MENGERTI AKAN PANGGILAN ALLAH

RENUNGAN HARIAN 2074 Kali Dibaca

Syalom sahabat renunganhariini.com yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus. Sebagai anak-anak Tuhan kita harus menyadari sungguh akan panggilan kita sebagai orang percaya, sebab kalau kita tidak menyadari akan hal ini maka panggilan kita sebagai orang percaya menjadi tidak berarti.

Ada banyak pemahaman tentang panggilan kita sebagai orang percaya, dan yang paling sering kita dengar adalah panggilan orang percaya itu selalu identik dengan masalah ekonomi yang dipulihkan Tuhan, Mujizat yang Tuhan nyatakan, memiliki bisnis yang sukses, juga karier yang baik, memiliki pangkat jabatan serta kedudukan dan menjadi orang yang terpandang.

Semuanya ini dibungkus dengan sebuah pernyataan bahwa orang percaya itu dipanggil untuk menerima berkat bangsa-bangsa, atau secara sederha dapat dibahasakan dengan kalimat orang percaya itu dipanggil untuk diberkati. Hal ini yang menjadi keliru jika kita ikut larut didalam pemahaman seperti ini, karena dengan dipanggil untuk mendapatkan berkat-berkat Allah maka pada akhirnya yang terlintas dalam pikiran orang percaya adalah menjalankan hidup didunia ini untuk menikmati berkat Tuhan dengan berbagai kesenangan dan kemudian mati masuk sorga.

Firman Tuhan katakan didalam Matius 5:13 “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. 5:14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

Ini artinya sebagai orang percaya kita bukan saja dipanggil untuk menerima berkat-berkat Allah tetapi kita harus menyadari bahwa sebagai orang percaya kita dipanggil supaya kita bisa menjadi berkat bagi banyak orang.

Itulah kenapa dalam beberapa pengajaran, Tuhan Yesus menyebutkan bahwa kita orang-orang percaya harus menjadi terang dan garam dunia seperti yang diungkapkan dalam firman Tuhan diatas. Maksudnya adalah supaya dunia bisa melihat kita memiliki perbedaan dalam hidup setiap orang percaya, dan perbedaan yang ditunjukan oleh orang percaya supaya orang-orang dunia yang belum mengenal Allah bisa dibawah datang kepada Allah didalam Tuhan Yesus Kristus.

mengerti panggilan Allah
Kalau sebagai orang percaya kita tidak menunjukan gaya hidup yang berbeda dengan dunia maka orang-orang dunia tidak bisa melihat perbedaan itu, itulah kenapa firman Tuhan katakan bahwa kita tidak boleh serupa dengan dunia. Sebab kalau kita pada akhirnya tidak bisa menunjukan gaya hidup yang berbeda maka, hal itulah yang membuat kita sama seperti garam yang menjadi tawar, artinya garam itu tidak memiliki fungsi apa-apa.

Tetapi kalau kita berbeda dengan dunia, maka sama seperti garam sekecil apapun butiran garam itu rasanya akan tetap asin, yang artinya memiliki fungsi yang benar untuk memberi rasa asin saat garam itu akan dipakai atau dibutuhkan.

Orang percaya juga demikian artinya harus setiap saat memiliki fungsi untuk menjadi berkat kepada orang lain supaya orang-orang yang belum percaya kepada Allah bisa mengenal Allah lewat cara hidup setiap orang percaya.

Dengan membawa orang-orang dunia datang kepada Allah, itu sama dengan kita mengantarkan mereka berjalan didalam terang, karena kalau mereka tidak mengenal Allah maka mereka akan tetap berjalan didalam kegelapan. Orang yang berjalan didalam kegelapan pasti akan tersesat, oleh sebab itu bila orang percaya tidak mengerti dengan benar akan panggilan Allah maka cara hidupnya juga sama dengan orang dunia yang berjalan dalam kegelapan dan pada akhirnya akan ikut tersesat.

Kalau pola pikir orang percaya tidak dirubah supaya bisa mengerti akan panggilan Allah dengan benar, maka yang ada dibenaknya hanyalah menjalankan hidup ini dengan gaya hidup dunia yaitu hidup hanya untuk persoalan makan, minum, pakai, kawin dan mengawinkan, mengejar berbagai kesenangan dunia lalu jatuh didalam percintaan dunia, dan diujung hidupnya ia tahu pasti selamat karena TuhanYesus sudah menebus dosanya.

Disinilah terletak penyesatan dalam kehidupan orang percaya yang tidak mau duduk diam dikaki Tuhan dan belajar mengerti akan kebenaran firman Tuhan dengan benar. Kalau ini yang terjadi maka diujung kehidupannya ia akan menuai kebinasaan, karena hidupnya tidak memiliki arti apa-apa, sama seperti garam yang menjadi tawar, atau sama seperti terang yang tidak menerangi dunia, dan ini sama seperti orang yang berjalan didalam kegelapan.

Padahal setiap orang percaya yang ada didalam Kristus, firman Tuhan katakan bahwa ia adalah ciptaan baru, tetapi kalau cara hidupnya masih sama dengan dunia ini, maka hal itu menjadi tanda tanya yaitu, Benarkah Kita Adalah Ciptaan Baru ?.

Kiranya kebenaran ini membuat kita semakin sadar untuk kembali mengarahkan setiap gerak hidup kita sama seperti hidup Kristus. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: , ,

Related For MENGERTI AKAN PANGGILAN ALLAH