MENJADI KAYA

RENUNGAN HARIAN 1670 Kali Dibaca

Renungan harian hari ini 4 Januari 2014 adalah “Menjadi Kaya”. Sebelum membaca renungan ini mari terlebih dahulu kita berdoa.

Doa : Bapa kami bersyukur untuk kasih karuniaMu yang besar, karena oleh kasih karuniaMu itulah, didalam Kristus Yesus kami boleh menerima janji keselamatan serta menjadi ahli waris yang akan beroleh bagian didalam kerajaanMu. Oleh sebab itu saat kami membaca kebenaran FirmanMu ini ya Tuhan, beri kami mengerti akan kebenaranMu, supaya kami setiap hari boleh tetap hidup dalam kebenaranMu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa, haleluya. Amin.

Satu hal yang tidak pernah kita sadari bahkan tidak pernah kita pikirkan adalah kerelaan Tuhan Yesus meninggalkan segala milikNya yaitu: kekayaanNya, kemuliaanNya, keagunganNya, kebesaranNya dan datang ke dunia menjadi manusia yang sama seperti kita, hidup dalam kemiskinan bahkan kemiskinan yang paling hina.

Kenapa dikatakan kemiskinan yang paling hina ?. Coba sejenak kita berpikir dengan hati nurani yang jujur, dimana Ia itu adalah Allah yang berkuasa, Allah yang menciptakan langit dan bumi dengan segala isinya, bahkan Dia adalah Allah yang menciptakan manusia, tetapi ia mau datang kedunia dan menjadi manusia yang sama seperti kita, bahkan Firman Tuhan katakan mengambil rupa seorang hamba, seperti yang dikatakan dalam Filipi 2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Kalau dikatakan mengambil rupa seorang hamba berarti berkeadaan sebagai manusia yang sangat rendah, karena hamba selalu memiliki tuan atau majikan, jadi Ia benar-benar rela untuk mau menjadi miskin, demi manusia ciptaanNya. Coba kita berpikir dengan jujur apabila dalam realitas kehidupan didunia ini tiba-tiba ada seseorang yang memiliki kehidupan sangat terpandang bahkan sangat terhormat, secara kedudukan maupun jabatan ia sangat dihargai dan sangat dihormati, hidup dalam segala kelimpahan, kemewahan harta, serta berkuasa didalam segala hal, lalu ia dengan rela meninggalkan semuanya itu, artinya mau menjadi miskin dan mau hidup menjadi seorang hamba, atau dengan kata lain menjadi seorang pembantu rumah tangga. Apakah ada manusia didunia ini yang mau seperti itu ?. Dapat dipastikan tidak ada seorangpun manusia didunia ini yang mau berkeadaan seperti itu.

Lalu kenapa Tuhan Yesus mau melakukan itu ?. Artinya Ia mau dan rela meninggalkan semua yang Ia miliki di dalam kerajaan Bapa di Sorga dan datang sebagai manusia, mengambil rupa seorang hamba, dan mau menjadi miskin supaya kita bisa menjadi kaya, dan itulah yang Firman Tuhan katakan bahwa Ia mau menjadi miskin supaya kita menjadi kaya, seperti yang ditulis dalam 2 Korintus 8:9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

Bila kita mau berdiam diri dan memikirkan kebenaran ini dengan serius dan dengan sikap hati yang benar dihadapan Tuhan, maka kita akan menemukan sebuah kenyataan serta menyadari bahwa sesungguhnya manusia itu begitu berharga dimata Tuhan, sebab Ia rela untuk meninggalkan segala kekayaanNya, bahkan kemuliaanNya, keagunganNya dan kebesaranNya, supaya kita bisa menjadi kaya oleh kemiskinanNya. Pertanyaannya siapakah kita ini ?, padahal kita adalah manusia berdosa.

Itulah yang disebut kasih karunia Tuhan, sebab Tuhan tidak menginginkan ada satupun manusia ciptaanNya yang binasa dalam kekekalan nanti. Tuhan tahu benar bahawa bila Ia tidak memberikan kasih karuniaNya kepada manusia, maka tidak ada seorangpun yang bisa selamat dan pasti semua manusia akan binasa, karena Ia tidak dapat menyangkal hakekatNya sebagai Allah yang adil yang menghakimi dengan tanpa memandang muka, artinya Ia tidak akan membebaskan orang yang salah terlepas dari hukuman.

Pertanyaan penting yang perlu mendapat jawaban saat ini ialah, kenapa Ia rela dan mau menjadi miskin supaya kita menjadi kaya oleh kemiskinanNya ?. Tentu itu adalah bagian dari kasih Allah kepada semua manusia. Tetapi untuk hal yang satu ini yaitu kita menjadi kaya oleh kemiskinanNya, sangat penting dan perlu dimengerti dengan benar, karena kita menjadi kaya bukan dalam pengertian kaya secara jasmani, dimana hidup kita dipenuhi dengan harta kekayaan serta kemewahan dunia yang bisa kita nikmati saat ini.

Menjadi kaya yang dimaksudkan adalah, bagaimana kita harus berjuang untuk hidup dengan cara hidup yang sama seperti kristus hidup supaya pada akhirnya kita akan menjadi orang-orang yang berkemenangan didalam Kristus, dan itulah yang disebut sebagai lebih dari pemenang, supaya nanti pada waktuNya yaitu pada waktu Tuhan datang, kita bisa menjadi bagian dari orang-orang yang ditetapkan menjadi ahli waris yang dipersiapkan untuk menerima warisan atau bagian dari kekayaan Sorgawi, yaitu segala kekayaan, kelimpahan, sukacita dan damai sejahtera serta kemuliaan kekal dalam kerajaan Bapa di Sorga yang telah disediakan Allah Bapa di Sorga kepada orang-orang yang hidup takut akan Tuhan, orang-orang yang mengasihi Tuhan selama ia berada didunia ini, dan mereka akan mendapat bagian atau harta kekayaan yang tidak dapat binasa, dan kekayaan ini tidak bisa dibandingkan dengan apapun yang ada didunia saat ini.

Untuk menjadi kaya didalam Kristus, kita juga harus menjadi kaya didalam iman seperti yang Firman Tuhan katakan dalam Yakobus 2:5 Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?. Kalau manusia yang berjanji ia bisa berbohong, tetapi kalau Allah yang berjanji maka janji itu ya dan amin. Jadi setiap kita pasti menjadi kaya kalau kita kaya di dalam iman, maka kita akan menjadi ahli waris kerajaan yang dijanjikanNya.

Kita juga harus menjadi kaya didalam kebajikan seperti yang Firman Tuhan katakan dalam 1 Timotius 6:18 Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi 6:19 dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya. Jadi menjadi kaya oleh kemiskinanNya itu bukan untuk menikmati hidup saat ini, tetapi seperti yang Firman Tuhan katakan diatas yaitu mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi diri setiap kita sebagai orang percaya atau orang kristen di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya. Jadi hidup yang kita jalani saat ini, bukanlah hidup yang sebenarnya sebab hidup yang sebenarnya itu nanti, dan yang sebenarnya sekarang ini kita sedang belajar hidup atau sedang sekolah kehidupan.

Oleh sebab itu selama kita hidup di dunia ini, kita harus bekerja keras untuk benar-benar memiliki cara hidup seperti Kristus, yaitu menjadi kaya dalam segala perbuatan, kebajikan, iman, pengetahuan, dan selalu memiliki sebuah sikap hati yang rendah dihadapan Tuhan, artinya kita akan selalu berpikir tanpa Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa. Dan yang terutama untuk menjadi kaya itu, kesaksian Kristus harus nyata didalam hidup kita. Firman Tuhan katakan dalam 1 Korintus 1:5 Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, 1:6 sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu. 1:7 Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karunia pun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus. Jadi selama hidup didunia ini apa yang kita perbuat semuanya itu seperti seseorang yang sedang dengan tekun menabung di bank untuk kebutuhan hidupnya yang akan datang.

Kalau seseorang terus menabung di bank dan ia tahu semakin hari tabungannya semakin banyak maka hati dan pikirannya terus tertuju pada tabungan yang ia miliki di bank tersebut, oleh sebab itu kita harus bertindak mulai saat ini untuk menabung harta kekal yang tidak dapat binasa, dan kalau kita terus menabung dengan cara hidup hanya melakukan kehendak Bapa di Sorga, dan kita tahu benar bahwa setelah melewati penderitaan yang ringan ini kita akan menikmati kekayaan kekal dalam kerajaan Bapa di Sorga, maka dunia akan menjadi sesuatu yang tidak menarik lagi buat kita saat ini. Ingat Firman Tuhan katakan  dalam  Matius 6:20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. 6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. Dunia akirnya menjadi tidak menarik lagi bagi kita, kalau kita memiliki cara hidup seperti ini.

Ingat pesan ini:

  1. Jadilah kaya di dalam Tuhan, dengan cara hidup yang sama seperti Kristus.
  2. Kumpulkanlah mulai saat ini harta kekayaan bagi dirimu yang tidak dapat binasa, untuk dinikmati dalam kehidupan yang sebenarnya.
  3. Kalau tidak menjadi kaya didalam Tuhan mulai saat ini, maka kita tidak dapat masuk untuk mengambil bagian dalam KerajaanNya, tetapi sebaliknya akan terbuang dari hadapan Tuhan dalam kebinasaan kekal.

Jika engkau diberkati dengan kebenaran ini maka berikanlah link renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi. renunganhariini.com.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

tags: , , , ,

Related For MENJADI KAYA