MENJADI ANAK-ANAK ALLAH

RENUNGAN HARIAN 3579 Kali Dibaca

Renungan hari ini 29 November 2013 adalah, Menjadi Anak-Anak Allah. Pada dasarnya semua manusia adalah anak-anak Allah, persoalannya anak yang sah atau tidak itu tergantung kepada respon setiap orang untuk menerima anugerah keselamatan yang sudah disediakan dengan hidup dalam perlombaan yang diwajibkan. Anugerah keselamatn ini sendiri adalah untuk mengembalikan manusia kepada rancangan Allah yang semula.

Kalau saja manusia pertama tidak jatuh didalam dosa maka tidak perlu ada lagi perlombaan yang diwajibkan seperti apa yang ditulis dalam, Ibrani 12:1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. 12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.

Perlombaan ini merupakan bagian dari persyaratan yang harus dilakukan oleh setiap orang percaya yaitu bagaimana orang percaya atau orang kristen dituntut untuk memiliki cara hidup yang sama seperti Tuhan Yesus, yaitu setiap orang percaya harus menanggalkan beban dan dosa yang selalu menjadi rintangan menuju kesempurnaan, supaya sama seperti yang Allah inginkan. Seperti Firman Tuhan katakan dalam, Matius 5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

Inilah yang sudah Tuhan Yesus tunjukan, untuk mempertahankan statusnya sebagai Anak Allah saat Ia masih berada didunia, Ia melakukan apa yang menjadi kehendak Bapa di Sorga penuh dengan ketaatan sampai Ia mati diatas kayu salib, inilah kesempurnaan hidup yang Bapa inginkan dari setiap orang percaya, dan ketaatan seperti inilah yang membawa semua orang percaya untuk memenangkan perlombaan yang diwajibkan.

Seperti Tuhan Yesus yang sudah berjuang sampai pada akhirnya dalam ketaatan maka orang percaya juga harus berjuang untuk hidup dalam ketaatan melakukan kehendak Bapa di Sorga, dan bila setiap orang yang berhasil melewati rintangan yang ada yaitu menanggalkan beban dan dosa setia memikul salib serta hidup dalam ketaatan maka pada akhirnya orang-orang seperti inilah yang akan mendapatkan pengakuan sebagai anak-anak Allah yang sah.

Seringkalai orang percaya merasa tidak mampu kalau harus hidup sama seperti Kristus hidup, tetapi Firman Tuhan tidak pernah salah, Firman Tuhan katakan tiada yang mustahil bagi Tuhan, artinya bila setiap orang percaya mau memiliki komitmen untuk hidup sama seperti Tuhan Yesus hidup maka, dalam segala kelemahan setiap orang Tuhan pasti akan memberikan kekuatan untuk melewati semua rintangan yang datang. Sebab semuanya itu kembali kepada pribadi masing-masing apakah mau atau tidak mau dan bukan mampu atau tidak mampu.

Buatlah komitmen hari ini juga untuk hidup sesuai kehendak Tuhan sebelum terlambat, sebab tidak ada seorangpun yang tahu kapan waktu Tuhan tiba. Satu hal yang pasti adalah waktu Tuhan itu akan datang seperti pencuri diwaktu malam, ini yang Firman Tuhan katakan.

Ingat pesan ini:

  1. Hidup taat sampai pada akhirnya berarti engkau akan diakui sebagai anak Allah.
  2. Ingatlah selalu yang membuat engkau tidak mampu adalah karena engkau tidak berani untuk membuat komitmen.
  3. Tanggalkan beban dan dosa saat ini juga, dan berjuanglah dalam perlombaan yang diwajibkan.
  4. Waktu tidak pernah kembali, jadi jangan sia-siakan anugerah yang sudah Tuhan sediakan. Amin.

Bila engkau diberkati dengan renungan ini, maka berikanlah link renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi. renunganhariini.com.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

 

tags: , , ,

Related For MENJADI ANAK-ANAK ALLAH