MENANGGALKAN SEMUA BEBAN DAN DOSA

RENUNGAN HARIAN 2223 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianMenanggalkan Semua Beban Dan Dosa. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita saat ini berjudul, Menanggalkan Semua Beban Dan Dosa.

Saudaraku, seringkali kita mendengar ada banyak orang yang berkata, “hidup saya lagi banyak beban, lagi susah, lagi banyak masalah”. Kalimat seperti ini sering juga kita dengar diucapkan oleh banyak anak-anak Tuhan, atau orang percaya.

Kalau sudah demikian, maka ada begitu banyak orang percaya yang seolah-olah beranggapan dan berpikir bahwa, kenapa Tuhan belum juga menolong. Ada lagi sebagaian orang yang merasa, mereka sudah menjadi anak Tuhan, tapi kenapa hidupnya masih saja susah, masih saja penuh dengan beban.

Saudaraku, kita harus menyadari bahwa mengikut Kristus, menjadi anak-anak Tuhan, lalu secara otomatis kita bisa hidup tanpa beban, tanpa persoalan, tanpa masalah.

Oleh sebab itu, kita harus terus mengoreksi diri dari seluruh gaya hidup kita selama ini, supaya kita bisa menemukan, sebenarnya apa pokok persoalan yang menjadi beban dalam hidup kita. Yang membuat kita terbelit dalam banyak masalah itu karena apa. Itu yang harus kita temukan terlebih dahulu, barulah kita bisa menemukan jalan keluarnya.

Kenapa demikian?, karena yang membuat kita memiliki banyak beban, banyak masalah, banyak persoalan hidup, itu diri kita sendiri, dan bukan karena Tuhan tidak menolong kita.

Tuhan sangat perduli dengan hidup kita, dan Tuhan memiliki rencana bahkan rancangan yang sangat luar biasa untuk setiap orang yang percaya kepada-Nya, dimana sebagai anak-anak Tuhan kita dipersiapkan untuk kelak mewarisi langit baru dan bumi yang baru.

Saudaraku yang Tuhan Yesus kasihi, tidak ada cara lain untuk terlepas dari segala beban, masalah, atau persoalan hidup, selain dengan cara, kita harus menanggalkan semua beban itu. Bahkan bukan hanya beban, tetapi firman Tuhan juga katakan dosa, dan kedua hal inilah yang merintangi kita. Firman Tuhan katakan di dalam;

Ibrani 12 :1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.

Apa itu beban dan dosa

Apa itu beban dan apa itu dosa, keduanya harus kita mengerti dengan benar. Karena kalau kita mengerti apa itu beban, apa itu dosa, maka pasti kita bisa bertindak untuk terlepas dari ikatan beban dan dosa yang merintangi kita.

Apa yang dimaksudkan dengan beban

Sebenarnya beban itu adalah, keterikatan kita dengan dunia. Dan keterikatan dengan dunia inilah yang menjadi beban berat dalam kehidupan kita. Karena keterikatan dengan dunia, akan membaut gaya hidup kita jauh berbeda dari gaya hidup yang Allah kehendaki, dimana yang Allah Bapa kehendaki adalah, kita harus memiliki gaya hidup yang sama seperti Kristus.

Menanggalkan Semua Beban Dan Dosa

Renungan Harian : Menanggalkan Semua Beban Dan Dosa | Renunganhariini.com

Itulah kenapa firman Tuhan katakan, kita tidak boleh sama dengan dunia. Kita harus berbeda dengan dunia. Karena hanya orang yang memiliki gaya hidup yang berbeda dengan dunia, barulah ia bisa memiliki gaya hidup yang sama seperti Kristus.

Jadi sekarang kita mengerti bahwa beban itu ada karena, kita masih mengikatkan diri kita, atau masih memiliki keterikatan dengan dunia. Keterikatan dengan dunia itu bisa terjadi dalam banyak hal, dan semua itu di dorong oleh hawa nafsu dan keinginan diri untuk memiliki semua yang kita ingini, dimana kita berpikir bahwa semuanya itu bisa memberi kesenangan diri, termasuk di dalamnya menerima penghormatan dan pengakuan dari orang-orang dunia pada umumnya.

Apa yang dimaksud dengan dosa

Dosa itu adalah, segala sesuatu yang kita inginkan, kita pikirkan, kita perbuat, termasuk didalamnya nafsu dalam daging kita, yang kita mengerti sebagai keinginan daging, dan semuanya itu tidak sesuai kehendak Allah bagi kita, maka itu adalah dosa.

Jadi dosa bukan hanya sekedar, menipu, mencuri, merampok, membunuh, berzinah, atau apapun yang merupakan pelanggaran terhadap moral umum. Tetapi setiap gerak pikiran dan keinginan kita, bila tidak sesuai dengan keinginan Tuhan, atau selera Tuhan, maka itu dosa.

Sebagai orang percaya kita harus menyadari akan hal ini, karena perjuangan untuk melepaskan diri dari keterikan dengan dunia itu sulit. Kenapa?, sebab di dalam diri kita ini, di dalam daging kita ini, telah melekat apa yang disebut sebagai “sinful nature” atau kodrat dosa, yang telah menempel sejak manusia pertama jatuh di dalam dosa, sifat daging yang lahir karena keinginan diri itu sangat kuta menguasai hati dan pikiran kita.

Itulah yang membuat perjuangan kita untuk melepaskan semua itu tidak mudah. Karena yang namanya kodrat dosa itu, membuat daging kita selalu dipenuhi dengan berbagai macam keinginan diri dan hawa nafsu, yang terus berjuang menguasai hati dan pikiran kita.

Kalau keterikatan ini yang terus membelenggu hidup kita, maka kita tidak akan mungkin bisa dimuridkan supaya menjadi sama seperti Kristus. Itulah kenapa firman Tuhan katakan di dalam;

Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Jadi untuk bisa terlepas dari semua keterikatan dengan dunia, dalam hal ini terlepas dari beban, dan dengan segala hawa nafsu keinginan diri, yang merupakan dosa, maka setiap orang percaya harus datang kepada Tuhan. Sebab hanya didalam Tuhan saja kita akan menemukan kelegaan.

Kelegaan yang dimaksudkan disini bukan berarti, saat kita datang kepada Tuhan, lalu Tuhan memberkati kita, mencukupi kita, dengan berkat-berkat jasmani yang bisa kita nikmati untuk memuaskan hawa nafsu kedagingan kita.

Kelegaan didalam Tuhan adalah, kita akan dimuridkan dan diajar, untuk mengerti hidup seperti yang Allah kehendaki, supaya hidup kita menjadi sama dengan gaya hidup Kristus. Sebab orang yang menjadi sama dengan Kristus, maka ia akan mengenakan pikiran Kristus, dan dengan sendirinya ia akan memiliki pola pikir yang sama dengan Kristus, mengerti apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Orang yang mau datang kepada Kristus supaya bisa dimuridkan, bisa menjadi murid Kristus, harus mau melepaskan dirinya dari keterikatan dengan apapun yang ia miliki.

Kalau kita tidak melepaskan diri dari semua yang kita miliki, maka kita tidak akan mungkin bisa menjadi murid Kristus. Firman Tuhan katakan di dalam;

Lukas 14:33 Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

Disinilah, pada akhirnya kita mengerti bahwa untuk bisa menjadi murid Kristus, itu ada harga yang harus dibayar. Dan harganya adalah kita harus melepaskan diri dari segala keterikatan dengan dunia, keterikatan dengan berbagai keinginan diri, dan harus mau menyerahkan segenap hidup kita menjadi miliki Tuhan sepenuhnya, barulah ia layak menjadi murid Tuhan.

Jadi akhirnya saudaraku, sekarang kita bisa menemukan jawaban bahwa, mengapa selama ini hidup kita penuh dengan begitu banyak beban, begitu banyak masalah, begitu banyak persoalan, dan semuanya itu karena kita masih terikat dengan dunia, masih nyaman memiliki percintaan dengan dunia.

Begitupun juga hati dan pikiran kita yang hanya dipenuhi dengan berbagai keinginan diri dan hawa nafsu. Dan semuanya itu yang membuat kita terus terbelenggu, sehingga kita tidak pernah menemukan kelegaan hidup. Kiranya kebenaran ini memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga Renungan :

Mengutamakan Tuhan Dalam Segala Hal

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: ,

Related For MENANGGALKAN SEMUA BEBAN DAN DOSA