MENGHILANGKAN RASA TAKUT KHAWATIR DAN CEMAS

RENUNGAN HARIAN 15138 Kali Dibaca

Renungan Harian Kristen Menghilangkan Rasa Takut,Khawatir Dan Cemas. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Setiap manusia pasti seringkali merasa takut, khawatir atau cemas, bila menghadapi tekanan persoalan hidup yang semakin mendesak, atau semakin menghimpit. Perasaan ini pada akhirnya seringkali membuat orang dapat melakukan tindakan yang salah atau tindakan yang bodoh.

Beberapa contoh sederha, ada orang yang begitu merasa takut menghadapi kematian, ada orang merasa khawatir karena masalah ekonomi keluarga yang begitu sulit, ada orang yang merasa cemas belum mendapatkan pasangan hidup.

Itu semua adalah contoh sederhana yang seringkali membuat banyak orang begitu gelisah menghadapi semua persoalan ini. Bahkan hal-hal semacam inipun banyak sekali terjadi di dalam kehidupan orang percaya, padahal kalau seseorang mengatakan dia percaya, berarti tidak perlu takut bukan?.

Mari sebagai orang percaya kita coba untuk menjawab pertanyaan ini dengan jujur lalu kita renungkan sendiri apakah jawaban kita itu benar atau ternyata salah. Bila ada pertanyaan seperti ini;

Apakah engkau benar-benar percaya kepada Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus?. Apa jawabanmu saudaraku?. Kalau engkau berkata bahwa “ya saya percaya”.

Baca juga Renungan Harian :

Kesetiaan Dalam Iman Percaya Kepada Allah

Kalau engkau percaya kepada Allah, kenapa saat ini engkau begitu takut mati hanya karena engkau sedang mengalami sakit penyakit yang menurut dokter waktu hidupmu tidak akan lama lagi.

Kalau engkau berkata bahwa engkau percaya kepada Allah, kenapa saat ini engkau masih khawatir karena persoalan ekonomi yang menghimpitmu, sehingga engkau takut menghadapi hidup ini.

Kalau engkau berkata bahwa engkau percaya kepada Allah, mengapa engkau begitu cemas karena sampai saat ini engkau masih belum juga mendapatkan pasangan hidup, atau ada berbagai kecemasan lainnya yang sedang melandamu saat ini.

Yang dinamakan percaya kepada Allah, berarti apapun yang sedang kita hadapi saat ini tidak akan mampu membuat kita merasa takut, khawatir atau cemas, karena kita tahu bahwa pribadi yang kita percayai itu, yaitu Allah yang menciptakan langit dan bumi ini, Dia pasti sanggup menolong kita dalam menghadapi berbagai persoalan, dan apapun itu persoalannya.

Menghilangkan Rasa Takut Khawatir Dan Cemas

Renungan Harian Kristen | Menghilangkan Rasa Takut Khawatir Dan Cemas | renunganhariini.com

Jadi kalau engkau masih takut, khawatir, atau cemas dengan keadaan hidupmu, apakah itu dapat dikatakan percaya kepada Allah?. Itu sama halnya dengan engkau tidak percaya kepada Allah. Bila demikian maka saat ini engkau harus bisa membuang dari dalam pikiranmu rasa takut, khawatir, serta cemas yang sedang menguasai hati dan pikiranmu sehingga membuat iman percayamu menjadi goyah.

Bagaimana caranya menghilangkan rasa takut, khawatir dan cemas?.

Mungkin ini yang menjadi pertanyaan dalam hatimu saat ini. Kenapa engkau masih takut, kenapa engkau masih khawatir, kenapa engkau masih cemas, jawabannya hanya satu, engkau tidak menyerahkan semua ketakutan, kekhawatiran dan kecemasanmu dalam tangan Tuhan. Firman Tuhan katakan;

I Petrus 5:7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Menyerahkan semua persoalan hidup kita ke dalam tangan Tuhan adalah merupakan bagian dari langkah iman yang menunjukan kita percaya kepada Tuhan. Tentu setelah kita serahkan semua persoalan kita dalam tangan Tuhan, bukan berarti kita lalu hanya berpangku tangan saja, tetapi kita harus tetap menjalankan hidup dengan penuh tanggung jawab, barulah didalam perjalanannya kita akan melihat pertolongan Tuhan yang akan datang tepat pada waktunya.

Baca Juga Renungan Harian :

Menanti Jawaban Doa Dari Tuhan

Filipi 4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Matius 6:25 “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

Lukas 12:6 Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekor pun dari padanya yang dilupakan Allah, 12:7 bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.

Lukas 12:25 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya?

Lukas 12:29 Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu.

Orang percaya yang benar-benar percaya kepada Allah, akan percaya juga kepada janji Allah. Dari ayat-ayat kebenaran firman Tuhan di atas bukankah itu semua merupakan janji Allah kepada semua orang percaya?.

Bila demikian mengapa kita masih takut, kenapa kita masih khawatir, kenapa kita masih cemas?.

Yang perlu kita lakukan adalah menyerahkan seluruh hidup kita dalam tangan Tuhan, dan biarlah Tuhan yang mengatur seluruh gerak kehidupan kita. Biarlah Tuhan yang mengambil alih segenap kehidupan kita, dan jangan kita atur hidup kita sesuai dengan keinginan kita sendiri, karena apa yang kita pandang baik, itu belum tentu yang Tuhan pandang baik buat kita.

Saudaraku yang Tuhan Yesus kasihi, setelah kita menyerahkan semua hidup kita di dalam tangan Tuhan, maka sekarang apapun yang sedang kita hadapi, kita harus mengucap syukur di dalam segala hal. Jadi bukan saat mendapatkan berkat jasmani, kesembuhan, atau mujizat, baru kita mau mengucap syukur. Firman Tuhan katakan;

I Tesalonika 5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Ini yang Allah kehendaki dari kehidupan kita sebagai orang percaya, karena dengan demikian kita mau menyatakan bahwa apapun yang terjadi dengan hidup kita, Dia tetaplah Allah yang dapat dipercaya. Kalau Dia sanggup menciptakan langit dan bumi ini, maka Dia juga akan sanggup memelihara kita menurut kehendakNya.

Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Jadi saat kita percaya kepada Allah dengan sungguh-sungguh maka ketakutan, kekhawatiran dan kecemasan tidak boleh lagi menguasai hati dan pikiran kita, karena orang yang percaya kepada Allah itu berarti ia telah menyerahkan segenap hidupnya menjadi milik Allah. Bila sudah demikian maka berpikirlah seperti apa yang firman Tuhan katakan;

Roma 14 :8 Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.

Orang yang percaya kepada Allah bukan berarti akan terus hidup dalam zona nyaman, yang membuatnya bisa menikmati kesenangan dunia dengan segala keinginannya. Justru saat kita sungguh-sungguh percaya kepada Allah, maka ada berbagai persoalan hidup yang Allah izinkan itu terjadi dalam kehidupan kita sebagai ujian dari iman percaya kita kepada Allah. Perhatikan apa yang firman Tuhan katakan berikut ini;

Yakobus 1:2 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 1:3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. 1:4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.

Baca Juga Renungan Harian :

Hidup Bertahan Dalam Pencobaan

Inilah hidup kekristenan yang benar, karena tujuan dari iman percaya kita kepada Tuhan bukan hanya sampai pada penyelesaian persoalan makan, minum, pakai, dan sakit penyakit atau masalah jodoh saja, tetapi iman percaya kepada Allah harus menggiring kita supaya menjadi sempurna sama seperti Allah Bapa di sorga yang adalah sempurna.

Tujuan akhir dari iman percaya kita adalah mencapai kesempurnaan seperti yang Allah bapa di sorga kehendaki, supaya pada akhirnya kita bisa dilayakkan menjadi anak-anakNya yang sah, dan yang akan menerima warisan kemuliaan yang telah disediakan oleh Allah Bapa di sorga, serta akan tinggal di dalam KerejaanNya di dalam kekekalan.

Baca Juga Renungan Harian :

Mencapai Tujuan Iman Percaya

Kiranya kebenaran ini semakin membuat kita mengerti bagaimana caranya kita bisa menghilangkan rasa takut, khawatir dan cemas, selama kita masih hidup di dunia ini. Tuhan Yesus memberkati kita semuanya. Amin.

Artikel by Frank Tutu | Copyright © 2015 – Original Content | renunganhariini.com

tags: ,

Related For MENGHILANGKAN RASA TAKUT KHAWATIR DAN CEMAS