MENJALANI HIDUP SEBAGAI ANAK-ANAK TEBUSAN

RENUNGAN HARIAN 1175 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianMenjalani Hidup Sebagai Anak-Anak Tebusan. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan hari ini adalah, Menjalani Hidup Sebagai Anak-Anak Tebusan.

Saudaraku, setiap orang percaya pasti mengerti bahwa saat kita percaya kepada Kristus dan menerima-Nya sebagai Tuhan dan juruselamat hidup kita, itu artinya di dalam Kristus kita menjadi anak-anak tebusan, yang menerima janji keselamatan di dalam Dia.

Kalau kita tahu bahwa kita ini hidup sebagai orang yang telah ditebus, itu artinya seperti yang firman Tuhan katakan, hidup kita telah dibeli dan lunas dibayar, yang berarti segenap hidup kita ini telah menjadi milik Sang penebus yaitu Yesus Kristus.

Menjadi anak-anak tebusan artinya seluruh gerak hidup kita, baik itu pola pikir, tingkah laku, dan seluruh tindakan hidup kita, harus sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh Sang penebus.

Persolannya sekarang untuk mengerti apa yang menjadi kehendak-Nya bukanlah hal yang mudah, artinya setiap orang percaya harus berjuang dan mau belajar dengan sungguh-sungguh injil kebenaran-Nya yang telah Tuhan Yesus ajarkan selama tiga setengah tahun Tuhan Yesus memberitakan injil-Nya.

Menjalani hidup sebagai anak-anak tebusan

Renungan Harian Kristen : Menjalani hidup sebagai anak-anak tebusan

Orang percaya tahu bahwa injil itu adalah kabar baik, tetapi bukan berarti hanya sekedar tahu saja, sebab injil yang merupakan kabar baik itu adalah sebuah manual book atau buku petunjuk tentang cara hidup kekristenan yang benar, yang harus dijalankan oleh setiap orang percaya sebagai anak-anak tebusan, dimana di dalam injil Tuhan Yesus telah menyampaikan penjelasan tentang bagaimana menjalankan hidup sebagai orang yang percaya kepada-Nya, supaya hidup orang percaya sama seperti hidup-Nya.

Banyak orang percaya selama ini telah salah mengerti tentang hidup kekristenan yang benar, sebab mereka memandang kekristenan sebagai jalan yang mudah untuk sampai ke sorga. Padahal kekristenan yang benar tidaklah mudah, karena hidup orang percaya harus selaras dengan petunjuk yang sudah Tuhan Yesus ajarkan di dalam injil, jadi kalau kita gagal dalam memahami isi dari injil dengan benar, maka perjalanan kehidupan kita sebagai orang percaya menjadi tidak sama seperti Kristus dan itu artinya kita tidak akan bisa diterima di dalam Kerajaan-Nya.

Bila kita salah didalam memahami injil Kristus, itu artinya kita juga salah didalam mengerti kehendak Allah. Apalagi dewasa ini ada begitu banyak pemberitaan injil yang tidak sesuai dengan yang diajarkan oleh Tuhan Yesus. Itulah yang firman Tuhan katakan sebagai injil yang lain, atau Yesus yang lain;

II Korintus 11:4 Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

Ini artinya injil yang diajarkan adalah injil yang palsu. Dikatakan palsu, karena injil yang diajarkan tidak sesuai dengan kehendak Allah, dan itu artinya akan berdampak pada keselamatan orang percaya, dimana akibat dari menuruti injil yang palsu ini, pada akhirnya ada banyak orang percaya yang tidak akan pernah memiliki keselamatan di dalam Yesus, dan ini semua merupakan cara iblis memutarbalikkan kebenaran injil yang murni yang menuntun kita kepada keselamatan.

Itulah sebabnya akan sangat berbahaya bila seorang hamba Tuhan, atau seorang gembala jemaat tidak mengerti akan kebenaran injil yang murni, sebab pada akhirnya injil yang diajarkan adalah injil yang berbeda, atau injil yang palsu. Salah satu contoh sederhana yang selama ini terlanjur salah diterima oleh jemaat, misalnya yang ditulis di dalam;

Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Kebenaran ini sudah terlanjur dimengerti oleh banyak orang percaya dengan pengertian yang salah, dimana orang percaya diajarkan bahwa Yesus datang ke dunia ini supaya setiap orang percaya bisa memiliki hidup yang berkelimpahan, padahal maksud dari kata kelimpahan dalam ayat ini menunjuk kepada hidup yang berkualitas, yaitu hidup seperti Kristus, dan bukan kelimpahan secara materi.

Itulah kenapa orang percaya harus belajar injil dengan benar, sebab injil yang benar tidak pernah mengarahkan hasrat hati dan pikiran manusia kepada perkara-perkara dunia, tetapi injil yang benar mengarahkan manusia untuk memindahkan hatinya ke sorga. Itulah kenapa firman Tuhan katakan di dalam;

Kolose 3:1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. 3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. 3:3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. 3:4 Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Jadi menjalani hidup sebagai anak-anak tebusan bukan berarti mudah, tetapi sebaliknya penuh dengan perjuangan, sebab orang percaya harus hidup hanya untuk melakukan apa yang menjadi perintah  dan kehendak Allah.

Kiranya kebenaran ini membuat kita semakin mengerti akan cara hidup yang benar sebagai orang percaya, yaitu hidup sama seperti Kristus hidup. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Jangan Lupa Baca Juga Renungan :

Hari Ini Telah Lahir Bagimu Juruselamat

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2015 – Original Content | Renunganhariini.com

tags:

Related For MENJALANI HIDUP SEBAGAI ANAK-ANAK TEBUSAN