MENGABDI KEPADA ALLAH

RENUNGAN HARIAN 2367 Kali Dibaca

Renungan Harian – Jumat, 20 Februari 2015. Mengabdi Kepada Allah.

Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Bila kita mau belajar akan kebenaran firman Tuhan dengan benar maka kita akan mengerti apa yang Tuhan Yesus maksudkan bahwa kita tidak boleh memiliki dua tuan, dan ini artinya kita hanya boleh memiliki satu fokus penyembahan saja yaitu Allah sendiri di dalam Tuhan Yesus Kristus, sebab sebagai orang percaya kita hanya boleh mengabdi kepada Allah saja .

Firman Tuhan katakan di dalam Matius 6:24 Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”

Artinya dalam hidup ini kita tidak boleh memiliki target fokus penyembahan yang lain selain Allah. Target fokus penyembahan kita yaitu bagaimana kita harus hidup hanya untuk menyukakan dan menyenangkan hati Tuhan, sebab bila kita memiliki dua fokus penyembahan yaitu Allah dan mamon, maka seperti yang Tuhan Yesus katakan, kita akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain.

Dari pernyataan ini, Tuhan menghendaki supaya kita memiliki cinta yang utuh atau bulat dari hati kita. Kenapa?, karena bila kita memiliki tuan yang lain selain Allah saja maka sesungguhnya kita telah melakukan penghianatan terhadap Allah, atau dengan bahasa sederhananya, kita telah berhianat terhadap Allah.

Mungkin sebagian orang akan berdalih bahwa walaupun ia masih duniawi tetapi ia cinta kepada Tuhan, atau dengan kata lain ia tidak membenci Tuhan. Hal ini tidak mungkin, sebab bila seseorang yang berkata hanya mau mengabdi kepada Tuhan tetapi masih terikat dengan percintaan dunia, maka itu sama dengan mengabdi kepada mamon, dan ini artinya ia tidak mencintai Tuhan atau mengasihi Tuhan secara utuh.

Kalau orang percaya tidak memberikan hatinya secara utuh kepada Tuhan maka ini sama dengan ia membenci Tuhan, atau dalam hal ini ia tidak setia kepada Tuhan.

Sebagai contoh, apabila ada satu pasangan yang saling mencintai maka mereka harus saling setia sampai pada pernikahan, sebab bila pada akhirnya yang seorang menikah dengan orang lain, itu artinya ia tidak setia pada pasangannya atau dengan kata lain ia telah berhianat kepada pasangannya.

Setiap orang percaya yang mau menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya “tuan” atas hidupnya maka ia harus sepenuhnya mengabdi kepada Tuhan saja, dan seluruh hidupnya harus dipersembahkan supaya berkenan dihadapan Tuhan, serta hidup hanya untuk hormat kemuliaan Tuhan, dan tentu ini bukan hal yang mudah sehingga setiap kita sebagai orang percaya harus benar-benar serius memperjuangkan ini.

Mengabdi Kepada Allah

Ilustrasi : Renungan Harian – Mengabdi Kepada Allah | renunganhariini.com

Keseriusan kita untuk menjaga hidup supaya berkenan dihadapan Tuhan merupakan bagian dari rasa hormat kita atas pengorbanan yang Tuhan Yesus kerjakan demi keselamatan manusia, dalam hal ini setiap orang yang mau percaya kepadaNya, sehingga kita akan menjadi bagian dari kelompok kecil orang-orang yang berjuang untuk masuk melalui pintu yang sempit.

Firman Tuhan katakan di dalam Lukas 13:23 Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: “Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?” 13:24 Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.

Itulah kenapa sebagai orang percaya kita harus benar-benar serius mengarahkan fokus hidup kita, fokus penyembahan kita hanya mengabdi kepada Allah saja dan tidak boleh terikat dengan yang lain, dalam hal ini terikat dengan percintaan dunia yang sama dengan mengabdi kepada mamon, dan kalau ini yang terjadi maka kita tidak mungkin berkenan dihadapan Tuhan.

Akhirnya kita bisa mengerti bahwa sulitnya hidup sebagai orang percaya terletak pada bagaimana bisa menjadi anak-anak Allah yang benar-benar mengabdi kepada Allah. Sebab anak-anak Allah adalah orang-orang yang mau hidup hanya untuk melakukan kehendak Allah.

Sebagai orang percaya kita harus ingat kalau kita tidak melakukan kehendak Allah, itu artinya kita tidak menjadikan Yesus sebagai Tuhan, sebab orang yang menjadikan Yesus sebagai Tuhan maka ia harus hidup melakukan kehendak Bapa di sorga.

Akan menjadi percuma kita berseru, Tuhan, Tuhan. . . tetapi tidak melakukan kehendak Bapa, sebab berseru kepada Tuhan artinya mengakui Tuhan, dan orang yang berseru kepada Tuhan tetapi tidak melakukan kehendak Bapa sama dengan orang yang tidak percaya kepada Yesus.

Percaya kepada Yesus artinya menerima Yesus sebagai satu-satunya Tuhan yang menjadi “tuan” yang berdaulat penuh atas kehidupan kita, yang pada akhirnya akan membawa kita kepada Bapa di sorga.

Firman Tuhan katakan didalam Yohanes 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Jangan lupa untuk menyimak juga : Keputusan Dan Tindakan

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: ,

Related For MENGABDI KEPADA ALLAH