MENABUR SEKARANG MENUAI DI KEKEKALAN

RENUNGAN HARIAN 3064 Kali Dibaca

Doa : Tuhan Yesus, saat kami membaca renungan ini berilah kami mengerti akan kebenaran firmanMu lewat renungan ini, supaya selama kami hidup di dunia ini biarlah kami mau hidup sesuai kebenaran firmanMu dan melakukan kehendakMu. Didalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa, haleluya. Amin.

Firman Tuhan : Galatia 6 : 7 – 8.

6:7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. 6:8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.

Selama ini seringkali kita mendengar saat orang berbicara tentang tabur tuai maka akan selalu dihubungkan dengan materi atau selalu diaplikasikan dengan uang, contohnya saat orang memberi persembahan di gereja seringkali masih ada orang-orang yang berpikir, memberi persembahan karena Tuhan akan menggantikan berkali lipat ganda. Kalau saat ini masih ada orang percaya atau anak-anak Tuhan yang berpikiran demikian maka ia telah terjerat dalam pola pikir yang salah.

Bila berbicara tentang tabur tuai maka seharusnya diaplikasikan dengan kehidupan setiap orang percaya saat ini, dimana apa yang ditabur saat ini itulah yang akan dituainya nanti didalam kekekalan, seperti yang firman Tuhan katakan di dalam, Galatia 6:8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.

Pengajaran tabur tuai juga seharusnya diaplikasikan dalam kehidupan pelayanan setiap orang percaya atau anak-anak Tuhan yang saat ini mau memberikan segenap hidupnya berjerih lelah dalam pelayanan pekerjaan Tuhan, maka dikekekalan nanti orang-orang seperti ini akan menuai kebahagiaan dan menerima kemuliaan.

Inilah yang dikatakan didalam Roma 8:17 Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Hanya orang-orang yang mau mengorbankan hidupnya, mau berlelah ikut mengambil bagian dalam pekerjaan Tuhan dengan tidak lagi melihat kepentingan dirinya sendiri, maka ia akan memperoleh tempat perhentian yang penuh dengan kelegaan dan kemuliaan dimana tidak ada lagi tangis dan air mata, dan inilah hasil tuaian dari orang-orang yang mau hidup saat ini hanya untuk kepentingan Tuhan.

Tentu bagi orang-orang yang saat ini memilih hidup untuk menikmati kesenangan dunia, hidup dalam pesta pora dunia, hidup hanya untuk kepentingan diri sendiri, ini artinya ia sedang menabur didalam daging, dan menabur didalam daging seperti yang firman Tuhan katakan diatas maka yang akan dituai olehnya adalah kebinasaan.

Ingat, kekekalan bukanlah waktu yang singkat tetapi kekekalan adalah waktu yang tak berujung. Jadi bila yang dituai seseorang nantinya didalam kekekalan adalah kebinasaan kekal maka ia akan mengalami penderitaan yang tiada berujung atau tiada berakhir, dan ini sangat mengerihkan. Itulah sebabnya firman Tuhan katakan; Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya (Galatia 6:7).

Seandainya saat ini bila kita ditanya “mau pilih yang mana, menuai kebinasaan kekal atau menuai kemuliaan bersama dengan Kristus . . ?” sebagai orang percaya tentu kita akan menjawab “menuai kemuliaan bersama dengan Kristus”. Tetapi perlu diingat bahwa untuk menuai kemuliaan bersama dengan Kristus maka setiap orang percaya harus menabur didalam Roh, dan itu artinya sepanjang perjalanan sisa hidup kita didunia ini harus diserahkan kepada Tuhan untuk menjadi milik Tuhan.

Menyerahkan hidup kepada Tuhan artinya kita tidak memiliki lagi hak atas kehidupan kita, tetapi Tuhanlah yang berhak sepenuhnya atas kehidupan kita. Dengan kata lain kita tidak boleh lagi mempunyai keinginan apapun, sebaliknya yang kita lakukan disepanjang sisa umur hidup kita didunia ini, semuanya itu merupakan keinginan Tuhan. Jadi tetap berjalan dalam pimpinan Roh yaitu, terus hidup dalam kebenaran firman Tuhan dan hanya melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan.

Mungkin bagi sebagian orang akan merasa cara hidup seperti ini akan sangat sulit dan menyakitkan, tetapi sesungguhnya kita harus menyadari bahwa hanya ada dua pilihan hidup yaitu menabur didalam daging atau menabur didalam Roh, dan tidak ada lagi pilihan yang lain.

Orang-orang yang menabur didalam daging adalah orang-orang yang saat ini sedang menikmati dan mabuk dalam percintaan dunia, mengejar ambisi dan keinginannya untuk memuaskan hasrat hatinya dengan berbagai kesenangan dunia, sehingga mereka lupa bahwa waktu kematian bisa datang tiba-tiba dan itu artinya tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat, maka yang akan dituainya adalah kebinasaan kekal.

Tetapi orang-orang yang menabur didalam Roh akan memberi segenap sisa hidupnya hanya untuk belajar mengerti apa yang menjadi kehendak Allah dan melakukannya, sekalipun ada penderitaan, tangis dan air mata, tetapi ia akan tetap bertahan karena ia selalu percaya bahwa bersama dengan Tuhan ia akan cakap menanggung segala perkara.

Orang-orang seperti ini seperti yang firman Tuhan katakan didalam Mazmur 126:5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Senada dengan hal ini Paulus juga berkata didalam 2 Timotius 4:8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

Saat engkau membaca kebenaran ini, mari koreksi dirimu saat ini dan periksa dirimu saat ini apa yang sedang engkau tabur dalam hari-hari hidupmu saat ini. Bila engkau sedang menabur didalam daging, bertobatlah dan berbaliklah pada Tuhan dan carilah Tuhan sekarang juga selama Ia masih berkenan ditemui, dan sebelum terlambat karena setiap detik waktu Tuhan akan datang dengan tiba-tiba dan tidak ada seorangpun yang mengetahuinya.

Tanamkan beberapa hal ini dalam hatimu saat ini:

  1. Menabur didalam daging yang merupakan percintaan dengan dunia akan membawa kebinasaan kekal.
  2. Senantiasa berjaga-jagalah karena hari Tuhan akan datang seperti pencuri pada malam hari.
  3. Menaburlah didalam Roh, dengan memberikan segenap hidupMu menjadi milik Tuhan, hiduplah takut akan Dia dan lakukanlah kehendakNya, supaya engkau akan menuai kemuliaan bersama dengan Kristus didalam kekekalan.

Kiranya kebenaran ini menjadi berkat bagi kita semua. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Bila engkau diberkati dengan kebenaran ini maka berikanlah link renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi, renunganhariini.com.

tags:

Related For MENABUR SEKARANG MENUAI DI KEKEKALAN