MENGAMBIL KEPUTUSAN HIDUP BERKENAN

RENUNGAN HARIAN 1488 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianMengambil Keputusan Hidup Berkenan. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita saat ini adalah; Mengambil Keputusan Hidup Berkenan.

Saudaraku, hidup berkenan di hadapan Allah adalah harga mati yang tidak dapat ditawar-tawar, sebab bila orang percaya ingin pada akhirnya nanti bisa hidup di dalam Kerajaan Allah Bapa di sorga, maka harganya adalah harus ditemukan berkenan di hadapan Allah.

Mengambil keputusan untuk hidup berkenan di hadapan Allah adalah pilihan setiap orang, apakah ia mau benar-benar berkenan di hadapan Allah atau tetap tinggal di dalam cara hidup yang tidak berkenan.

Tentu mengambil keputusan untuk hidup berkenan itu tidak mudah, sebab saat kita telah mengambil keputusan untuk hidup berkenan di hadapan Allah, tidak secara otomatis cara hidup kita bisa berubah dengan mudah.

Mengambil keputusan untuk hidup berkenan di hadapan Allah menuntut kita untuk melepaskan cara hidup kita yang lama dan kita harus mengenakan cara hidup yang baru, atau hidup dalam gaya hidup yang baru, gaya hidup yang terus berkenan di hadapan-Nya.

Saya katakan untuk hidup berkenan di hadapan Allah itu tidak mudah, karena seringkali saat kita sudah mengambil keputusan untuk menjaga hidup tetap berkenan di hadapan Allah, tetapi pada titik tertentu seringkali juga, kita masih tergoda saat digoda oleh cara hidup kita lang lama. Pada akhirnya kita kembali jatuh lagi di dalam dosa.

Dikatakan kembali jatuh di dalam dosa artinya, kita seringkali terjebak dalam cara berpikir yang tidak selaras dengan pikiran Tuhan. Ingat bahwa dosa itu artinya meleset. Jadi kalau gerak pikiran kita tidak sesuai dengan pikiran Tuhan, maka itu sama halnya dengan meleset, dan itu yang membuat kita menjadi dosa.

Jadi kalau dikatakan berdosa, tidak perlu kita berpikir dosa itu hanya berhubungan dengan, mencuri, berdusta, berzinah, dan hal-hal lainnya. Sebab saat kita mengaku percaya kepada Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus, lalu arah pikiran kita tidak selaras dengan pikiran Tuhan maka itu sudah berdosa. Itulah kenapa firman Tuhan katakan di dalam;

Mengambil Keputusan Hidup Berkenan

Renungan Harian Kristen : Mengambil Keputusan Hidup Berkenan | Renunganhariini.com

Yakobus  4:17 Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.

Dari kebenaran ini kita bisa menangkap sebuah pesan bahwa untuk hidup berkenan di hadapan Allah itu tidak mudah, dan perlu perjuangan, karena kita harus berjuang untuk mempertahankan kesucian dan kekudusan hidup.

Standar hidup orang percaya adalah suci dan kudus sama seperti Allah yang adalah kudus, dan standar hidup ini tidak dapat diubah atau diganti dengan apapun. Itulah kenapa firman Tuhan katakan dalam;

Imamat  19:2 “Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus.

I Petrus  1:16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

Pada akhirnya kita bisa mengerti kalau hidup berkenan di hadapan Allah itu adalah harga mati yang tidak bisa ditawar, kalau kita ingin tinggal bersama-sama dengan Allah di dalam Kerajaan-Nya.

Itulah kenapa, kita harus belajar menghargai anugerah keselamatan yang sudah diberikan, yaitu dengan cara menjaga keselamatan itu, mengerjakan keselamatan itu dengan takut dan gentar, artinya kita harus berjuang untuk menjaga hati dan pikiran kita supaya tetap suci dan kudus dihadapan Allah, tidak bercacat tidak bercela.

Filipi  2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,

Jika ada orang yang menolak mengerjakan keselamatan yang merupakan anugerah yang sudah Tuhan berikan, maka ia menyia-nyiakan keselamatan itu. Keselamatan itu dikerjakan dengan cara menjaga hidup kita supaya tetap kudus, suci dan berkenan di hadapan Tuhan.

Kalau kita tidak mau mengerjakan keselamatan itu dengan hidup dalam kesucian dan kekudusan Tuhan, maka kita tidak akan mungkin bisa berkenan kepada Allah. Tidak tinggal di dalam kesucian Tuhan, sama halnya dengan membiarkan diri kita hidup di dalam kecemaran. Kalau kita melihat firman Tuhan, maka firman Tuhan dengan jelas telah mengatakan;

I Tesalonika 4:7 Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus. 4:8 Karena itu siapa yang menolak ini bukanlah menolak manusia, melainkan menolak Allah yang telah memberikan juga Roh-Nya yang kudus kepada kamu.

Firman Tuhan ini sudah sangat jelas, dan tidak perlu lagi ditafsirkan. Sudah jelas kalau kita melakukan kecemaran itu sama halnya dengan kita telah menolak Tuhan. Menolak Tuhan artinya kita tidak ingin ada bersama-sama dengan Tuhan di dalam Kerajaan-Nya. Itulah kenapa kita patut berhati-hati dengan apa yang firman Tuhan katakan bahwa;

Matius  22:14 Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.”

Sekarang kita diperhadapkan pada pilihan hidup yang harus kita ambil, apakah kita mau mempertahankan hidup tetap berkenan di hadapan Allah, atau tetap tinggal dalam cara hidup dunia. Setiap manusia memiliki kehendak bebas yang tidak dapat di intervensi oleh siapapun.

Hal yang perlu kita ingat adalah, salah mengambil keputusan hidup akan berdampak pada masa depan kita di kekekalan nanti, dimana hanya ada dua pilihan, apakah kita akan terbuang kedalam api kekal, atau diterima tinggal didalam Kerajaan Allah Bapa di sorga.

Pilihan itu sudah kita tentukan dari sekarang, mau tetap berjuang untuk hidup dalam kesucian dan kekudusan Allah, atau terus memberi diri terikat dengan cara hidup dunia. Kiranya kebenaran ini membuka mata hati kita untuk menentukan pilihan hidup yang tepat untuk masa depan hidup kita di kekekalan. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca juga : Menemukan Dan Mengalami Tuhan

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For MENGAMBIL KEPUTUSAN HIDUP BERKENAN