat kerajaan-kerajaan bergoncang, 14:17 yang telah membuat dunia seperti padang gurun, dan menghancurkan kota-kotanya, yang tidak melepaskan orang-orangnya yang terkurung pulang ke rumah? 14:18 Semua bekas raja bangsa-bangsa berbaring dalam kemuliaan, masing-masing dalam rumah kuburnya. 14:19 Tetapi engkau ini telah terlempar, jauh dari kuburmu, seperti taruk yang jijik, ditutupi dengan mayat orang-orang yang tertikam oleh pedang dan jatuh tercampak ke batu-batu liang kubur seperti bangkai yang terinjak-injak.

Kebenaran ini menggambarkan betapa sombongnya lucifer yang pada akhirnya ia harus dibuang dari kerajaan Allah Bapa di sorga, dan ia tebuang karena kesombongannya yang hendak menyamai Tuhan, bahkan melebihi Tuhan.

Kesombongan adalah sikap yang ditentang oleh Allah. Oleh sebab itu sebagai orang percaya kita harus selalu memeriksa diri kita setiap saat, memeriksa sikap hati kita senantiasa supaya didalam setiap tindakan hidup yang kita perbuat, kita ditemukan berkenan dihadapan Allah.

Kalau lucifer yang tadinya ada bersama-sama dengan Allah dalam kerajaanNya dilemparkan ke liang kubur bahkan firman Tuhan katakan, Yesaya 14:9 Tetapi engkau ini telah terlempar, jauh dari kuburmu, seperti taruk yang jijik, ditutupi dengan mayat orang-orang yang tertikam oleh pedang dan jatuh tercampak ke batu-batu liang kubur seperti bangkai yang terinjak-injak.

Pertanyaannya, lalu bagaimana dengan hidup kita sebagai orang percaya, kalau kita masih saja hidup mengikuti keinginan dan pikiran kita sebagai manusia yang selalu cenderung melakukan kejahatan dimata Allah . . ?.

Kalau kita tidak merubah cara hidup kita mulai saat ini untuk hidup sesuai kehendak Tuhan, maka hanya ada satu jawaban yaitu kita telah menjadi orang yang sombong, dan kesombongan adalah jalan menuju kebinasaan.

Secara kasad mata mungkin tidak terlihat bahwa kita adalah orang yang sombong, tetapi bila seluruh garak hidup kita ditemukan Tuhan tidak sesuai kebenaranNya, tidak sesuai kehendakNya, itu membuktikan kita adalah orang yang sombong.

Salah satu contoh sederhana yang bisa membuktikan kita adalah orang yang sombong atau tidak, periksalah diri kita apakah kita memiliki kerinduan untuk membaca firman Tuhan lebih dari apapun atau sebaliknya kerinduan terhadap hal-hal lain melebihi kerinduan kita untuk membaca kebenaran firman Tuhan.

Kalau waktu yang kita miliki, lebih banyak kita gunakan untuk hal-hal yang tidak berguna, hal-hal yang akan menjadi sia-sia, dan itu membuat kita tidak pernah memiliki waktu lagi untuk membaca kebenaran firman Tuhan, belajar kebenaran firman Tuhan, maka ini menjadi bukti kuat bahwa kita adalah orang yang sombong.

Ingat firman Tuhan itu adalah suara Tuhan, perintah Tuhan, aturan Tuhan, jadi kalau kita tidak pernah mau membaca firman Tuhan itu berarti sama dengan kita tidak mau tunduk kepada Tuhan dan tidak tunduk kepada Tuhan sama dengan orang yang sombong, dan itu juga berarti kita tidak ada bedanya dengan lucifer.

Sebagai orang percaya kita harus sadar mulai detik ini juga bahwa segenap hidup kita sepenuhnya milik Tuhan, oleh sebab itu kita harus tunduk sepenuhnya dalam pengaturan Tuhan jika kita tidak ingin binasa, sebab orang yang tunduk dalam pengaturan Tuhan membuktikan bahwa ia adalah orang yang rendah hati, dan orang yang rendah hati dikasihi oleh Tuhan.

Inilah yang firman Tuhan katakan dalam Yakobus 4:6 Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”

Kiranya kebenaran ini membuat kita semakin menyadari akan gerak hidup kita yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: ,

Related For KESOMBONGAN : JALAN MENUJU KEBINASAAN