MEMILIKI GAIRAH HIDUP KUDUS

RENUNGAN HARIAN 1876 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianMemiliki Gairah Untuk Hidup Kudus. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita saat ini adalah; Memiliki Gairah Untuk Hidup Kudus.

Didalam hidup ini setiap orang pasti memiliki gairah hidup tertentu yang menguasai seluruh hidupnya. Itulah sebabnya kita harus bisa memilih satu gairah hidup yang menguasai seluruh hidup kita secara utuh.

Sebagai orang percaya kita akan selalu diperhadapkan pada dua gairah hidup yang terus berjuang di dalam diri kita dan selalu berusaha untuk menguasai seluruh keberadaan diri kita, baik keinginan hati dan pikiran kita.

Kedua gairah hidup itu adalah; gairah hidup yang lama, dan gairah hidup sebagai anak Allah. kedua gairah hidup inilah yang selama ini kita kenal sebagai manusia lama dan manusia baru.

Kalau kita sadar dan mengerti bahwa arah perjalanan kehidupan kita di dunia ini memiliki tujuan yaitu pada akhirnya akan sampai kepada sebuah kehidupan kekal setelah kita berada dibalik kematian nanti, maka kita harus memilih gairah hidup sebagai anak-anak Allah, yang menguasai seluruh keberadaan hidup kita.

Kenapa demikian?. Karena kalau kita tetap tinggal dalam gairah hidup yang lama, itu artinya keinginan daging dan hawa nafsu dunia-lah akan terus menguasai hati dan pikiran kita, dan itu artinya arah tujuan hidup kita menuju kekekalan nanti, akan berakhir di kegelapan abadi.

Memiliki gairah hidup sebagai anak Allah adalah gairah hidup manusia baru, dimana kita mau memberi diri ini untuk terus hidup dalam pimpinan Roh, sebab kalau kita tidak hidup dalam pimpinan roh, maka kita bukanlah anak-anak Allah. Firman Tuhan katakan di dalam;

Roma 8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

Memiliki Gairah Hidup Kudus

Renungan Harian Kristen : Memiliki Gairah Hidup Kudus | Renunganhariini.com

Memiliki gairah hidup sebagai anak-anak Allah, itu artinya kita harus mematikan dari dalam diri kita, dari dalam hidup kita, semua keinginan yang selalu mendorong kita untuk menuruti hawa nafsu diri, sebab hawa nafsu diri selalu penuh dengan gairah hidup dunia.

Saat kita mengambil keputusan untuk hidup sebagai anak-anak Allah, maka perlu ketekunan, perlu perjuangan, sebab di titik inilah, ada masa yang dapat dikatakan sebagai masa transisi, atau masa peralihan, atau masa perpindahan dari hidup yang lama kepada hidup yang baru.

Saya katakan ada masa transisi sebab tidak mudah seseorang bisa meninggalkan gaya hidupnya yang lama. Tidak mudah seseorang bisa melepaskan diri dari keterikatan dengan dunia. Tetapi kita tidak punya pilihan lain, selain terus memaksa diri kita untuk berpindah, meninggalkan cara hidup yang lama, dan memberi diri untuk hidup di dalam pimpinan Roh, atau hidup di dalam kehidupan yang baru.

Untuk meninggalkan cara hidup yang lama bukan tanpa pergumulan, sebab sekali lagi saya katakan tidak mudah untuk meninggalkan cara hidup yang lama. Mari kita lihat apa yang disampaikan oleh Rasul Paulus, yang mengungkapkan pergumulan untuk melepaskan diri dari manusia lama, seperti yang ditulis di dalam;

II Korintus 5:4 Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup.

Tidak hanya sampai disitu saja, kalau kita mau melihat apa yang di ungkapkan oleh Paulus dalam tulisannya yang lain, akan tergambar jelas bahwa, ada perjuangan berat yang harus kita lalui saat kita mau hidup sebagai anak-anak Allah atau hidup sebagai manusia baru. Firman Tuhan katakan di dalam;

Roma 7:21 Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku. 7:22 Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah, 7:23 tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.

Disini kita harus sadar bahwa ada pilihan-pilihan hidup yang kita ambil setiap hari, mulai dari pilihan kecil sampai kepada pilihan yang besar, akan sangat mempengaruhi hidup kita. Itulah kenapa kita harus memiliki pilihan hidup yang tepat, sekecil apapun itu harus tepat sesuai dengan yang Allah kehendaki.

Kalau kita menyadari bahwa hidup kita yang sekarang adalah hidup yang baru, hidup sebagai anak-anak Allah, maka kita harus melepaskan semua kehidupan kita yang lama, dan itulah yang Tuhan kehendaki. Firman Tuhan katakan di dalam;

Efesus 4:22 yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,

Jadi kita sadar bahwa hidup yang lama hanya membawa kita kepada kebinasaan, oleh sebab itu, jika kita benar-benar ingin di selamatkan di dalam Tuhan Yesus Kristus, maka kita harus memiliki gairah hidup yang baru yaitu hidup kudus tidak bercacat tidak bercela.

Kiranya kebenaran ini semakin membuat kita mengerti bahwa, kita harus memilih gairah hidup yang benar jika kita ingin berjalan menuju kehidupan kekal yang penuh dengan kemuliaan. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga : Bertekun Dan Berjuang Untuk Berubah

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: ,

Related For MEMILIKI GAIRAH HIDUP KUDUS