MENGANDALKAN TUHAN BERARTI MEMPERCAYAI TUHAN SEPENUHNYA

RENUNGAN HARIAN 13437 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianMengandalkan Tuhan Berarti Mempercayai Tuhan Sepenuhnya. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan hari ini adalah, “Mengandalkan Tuhan Berarti Mempercayai Tuhan Sepenuhnya”.

Saudaraku, sebagai orang percaya apa yang kita pikirkan saat kita berkata, “dalam hidup ini saya hanya mengandalkan Tuhan”. Kalau kita berani berkata bahwa, kita hanya mengandalkan Tuhan dalam seluruh gerak hidup ini, maka kita juga harus siap menerima keadaan hidup yang tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan.

Kenapa demikian?. Karena terkadang ada begitu banyak orang percaya yang berkata selalu mengandalkan Tuhan dalam hidupnya, namun dibalik kalimat mengandalkan Tuhan itu, mereka menaruh harapan yang besar supaya Tuhan melakukan segala sesuatu sesuai dengan apa yang mereka pikirkan, dan apa yang mereka inginkan, atau dengan kata lain mereka selalu mau supaya Tuhan mengikuti keinginan dan hasrat hati mereka.

Salah memahami pikiran Tuhan

Bila itu terjadi dalam kehidupan kita sebagai orang percaya, maka disinilah kesalahan kita dalam memahami pikiran Tuhan. Sebab segala sesuatu yang kita pikirkan itu baik untuk kita, namun ternyata apa yang Tuhan pikirkan sangat jauh berbeda dari yang kita pikirkan.

Kita bisa menganggap apa yang kita pikirkan itu baik, tetapi bagi Tuhan apa yang kita pikirkan itu bisa mencelakakan kita, atau dapat merusak hidup kita. Itulah sebabnya terkadang Tuhan tidak mengabulkan atau Tuhan tidak mau menuruti apa yang kita inginkan, sebab Tuhan selalu memikirkan, merencanakan, bahkan merancang segala sesuatu yang terbaik bagi hidup kita.

Yesaya 55:8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. 55:9 Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Mengandalkan Tuhan Berarti Mempercayai Tuhan Sepenuhnya

Renungan Harian Kristen | Mengandalkan Tuhan Berarti Mempercayai Tuhan Sepenuhnya | renunganhariini.com

Jadi sebagai orang percaya kalau kita berkata, selalu mengandalkan Tuhan dalam hidup kita, itu artinya kita harus bisa menerima apapun keadaan hidup kita, walaupun keadaan itu tidak seperti yang kita pikirkan, atau tidak seperti yang kita inginkan.

Baca juga Renungan :

Ketika Allah Berdiam Diri

Menyelaraskan pikiran kita dengan pikiran Tuhan

Bila ternyata yang kita alami dalam hidup ini adalah segala sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan atau yang kita inginkan maka, kita harus sadar bahwa kita perlu menyelaraskan pikiran kita dengan pikiran Tuhan. Jadi dalam hal ini kita harus memiliki pokok pikiran yang benar. Dan ada dua pokok pikiran yang harus kita miliki sebagai orang percaya.

Pokok pikiran pertama

Pokok pikiran pertama yang harus kita miliki sebagai orang percaya adalah, kita harus tetap berjuang dan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan seluruh masalah-masalah hidup yang kita hadapi, apaun itu dan bagaimanapun keadaannya.

Pokok pikiran kedua

Pokok pikiran kedua yang harus kita miliki sebagai orang percaya adalah, setelah kita berjuang dan berusaha untuk menyelesaikan seluruh persoalan hidup yang kita hadapi, maka apapun hasil yang kita capai, kita harus tetap percaya bahwa itulah yang terbaik bagi hidup kita, bahkan ketika hasil yang kita capai itu tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan, kita harus tetap percaya bahwa keadaan itulah yang terbaik bagi kita.

Kenapa saya katakan demikian?. Karena landasannya adalah apapun yang kita kerjakan, kita selalu mengandalkan Tuhan. Tetapi bila hasilnya tidak sesuai dengan yang kita pikirkan, itu menjadi bukti bahwa pikiran kita belum selaras dengan pikiran Tuhan.

Kalau hal ini terjadi dalam hidup kita, sebagai manusia terkadang kita merasa kecewa, akan tetapi pikirkanlah bahwa sesungguhnya hasil akhir dari apa yang kita perjuangkan untuk kehidupan kita itu, merupakan berkat kekal yang Tuhan berikan bagi kita.

Artinya, lewat persoalan hidup yang kita hadapi itulah, sesungguhnya Tuhan sedang mempersiapkan kita, Tuhan sedang mendewasakan kita, untuk memasuki hidup kekal yang Ia sediakan bagi setiap orang percaya yang benar-benar percaya kepadaNya. Ingat apa yang firman Tuhan katakan;

Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Jadi kalau kita berkata bahwa kita mengandalkan Tuhan didalam seluruh gerak hidup kita, itu artinya kita juga harus percaya sepenuhnya bahwa dalam segala hal, Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita, sekalipun itu merupakan berbagai penderitaan hidup yang harus kita lewati, kita harus tetap menerimanya dengan ucapan syukur dan tetap percaya bahwa semua yang Tuhan izinkan untuk kita lewati, maka kita harus tetap berpikir bahwa itulah yang terbaik bagi hidup kita.

Sampai di titik ini terkadang banyak orang percaya yang tidak mau menerima keadaan hidup seperti ini. Kenapa demikian?. Karena seringkali kita tidak bisa mengerti pikiran Tuhan dengan benar. Itulah kenapa firman Tuhan selalu mengingatkan kita untuk mengenakan pikiran dan perasaan Kristus.

Kalau kita mau mengenakan pikiran dan perasaan Kristus dalam hidup kita, maka kita tidak akan pernah menaruh rasa curiga terhadap Allah Bapa di sorga, apapun dan bagaimanapun keadaan hidup kita.

Lihat, apa yang di alamai oleh Tuhan Yesus Kristus selama Ia menjalankan misi Bapa-Nya di sorga, Ia harus menerima keadaan, dimana Allah Bapa di sorga mengizinkan itu terjadi, sekalipun Ia harus mati tergantung diatas kayu salib, bahkan sebelum Ia mati rasanya seperti Bapa-Nya meninggalkan Dia, dan saat itu diatas kayu salib Ia berkata seperti yang firman Tuhan katakan di dalam;

Markus 15:34 Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Tetapi Yesus tidak meminta supaya Bapa di sorga melepaskanNya dari penderitaan yang harus Ia tanggung, dengan satu tujuan supaya kita boleh menerima keselamatan di dalam Dia. Apa yang Tuhan Yesus tunjukan ialah, Ia tetap setia melakukan seluruh kehendak Bapa-Nya di sorga sampai diujung nafas yang terakhir.

Itulah kenapa sebagai orang percaya kalau kita benar-benar percaya kepada Allah dan berkata mengandalkan Allah didalam segala sesuatu, maka kita harus berani berkata “jadilah kehendakMu ya Bapa di dalam hidupku seperti yang Engkau rancangkan, dan rencanakan bagiku”.

Mengandalkan Tuhan berarti mempercayai Tuhan sepenuhnya, tanpa persungutan, dan tidak pernah mengeluh, apapun yang harus kita hadapi kita tetap percaya, Ia Bapa yang baik, Bapa yang tahu apa yang terbaik bagi anak-anakNya, bukan saja untuk hidup hari ini, tetapi lebih dari itu, untuk hidup kita di dalam kekekalan.

Kiranya kebenaran ini memberikan kekuatan baru bagi kita semua untuk menghadapi masalah hidup, selama kita masih hidup di dunia ini. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Jangan Lupa Baca Juga Renungan :

Belajar Mengerti Kehendak Allah Bapa

Artikel by Frank Tutu | Copyright © 2015 – Original Content | renunganhariini.com

tags: ,

Related For MENGANDALKAN TUHAN BERARTI MEMPERCAYAI TUHAN SEPENUHNYA