MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK REALITAS YANG PASTI

RENUNGAN HARIAN 608 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianMempersiapkan Diri Untuk Realitas Yang Pasti. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita saat ini adalah Mempersiapkan Diri Untuk Realitas Yang Pasti.

Saudaraku, selama ini kita selalu akan mempersiapkan segala sesuatu untuk berbagai kemungkinan yang belum tentu akan terjadi, misalnya kecelakaan, sakit, kebakaran, mobil tabrakan, kehilangan barang, dan hal-hal lainnya. Secara bijaksana kita akan mempersiapkan itu semua. Tentu kita akan mempersiapkannya dalam bentuk asuransi. Sebab hal itu dipandang penting.

Semua hal itu tentu bukanlah hal-hal yang pasti, artinya semuanya masih spekulatif. Kalu untuk hal yang belum pasti kita mau mempersiapkan semuanya itu dengan tujuan untuk berjaga-jaga, supaya bila sesuatu terjadi kita sudah memiliki recovery-nya. Mengapa untuk realitas yang pasti, dan itu merupakan hal yang terpenting, seringkali kita masa bodoh.

Realitas yang pasti yang saya maksudkan adalah kematian. Semua manusia di muka bumi ini akan tiba pada suatu realitas yang tidak bisa ditolak yaitu kematian. Artinya kalau kita masih hidup saat ini, sesungguhnya kita seperti orang yang sedang berbaris menunggu giliran untuk menghadapi realitas kematian tersebut.

Saya selalu berkata bahwa di dalam hidup ini hanya ada dua opsi sebagai pilihan, jika kita sudah berbicara tentang kekekalan. Artinya selagi hidup di dunia ini kita sudah harus memilih mengikuti Tuhan atau iblis. Pilihan ini akan berdampak saat kita berada dibalik kematian yaitu sorga atau neraka.

Apa yang saya kemukakan ini adalah sebuah realitas yang pasti terjadi. Kenapa kita saat ini tidak sungguh-sungguh mempersiapkan diri untuk hari kematian yang pasti akan tiba dalam hidup kita. Saya katakan kita harus mempersiapkan diri karena, tidak ada seorangpun yang tahu waktu kematian itu tiba.

Olehnya kita harus terus berjaga-jaga dengan tidak berkesudahan. Berjaga-jaga artinya kita harus terus mengontrol diri, memeriksa diri, supaya kita bisa melihat semua yang kita perbuat itu berkenan kepada Allah atau tidak. Bila yang kita lakukan tidak berkenan, maka kita harus bertobat.

Suatu hal yang harus kita sadari saat ini adalah, kuasa kegelapan akan selalu berusaha untuk mengalihkan fokus pandang kita dari kepastian kematian ini. Biasanya yang disuntikkan oleh kuasa kegelapan kedalam pikiran kita adalah, kalau sudah menjadi orang Kristen, pasti mati masuk sorga, karena sudah ditebus oleh Tuhan Yesus. Dengan demikian, ada begitu banyak orang percaya lalu tidak lagi hidup berjaga-jaga. Pikiran dan perasan mereka lalu di isi dengan berbagai keinginan diri untuk menikmati kesenangan dunia.

Realitas Hidup Yang Pasti

Renungan Harian | Mempersiapkan Diri Untuk Realitas Yang Pasti | Renunganhariini.com

Saudaraku, kita harus sadar mulai saat ini bahwa semua manusia itu pada akhirnya akan menghadapi apa yang dinamakan kematian. Dibalik kematian itu kita akan menghadap takhta pengadilan Allah. Bagi setiap orang yang ditemukan dihadapan Allah, selagi masih di dunia ini hidup melakukan kehendak Allah, maka akan diterima di dalam Kerajaan-Nya. Tetapi bagi orang-orang yang selagi hidup di dunia ini tetap hidup dalam dosa, maka hidupnya akan menjadi sampah abadi yang akan dibakar di api neraka dalam kekekalan nanti. Ingat apa yang firman Tuhan katakan;

Roma 6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Untuk menghadapi realitas kematian inilah, setiap kita sebagai orang percaya harus mempersiapkan diri, mengisi nurani kita dengan kebenaran yang Allah kehendaki, hidup menuruti perintah Allah dan melakukan kehendak-Nya.

Jadi fokus hidup kita hanya tertuju kepada Allah dan kerajaan-Nya, bukan kepada dunia ini dengan segala kesenangannya. Itulah kenapa Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk tidak mengumpulakan harta di dunia ini, tetapi mengumpulkan harta di sorga.

Matius  6 :19 “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. 6:20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. 6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Berjuang untuk mengumpulkan harta di sorga selagi kita masih hidup di dunia ini, sama dengan hidup mendahulukan Kerajaan Allah. Dan tentu hal itulah yang Allah kehendaki dalam hidup kita sebagai orang percaya. Itulah kenapa firman Tuhan katakan di dalam;

Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Orang percaya yang saat ini mau mengarahkan fokus pandangnya hanya kepada Allah dan Kerajaan-Nya, sama dengan orang yang bijaksana dalam mempersiapkan masa depan hidupnya di kekekalan.

Jadi kita harus lebih cerdas dalam memandang hidup ini. Kita harus tetap ingat bahwa realitas kematian itu nyata dan tidak dapat di tolak. Kita harus sadar bahwa dibalik kematian nanti masih ada penghakiman, itulah kenapa kita harus mempersiapkan diri untuk realitas yang pasti ini.

Kiranya kebenaran ini semakin membuat kita bisa melihat apa yang sesungguhnya lebih bermanfaat buat kehiupdan kita, bukan kehidupan hari ini, tetapi kehidupan yang akan datang. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga : Standar Kebenaran Orang Percaya

Renungan oleh Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2017 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK REALITAS YANG PASTI