MENCAPAI TUJUAN IMAN PERCAYA

RENUNGAN HARIAN 1569 Kali Dibaca

Renungan Harian – Minggu, 25 Januari 2015. Mencapai Tujuan Iman Percaya.

Syalom saudaraku yang dikasihi Tuhan yesus Kristus. Terkadang ada banyak orang yang hidup dengan tidak pernah menyadari akan tujuan hidupnya, sehingga bila ditanya apa tujuan hidupnya maka tak jarang kita akan mendengar jawaban yang klasik yaitu “belum tahu mau bagaimana, biar mengalir saja hidup ini”.

Didalam kehidupan kekristenan, setiap orang percaya seharusnya tidak boleh memiliki prinsip hidup seperti ini, karena sebagai orang percaya kita harus menyadari bahwa kita memiliki tujuan hidup yang jelas yaitu “menuju langit baru dan bumi yang baru”.

Kalau ada orang percaya yang sampai saat ini belum tahu tujuan hidupnya untuk apa maka dapat dipastikan ia tidak tinggal tetap didalam iman, karena seharusnya disaat kita mengaku percaya kepada Kristus maka saat itu juga kita tahu jelas, alasan untuk apa kita percaya kepada Kristus.

Kalau ada orang kristen yang mengaku percaya kepada Kristus tetapi tujuan hidupnya bukanlah langit baru dan bumi baru, maka percayanya hanya memiliki satu alasan yaitu, supaya Tuhan dijadikan alat untuk mencukupi segala kebutuhan dan keinginan hidupnya yang ia inginkan.

Cara hidup seperti ini bukanlah percaya yang benar, karena sebagai orang kristen kalau kita percaya kepada Kristus dengan benar maka kita tidak akan pernah memikirkan apapun keadaan hidup kita saat ini, sebab kita akan menyadari sungguh bahwa, kita tahu kepada siapa kita percaya.

Prinsip hidup orang percaya seperti inilah yang disebut berjalan didalam iman, sebab orang yang berjalan didalam iman tidak akan pernah takut terhadap keadaan dunia, karena ia percaya kepada pribadi yang berkuasa yaitu Allah yang kita sembah didalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Mencapai Tujuan Iman Percaya

Ilustrasi : Renungan Harian – Mencapai Tujuan Iman Percaya

Firman Tuhan katakan didalam, I Petrus 1:8 Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, 1:9 karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.

Ini adalah sebuah gaya hidup, dan gaya hidup seperti inilah yang ditunjukan oleh Abraham yang dikenal sebagai Bapa Orang Percaya, dan bukan saja Abraham tetapi Rasul Pauluspun demikian, dimana Paulus mengatakan bahwa hidup kekristenannya bukan karena melihat tetapi karena percaya.

Pertanyaannya sekarang mengapa para tokoh-tokoh iman ini memiliki gaya hidup yang demikian?. Jawabannya hanya satu, karena bukan dunia dengan segala isinya saat ini yang mereka kejar, tetapi yang dikejar oleh mereka adalah tujuan iman mereka yaitu keselamatan jiwa.

Sebagai orang kristen, sebagai anak-anak Tuhan, seharusnya kita juga memiliki gaya hidup ini yaitu tidak lagi mengejar apa yang dunia tawarkan, tetapi yang kita kejar adalah apa yang sudah Tuhan sediakan yaitu keselamatan jiwa, walaupun saat ini kita belum melihatnya tetapi karena iman kita tetap percaya bahwa itu adalah sebuah kepastian, dan bukan kesia-siaan seperti apa yang sedang dunia tawarkan saat ini.

Itulah kenapa Rasul Paulus menganggap bahwa segala sesuatu yang dahulu menjadi kesenangan baginya, semuanya itu sekarang dianggap sampah, dan yang dikejarnya hanyalah bagaimana ia bisa menjadi serupa dengan Kristus dan berkenan dihadapan Allah.

Firman Tuhan katakan didalam Filipi 3:10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, 3:11 supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati. 3:12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

Jadi yang harus dikejar oleh kita sebagai orang percaya adalah pengenalan akan Tuhan dengan benar, terus membangun persekutuan dengan Dia, supaya hidup kita terus dibaharui didalam Allah menuju kepada standar kesempurnaan yang Tuhan kehendaki, dimana akhir dari semuanya adalah mencapai tujuan iman percaya yaitu keselamatan jiwa.

Sebagai orang percaya kita harus terus menyadari bahwa semuanya itu adalah Pekerjaan Yang Dikehendaki Allah.

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: , ,

Related For MENCAPAI TUJUAN IMAN PERCAYA