MANUSIA KEHILANGAN KEMULIAAN ALLAH

RENUNGAN HARIAN 2791 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Harian KristenManusia Kehilangan Kemuliaan Allah. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Tema renungan hari ini adalah, “Manusia Kehilangan Kemuliaan Allah”.

Saudaraku, kembali lagi saya harus mengatakan sebagai orang percaya kita harus tetap berpikir bahwa kekristenan bukanlah sekedar beragama, tetapi kekristenan adalah jalan hidup.

Itulah kenapa setiap orang percaya yang mengaku percaya kepada Allah didalam Tuhan Yesus Kristus, harus hidup mengikuti jejakNya Tuhan Yesus, barulah ia pantas atau layak disebut Kristen, karena Kristen itu berarti pengikut Kristus. Dan inilah aturan kehidupan kekristenan yang dikehendaki oleh Allah Bapa di Sorga, yang harus dikenakan oleh setiap orang percaya.

Warna hidup orang percaya harus seperti Kristus, dan itu merupakan sebuah pola hidup yang benar, pola hidup yang ideal, yang dikehendaki oleh Allah Bapa di Sorga. Sebab sejak semula manusia diciptakan, Allah sudah mempunyai rancangan kehidupan yang harus dikenakan oleh manusia sesuai dengan kehendakNya. Tetapi karena manusia jatuh ke dalam dosa maka hidup manusia keluar dari pola hidup yang Allah kehendaki. Itulah kenapa disebutkan bahwa manusia telah kehilangaan kemuliaan Allah.

Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

 

Manusia Kehilangan Kemuliaan Allah

Renungan Harian Kristen | Manusia Kehilangan Kemuliaan Allah | renunganhariini.com

 

Kalau dikatakan “kehilangan kemuliaan” mungkin ada sebagaian orang yang berpikir bahwa, berarti sebelumnya manusia telah hidup sesuai dengan pola hidup yang Allah kehendaki, ini adalah pemikiran yang keliru. Karena manusia pertama yaitu Adam, belum sampai mencapai standar pola hidup yang Allah kehendaki dan ia telah jatuh didalam dosa.

Saya mau ingatkan sekali lagi bahwa yang dikatakan berdosa itu berarti tidak tepat sasaran, atau meleset, atu luncas, dimana dalam bahasa Yunani memakai kata (hamartia), artinya tidak tepat sasaran atau meleset itu berarti belum mencapai stadar hidup yang Allah kehendaki, itu yang membuat manusia kehilangan kemuliaan Allah.

Kita harus melihat bahasa asli dalam teks Alkitab yang dipakai untuk kata “kehilangan” yaitu kata (hustereo) yang artinya “kekurangan” atau bisa diartikan sebagai tidak mencapai target. Itu berarti pengertian ini sama dengan tidak tepat sasaran, atau disejajarkan dengan pengertian kata dosa.

Keadaan manusia yang berdosa itulah yang menempatkan manusia pada kehidupan yang tidak sesuai dengan standar yang Allah kehendaki. Inilah yang membuat manusia tidak memiliki pola hidup sesuai kehendak Allah Bapa di Sorga, dan keadaan inilah yang membuat manusia tidak memiliki kemuliaan Allah. Jadi jika manusia hidup sesuai dengan pola hidup yang Allah kehendaki, barulah manusia bisa memiliki kemuliaan Allah.

Orang percaya harus menyadari bahwa pola hidup yang sesuai rancangan Allah itu menggambarkan keagungan dan kemuliaan Allah sebagai sang pencipta. Salah satu bukti dari pola hidup yang rusak atau yang berdosa, atau tidak sesuai dengan kehendak Allah, itu tergambar jelas dari peristiwa dimana Kain melakukan pembunuhan terhadap saudaranya sendiri yaitu Habel, yang dikisahkan dalam (Kejadian 4).

Tindakan Kain terhadap saudaranya ini adalah tindakan yang tidak menggambarkan kemuliaan Allah, dan menjadi gambaran bahwa inilah gaya hidup dari manusia yang telah kehilangan kemuliaan Allah.

Jadi sebagai orang percaya kita harus memahami bahwa bila saat ini segenap kehidupan kita tidak tepat sesuai dengan pikiran dan perasaan Kristus, maka itu menjadi bukti kalau kita telah kehilangan kemuliaan Allah. Itulah kenapa firman Tuhan katakan kita harus mengenakan pikiran dan perasaan Kristus, karena hanya dengan mengenakan pikiran dan perasaan Kristus sajalah yang dapat menggambarkan keagungan kemuliaan Allah.

Filipi 2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,

Itulah kenapa saya terus mengarahkan saudara semua untuk hidup mengenakan pikiran dan perasaan Kristus, bila kita mau disebut sebagai anak-anak Allah yang benar, yang didapatkan layak dihadapan Allah Bapa di Sorga.

Baca Juga :

Jadilah Saksi Kristus Supaya Orang Lain Percaya Kepada Kristus

Kiranya kebenaran ini semakin mengubah pola pikir kita tentang keberadaan hidup kita sebagai orang percaya yang tidak hidup sesuai dengan pola hidup yang Allah kehendaki. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Artikel by Frank Tutu | Copyright © 2015 – Original Content | renunganhariini.com

tags: ,

Related For MANUSIA KEHILANGAN KEMULIAAN ALLAH