MENGAMPUNI

RENUNGAN HARIAN 5956 Kali Dibaca

Renungan hari ini 8 Desember 2013 adalah Mengampuni. Sahabat renunganhariini.com yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, sebelum membaca renungan ini baikalah terlebih dahulu kita berdoa bersama-sama.

Doa: Tuhan Yesus, kami menyadari bahwa seringkali cara hidup kami tidak tepat sesuai dengan apa yang Engkau kehendaki, sehingga pelanggaran itulah yang membuat kami berdosa dihadapanMu. Oleh sebab itu kami mohon pengampunan dari padaMu ya Tuhan dan kami juga mau mengampuni orang yang bersalah kepada kami dalam seluruh gerak hidup kami, dan ajar kami ya Tuhan untuk mengerti FirmanMu supaya kami boleh hidup sesuai FirmanMu, dalam nama Tuhan Yeus Kristus kami berdoa, Amin.

Satu hal yang masih sering menjadi persoalan yang selalu membelenggu orang percaya atau orang kristen sampai saat ini adalah, masih banyak orang percaya yang begitu sulit untuk mengampuni orang lain, baik itu istri yang sulit mengampuni suaminya, suami yang sulit mengampuni istrinya, anak-anak yang sulit mengampuni orang tuanya, menantu yang sulit mengampuni mertua, mertua yang tidak mau mengampuni menantu, adik yang tidak mau mengampuni kakaknya, atau sebaliknya, dan ada juga hidup orang percaya yang penuh dengan kebencian, dendam, serata kepahitan terhadap orang lain, baik itu dilingkungan dimana ia tinggal, bekerja, disekolah, dikampus, atau dimana saja, dan hal ini masih banyak ditemukan ditengah-tengah kehidupan orang percaya atau orang kristen.

Kalau kehidupan orang percaya atau orang kristen ada yang seperti ini, apakah masih pantas orang yang memiliki karakter seperti ini disebut sebagai orang kristen, yang artinya pengikut Kristus. Rasanya tidak pantas orang tersebut mengkleim dirinya sebagai orang kristen atau pengikut Kristus, karena pengikut Kristus berarti ia harus memiliki kepribadian yang sama seperti Kristus, sebab apabila ia tidak memiliki kepribadian yang sama seperti Kristus maka sesungguhnya sebagai orang percaya atau orang kristen, ia sedang mempermalukan Kristus yang diakuinya sebagai Tuhan dan juruselamatnya.

Sebenarnya hal ini sangat ironis sekali, karena Tuhan Yesus sendiri mau mengampuni semua dosa manusia atau orang percaya yang mau datang dan memohon pengampunan kepadaNya, lalu bagaimana mungkin sebagai orang percaya kita masih memiliki cara hidup atau karakter yang bertolak belakang dengan pribadi Kristus ?.

Firman Tuhan katakan didalam, Mazmur 86:5 Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu. Dari kebenaran Firman ini, kita bisa melihat bahwa salah satu sifat Tuhan adalah suka mengampuni, bahkan dikatakan belimpah kasih setia bagi orang yang berseru kepadaNya. Artinya Tuhan selalu memberi pengampunan tanpa batas selama seseorang mau menyadari kesalahannya dan ia mau datang serta memohon pengampunan kepada Tuhan, pasti Tuhan akan mengampuni.

Kita juga sudah sering mendengar tentang hal pengampunan ini saat Petrus datang dan bertanya kepada Yesus didalam, Matius 18:21 Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” 18:22 Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Perkataan Tuhan Yesus ini dapat memberi gambaran kepada kita sebagai orang percaya tentang pengampunan yang harus diberikan kepada orang lain tanpa batas, karena Allah juga memberikan pengampunan kepada orang yang mau mengaku dosanya tanpa batas.

Firman Tuhan katakan didalam Mazmur 32:5 Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Hal ini senada dengan apa yang dikatakan Firman Tuhan didalam, 1 Yohanes 1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Jadi bila setiap orang percaya yang mau datang kepada Tuhan dan memohon pengampunan maka Tuhan akan mengampuninya.

Apa yang sudah kita lihat diatas adalah sifat Allah yang selalu penuh dengan belas kasihan yang mau mengampuni setiap kesalahan manusia yang berdosa saat manusia datang kepadaNya dan memohon pengampunan. Kenapa Allah melakukan itu ?, karena Allah itu adalah kasih, Allah itu kasih adanya.

Lalu mengapa ada orang percaya yang samasekali begitu sulit, atau bahkan tidak mau untuk mengampuni orang lain ?, bahkan seringkali kita dengar tidak sedikit ada orang percaya atau orang Kristen yang membenci orang lain dan berkata, ”sampai matipun saya tidak akan mengampuni dia”. Orang yang seperti ini yang saya katakan tadi bahwa ia tidak pantas menyebut dirinya sebagai orang percaya, orang kristen atau anak Tuhan, yang seringkali berdoa dan memanggil Tuhan dengan sebutan Bapa, karena sifat atau karakter seperti ini bila dimiliki oleh setiap orang percaya atau orang kristen maka sesungguhnya ia sedang mempermalukan Tuhan, sebab orang dunia bisa berpikir “bukankah Tuhan yang dia sembah itu katanya penuh kasih, tetapi kenapa ia hidup dalam kebencian dan kepahitan dan tidak mau mengampuni orang lain ?”.

Allah itu adalah kasih dan Ia menyatakan kasihNya didalam Tuhan Yesus Kristus, dimana Tuhan Yesus sendiri telah menunjukan kasihNya bahkan mengajarkan kasih itu dengan sebuah isyarat bahwa pengampunan itu harus dilakukan tanpa batas. Ingat itu yang Tuhan Yesus katakan kepada Petrus (Matius 18:21-22).

Tuhan selalu mau mengampuni tanpa batas setiap orang yang mau datang kepada Tuhan dan mengaku dosanya. Dalam hal ini pernahkan kita berpikir bahwa sebenarnya belas kasihan Tuhan yang mau mengampuni dosa manusia tanpa batas itu, hanya karena Ia tidak mau ada manusia ciptaanNya yang binasa.

Allah mau mengampuni kita supaya kita tidak binasa, tetapi orang yang tidak mau mengampuni orang lain artinya ia membuat dirinya sendiri binasa, karena Firman Tuhan katakan dalam, Matius 6:14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. 6:15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” Disinilah terletak hakekat Allah bahwa Dia adalah Allah yang adil yang menghakimi tanpa memandang muka, karena bagi Allah, mengampuni adalah merupakan kehendakNya yang harus dilakukan oleh setiap orang percaya.

Jadi bila Allah tidak mengampuni kesalahan seseorang, itu bukan karena Allah tidak mau mengampuni, tetapi karena orang tersebut yang tidak mau diampuni Allah, sebab ia sendiri tidak mau mengampuni orang lain, dan bila ini yang terjadi dalam hidup orang percaya, maka pengiringannya akan Tuhan selama ini menjadi sia-sia karena berujung pada kebinasaan, padahal semua orang yang mau percaya kepada Allah didalam Tuhan Yesus Kristus hanya memiliki satu tujuan yaitu memperoleh keselamatan didalam Tuhan Yesus Kristus.

Ingat Pesan ini:

  1. Jika engkau mau diampuni oleh Allah maka ampunilah juga setiap orang yang bersalah kepadamu. Inilah yang diajarkan Tuhan Yesus didalam doa Bapa kami, Matius 6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.
  2. Bila engkau mengeraskan hatimu dan tidak mau mengampuni orang yang bersalah kepadamu, maka langkah kakimu sedang berjalan menuju pintu jurang kebinasaan.

Ambillah keputusan saat ini juga untuk mengampuni setiap orang yang bersalah kepadamu, supaya Bapamu yang di Sorga juga mengampuni engkau.

Jika engkau diberkati dengan renungan ini, maka berikanlah link renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi. renunganhariini.com

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

tags: , , , ,

Related For MENGAMPUNI