KETEPATAN HIDUP

RENUNGAN HARIAN 1182 Kali Dibaca

Renungan harian hari ini 1 April 2014 adalah, Ketepatan Hidup. Sebelum membaca renugan ini mari kita berdoa.

Doa: Bapa didalam nama Tuhan Yesus Kristus, ajar kami terus ya Tuhan untuk mengerti akan kebenaran FirmanMu, supaya oleh kuasa FirmanMu kami dapat mengarahkan arah hidup kami tepat sesuai dengan yang Engkau mau. Urapi kami ya Allah, supaya oleh kuasa pengurapanMu kami mengerti kebenaran ini lebih dari apa yang dapat kami mengerti. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa, haleluya. Amin.

Manusia pada umumnya akan selalu beranggapan bahwa ia akan memiliki sebuah kehidupan yang tepat bila apa yang dicita-citakan, apa yang diinginkan, apa yang diharapkannya itu bisa tercapai, atau bisa ia miliki, atau bisa ia dapatkan.

Pandangan hidup seperti ini atau dengan kata lain penilaian ketepatan hidup seperti ini tentu tidak salah, karena ini merupakan pandangan umum secara universal atau pandangan manusia pada umumnya. Akan menjadi tidak tepat apabila pandangan hidup seperti ini dikenakan oleh orang kristen, atau orang percaya, yang telah mengerti bahwa ia adalah anak-anak Tuhan.

Kenapa menjadi tidak tepat bila dikenakan oleh anak-anak Tuhan ?. Karena bila pandangan seperti ini dikenakan oleh anak-anak Tuhan maka pada akhirnya yang dikejar hanyalah segala sesuatu yang merupakan keinginan dan hasrat hati semata-mata, dan bila semuanya itu sudah tercapai maka ia akan merasa bahwa sudah tepat kehidupan yang ia jalani.

Bagi orang percaya ketepatan hidup itu tidak boleh sesuai dengan apa yang diingininya sendiri, tetapi ketepatan hidup bagi orang percaya atau bagi anak-anak Tuhan adalah bila ia mengejar apa yang menjadi keinginan Tuhan, karena seperti yang seringkali sudah kita belajar bahwa setiap orang yang percaya kepada Tuhan berarti ia telah mengikatkan diri kepada Tuhan, dan bila sudah terikat dengan Tuhan berarti ia juga harus hidup sesuai keinginan Tuhan.

Yang menjadi persoalan disini adalah ada begitu banyak orang percaya yang masih tidak mau terikat dengan Tuhan, artinya ia lebih suka untuk hidup sesuai dengan keinginannya. Persoalannya orang percaya yang masih mau hidup sesuai keinginannya maka hidupnya akan menjadi tidak tepat seperti apa yang Tuhan mau. Kalau seseorang yang hidup tidak tepat sesuai dengan apa yang Tuhan mau maka ia tidak akan bisa menikmati Tuhan.

Sekarang pertanyaannya bagaimana seseorang bisa hidup tepat sesuai dengan apa yang Tuhan mau ?. Orang yang mau hidup sesuai dengan apa yang Tuhan mau harus mau untuk menguduskan dirinya hanya bagi Tuhan, artinya hidupnya tidak boleh lagi dicemari dengan berbagai keinginannya sendiri. Kenapa demikian ?.

Firman Tuhan katakan dalam 1 Petrus 1:16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. 1:17 Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini.

Pada ayat 16 dikatakan; Kuduslah kamu, sebab Aku kudus artinya didalam kekudusan Tuhan, hati, pikiran, perasaan kita akan menjadi satu dengan Tuhan. Orang yang sehati, sepikiran, seperasaan dengan Tuhan hanya akan mengerjakan apa yang menjadi keinginan Tuhan, kalaupun ada keinginan yang timbul dalam hatinya maka ia akan mulai curiga, apakah keinginan yang timbul ini bagian dari keinginan Tuhan atau bukan.

Disinilah dalam pimpinan kuasa Roh Kudus, orang percaya yang mau hidup sehati sepikiran dengan Tuhan akan diberikan kepekaan atau kecerdasan roh untuk mengenal mana yang menjadi keinginan Tuhan dan mana yang merupakan keinginan diri sendiri.

Kemudian pada ayat 17 dikatakan; Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, ini artinya setiap orang yang memanggil seseorang dengan sebutan Bapa, maka ia selalu menempatkan dirinya sebagai anak, dan anak harus tunduk kepada perintah Bapa, sebab anak yang tidak tunduk kepada perintah Bapanya, itu artinya ia memberontak terhadap Bapanya dan tidak mau ada didalam didikan Bapanya. Tentu hal ini juga memberi gambaran bagi kita sebagai orang percaya kalau kita tidak mengerjakan apa yang menjadi keinginan Tuhan maka sesungguhnya kita sedang memberontak kepada Tuhan.

Jadi sebuah ketepatan hidup bagi orang percaya adalah apabila setiap orang percaya tidak lagi hidup sesuai dengan apa yang menjadi keinginannya, tetapi sebaliknya ia harus hidup sesuai dengan apa yang menjadi keinginan Tuhan.

Orang yang mau hidup sesuai dengan keinginan Tuhan akan menanggalkan seluruh keinginan dan hasrat hatinya, dan memberi diri untuk terikat dengan Tuhan dan hidup dalam kedaulatan Tuhan serta pengaturan Tuhan secara penuh. Dengan kata lain orang yang percaya kepada Allah didalam Tuhan Yesus Kristus, maka ia tidak lagi berhak atas hidupnya, sebab setiap orang yang percaya kepada Allah maka hidupnya sepenuhnya menjadi milik Allah.

Inilah ketepatan hidup yang sesungguhnya, dan dengan memiliki cara hidup seperti ini akan memberi dampak kepada kehidupan setiap orang percaya pada kehidupan yang sesungguhnya dibalik kematian, atau dengan kata lain berdampak kekal.

Sayangnya sampai saat ini ada begitu banyak orang percaya memiliki prinsip hidup yang keliru, artinya mereka selalu berpikir bahwa yang penting kan sudah percaya kepada Tuhan, dan bila sudah percaya maka semuanya beres, bisa menikmati dunia dengan segala keinginannya dan juga bisa menikmati Tuhan.

Orang yang hidupnya tidak tepat sesuai keinginan Tuhan maka ia tidak akan bisa bersentuhan dengan Tuhan, dengan demikian ia juga tidak bisa menikmati Tuhan dan tidak bisa dinikmati oleh Tuhan.

Jadi sekarang yang perlu ditanamkan dalam hati dan pikiran kita adalah:

  1. Ketepatan sebuah kehidupan bukan tergantung pada pencapaian kita akan sebuah cita-cita dan keinginan atau hasrat hati, karena pandangan hidup seperti ini adalah pandangan hidup dunia.
  2. Ketepatan kehidup yang sesungguhnya ialah bila setiap kita sebagai orang percaya mau menguduskan diri menjadi kudus sama seperti Tuhan dan hidup hanya melakukan apa yang menjadi keinginan Tuhan.
  3. Setiap anak-anak Tuhan harus menyadari bahwa sebagai orang percaya kita telah sepenuhnya menyerahkan hidup kita ini menjadi milik Tuhan, dan selamanya mau terikat dengan Tuhan serta hidup dalam kedaulatan Tuhan dan pemerintahan Tuhan sepenuhnya.

Kiranya kebenaran ini memberkati kita semua. Saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, bila engkau merasa diberkati dengan renungan ini, maka bagilah link ini  renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi.

renunganhariini.comTuhan Yesus memberkati kita semua.

tags: , ,

Related For KETEPATAN HIDUP