MENCARI TUHAN DAN MENJADIKAN-NYA KEKASIH JIWA

RENUNGAN HARIAN 1549 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Harian – Mencari Tuhan Dan Menjadikan-Nya Kekasih Jiwa. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita hari ini adalah; Mencari Tuhan Dan Menjadikan-Nya Kekasih Jiwa.

Saudaraku, mencari Tuhan dan menjadikan-Nya sebagai kekasih jiwa yang abadi, adalah hal terpenting yang harus dimiliki oleh setiap kita sebagai orang percaya. Sebab dengan menjadikan Tuhan satu-satunnya kekasih jiwa kita yang abadi, maka kita akan terus mencari Tuhan dengaan tekun, dan bukan saja mencari, tetapi kita juga akan memiliki gairah dengan penuh kerinduan untuk mengalaami Tuhan setiap saat dalam hari-hari hidup kita.

Orang-orang yang mau terus mencari Tuhan dan mengalami Tuhan, merindukan Tuhan lebih dari apapun, adalah orang-orang yang serius mempersiapkan masa depan kehidupannya di kekekalan. Firman Tuhan di dalam Mazmur berkata;

Mazmur  27:8 Hatiku mengikuti firman-Mu: “Carilah wajah-Ku”; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.

Terkadang tanpa kita sadari, dalam menjalankan hidup sebagai orang percaya, kita terjebak dalam sebuah rutinitas kehidupan sebagai orang yang beragama. Dimana kita akan merasa cukup, kalau hari minggu sudah pergi ke gereja dan beribadah selama dua jam. Menyanyi, memuji dan menyembah Tuhan dalam sebuah rangkaian liturgi. Lalu dengan cara seperti itu kita merasa cukup, sudah hidup benar sebagai orang percaya, dan merasa cukup dengan pola hidup kekristenan seperti itu.

Saudarku, kalau kita mau serius untuk memikirkan masa depan kehidupan kita di kekekalan nanti, maka cara hidup kita harus berubah. Hidup sebagai orang percaya tidak lagi terjebak dalam rutinitas hidup sebagai orang beragama pada umumnya. Tetapi kita hidup sebagai orang percaya, kita harus menyadari bahwa ada kebutuhan utama yang harus kita prioritaskan, dan kebutuhan utama itu adalah mencari Tuhan, menemukan Tuhan dan mengalami Tuhan setiap hari.

Orang yang mau terus mencari Tuhan adalah orang yang benar-benar ingin menjadikan Tuhan satu-satunya kekasih hatinya yang abadi. Firman Tuhan katakan di dalam;

Mazmur 1:1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, 1:2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Ini artinya arah hidup kita harus diubah, tidak lagi hidup seperti orang-orang dunia pada umumnya. Tetapi kita memiliki sebuah gaya hidup dengan kesenangan yang baru yaitu mencari Tuhan saja dan tidak ada yang lain yang lebih menyenangkan dari hal ini.

Mencari Tuhan Dan Menjadikan-Nya Kekasih Jiwa

Renungan Harian : Mencari Tuhan Dan Menjadikan-Nya Kekasih Jiwa | Renunganhariini.com

Karena kerinduan kita akan Tuhan, maka kita akan terus belajar firman Tuhan, merenungkan firman Tuhan, dan itu terus berlangsung siang dan malam. Sehingga waktu hidup kita hanya tersita untuk mencari Tuhan, dan belajar untuk mengerti apa yang menjadi kehendak-Nya, lalu kita bisa hidup melakukan kehendak-Nya.

Dengan cara hidup seperti ini, maka apapun yang kita lakukan dalam hidup ini, baik itu sekolah, kuliah, bekerja, usaha, bisnis, membangun rumah tangga, kita lakukan semuanya itu  untuk Tuhan. Artinya semuanya itu harus dijadikan sebagai sarana dan dukungan untuk menemukan Tuhan dan mengalami Tuhan.

Jadi semua kegiatan hidup yang kita lakukan setiap hari, tidak boleh lagi dipandang sebagai tujuan masa depan hidup sementara di dunia ini. Tetapi semua kegiatan hidup kita, harus menjadi sarana dan dukungan untuk menemukan dan mengalami Tuhan, serta menjadikan-Nya sebagai kekasih jiwa kita yang abadi.

Sebab dengan menjadikan semua kegiatan hidup sebagai sarana dan dukungan untuk menemukan dan mengalami Tuhan, maka kita akan memiliki hubungan persekutuan yang indah dengan Tuhan.

Sayangnya tidak banyak orang percaya yang menyadari akan hal ini. Sebab selama ini mereka sudah terlanjur terjebak dalam pola hidup keberagamaan yang hanya merupakan sebuah rutinitas saja. Dan mereka merasa cukup dengan hidup kekristenan seperti itu.

Fakta kehidupan saat ini menunjukan ada bagitu banyak orang telah tersesat, karena mereka telah menjalankan hidupnya hanya untuk mencapai tujuan hidup yang sementara. Artinya apa yang mereka kejar adalah segala sesuatu yang dipandang bisa memberikan, kesenangan dan kenyamanan dan kebahagiaan  hidup di dunia ini.

Orang-orang seperti ini akan merasa nyaman dengan memiliki pangkat, jabatan, kehormatan, bisnis dan usaha yang sukses, mobil, rumah mewah, rumah tangga yang hidup berkecukupan, punya isrti cantik, suami ganteng, anak-anak yang manis-manis dan cantik-cantik. Semuanya itu tanpa disadari telah menjadi perangkap yang menjerat mereka semakin tersesat dan semakin jauh dari Tuhan.

Karena apa yang dikejar oleh mereka semuanya itu bersifat sementara, untuk mencapai apa yang dinamakan kenyamanan hidup. Padahal semuanya itu tidak dibawa sampai di kekekalan nanti.

Tentu cara hidup seperti ini juga, ikut dipengaruhi oleh lingkungan dimana kita berada, dan itu berlangsung sejak kita masih kecil. Apa yang dilihat itu akan tertanam dalam hati dan pikiran kita, dan pada akhirnya kita juga ingin memiliki kesenangan hidup seperti yang juga dimiliki oleh orang lain.

Kita harus mulai menyadari akan cara hidup kita yang salah selama ini, dimana kita hanya terjebak dalam tujuan hidup yang sementara. Merubah gaya hidup seperti ini tidak mudah, perlu perjuangan dan kerja keras, dengan kesadaran bahwa yang kita perlukan adalah bagaimana dikenal oleh Tuhan di kekekalan nanti. Kita harus memiliki satu kesadaran seperti yang firman Tuhan katakan di dalam;

Ayub 1:21 katanya: “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!”

Memiliki kesadaran ini akan membuat kita rela untuk tidak memiliki apapun di dunia ini, asal kita bisa menemukan Tuhan dan mengalami-Nya setiap hari, serta menjadikan Tuhan satu-satunya kekasih hati kita yang abadi sampai di kekekalan.

Singkatnya waktu hidup di dunia ini, tidak disadari oleh banyak orang percaya atau anak-anak Tuhan. Hal ini, karena mereka telah terjebak dalam gaya hidup dunia. Dan itulah kenapa manusia pada umumnya, termasuk orang percaya, tidak berani atau akan sangat merasa takut kalau berbicara tentang kematian, padahal kematian itu adalah realitas hidup yang tidak dapat dihindari.

Jadi yang harus kita sadari adalah, ketika kita memiliki banyak agenda hidup yang bertujuan hanya untuk mencapai kesenangan hidup yang sementara di dunia ini, maka kita tidak akan pernah bisa menemukan Tuhan.

Orang-orang yang saat ini tidak pernah menemukan Tuhan dan mengalami Tuhan dengan benar, maka sampai di kekekalan-pun mereka tidak akan pernah dikenal oleh Tuhan.

Kiranya kebenaran ini semakin menyadarkan kita semua untuk semakin bersungguh-sungguh mencari dan menemukan Tuhan serta menjadikan Tuhan satu-satunya kekasih jiwa kita yang abadi. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga : Memberikan Segenap Hidup Untuk Tuhan

Artikel by Pdt Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: ,

Related For MENCARI TUHAN DAN MENJADIKAN-NYA KEKASIH JIWA