MENYELESAIKAN MISI YANG BAPA PERCAYAKAN

RENUNGAN HARIAN 1675 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianMenyelesaikan Misi Yang Bapa Percayakan. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita saat ini adalah; Menyelesaikan Misi Yang Bapa Percayakan.

Saudaraku, pada kesempatan ini kita mau belajar untuk mengerti dengan benar apa maksud dari perkataan Tuhan Yesus “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” Seperti yang dituliskan di dalam;

Lukas 9:57 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: “Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” 9:58 Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”

Dari kebenaran ini kita bisa menangkap bahwa, jawaban yang diberikan oleh Tuhan Yesus kepada orang tersebut, seolah-olah tidak sesuai atau tidak nyambung dengan pernyataan yang disampaikan oleh orang itu. Sebab secara logikanya, paling tidak yang Tuhan Yesus perlu jawab adalah “ya” atau “tidak”, atau jawaban lain yang benar-benar berkaitan dengan pernyataan orang itu.

Apa yang disampaikan oleh orang itu kepada Tuhan Yesus, ternyata diresponi oleh Tuhan Yesus, juga dengan sebuah pernyataan. Disini sesungguhnya Tuhan Yesus hendak menunjukan kepada kita sebagai orang percaya, sebuah motivasi yang benar dalam mengikut Tuhan atau dalam mengiring Tuhan. Itulah kenapa kita harus bisa menemukan makna dari pernyataan Tuhan Yesus tersebut.

Kalau Tuhan Yesus katakan “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” Hal itu sesungguhnya hendak menunjukan gaya hidup Tuhan Yesus sendiri selama Ia hidup di dunia ini.

Kenapa demikian?. Karena Tuhan Yesus selama berada di dunia ini, benar-benar tidak memiliki tempat maupun Kerajaan yang membuat-Nya bisa menikmati kenyamanan hidup.

Dengan kata lain saat berada di dunia ini, Tuhan Yesus menjadi orang yang tidak bermilik atau tidak memiliki apa-apa, walaupun dari kebenaran firman Tuhan kita tahu bahwa Tuhan Yesus-lah pemilik alam semesata ini. Hal itu karena sesungguhnya Ia yang menciptakan jagad raya ini bersama-sama dengan Allah Bapa dan bahkan Ia memerintah sebagai Tuhan.

Menyelesaikan Misi Yang Bapa Percayakan

Renungan Harian : Menyelesaikan Misi Yang Bapa Percayakan | Renunganhariini.com

Namun demikian, saat Tuhan Yesus hendak menyelesaikan misi Allah Bapa yang dipercayakan kepada-Nya, maka Ia rela mengosongkan diri, bahkan Ia rela menjadi miskin sama seperti yang dikatakan di dalam;

2 Korintus 8:9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

Bukan hanya itu saja, Tuhan Yesus juga rela melepaskan segala kekuasaan-Nya, kehormatan-Nya, dan menjadi sama dengan manusia. Hal itu seperti yang ditulis di dalam;

Filipi 2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Ibrani 2:17 Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.

Dari kebenaran firman Tuhan ini, kita seharusnya bisa menarik sebuah kesimpulan bahwa, kemiskinan-Nya saat Ia berada di dunia ini, bukanlah kemiskinan biasa secara umum, tetapi termasuk dalam kategori kemiskinan yang ekstrem.

Kenapa demikian?. Coba kita bayangkan, Ia yang adalah pemilik jagad raya ini, pribadi yang Agung, yang paling di hormati dalam Kerajaan-Nya, pribadi yang berkuasa karena Ia memiliki kuasa atas segala yang ada di alam semesta ini, harus menjadi orang yang tidak bermilik sama sekali saat berada di dunia ini, bahkan ia menjadi sama seperti orang yang hanya menumpang di dunia ini.

Penyataan Tuhan Yesus ini juga hendak menunjukan bahwa, Ia datang ke dunia ini hanya dengan satu tujuan yaitu, bekerja menyelesaikan misi Allah Bapa di sorga yang di percayakan kepada-Nya. Jadi tidak ada hal lain yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus, selain melakukan kehendak Allah Bapa di sorga dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Inilah yang dimaksudkaan di dalam;

Yohanes 4:34 Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Itu artinya sebagai orang percaya kita juga harus menyadari bahwa saat kita hidup di dunia ini, kita hidup untuk bekerja, dan apa yang kita kerjakan semuanya itu harus dipersembahkan sepenuhnya untuk hormat dan kemulian Allah Bapa di sorga.

Cara hidup inilah yang hendak ditunjukan oleh Tuhan Yesus kepada kita. Dan apa yang Tuhan Yesus lakukan itu merupakan hukum yang utama dan terutama yaitu;

Markus  12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.

Pernyataan Tuhan Yesus ini juga mengajarkan kepada kita bahwa, jika kita benar-benar mau mengikut Dia, maka kita harus mau melepaskan diri dari segala keterikatan dengan berbagai kesenangan dunia.

Selama ini ada begitu banyak orang percaya yang mau mengikut Yesus tetapi mereka memiliki motivasi yang salah, sebab mereka mau mengikut Yesus supaya mereka bisa memiliki kenyamanan hidup.

Hal ini tentu berbanding terbalik dengan apa yang Tuhan Yesus ajarkan. Sebab yang Tuhan Yesus ajarkan ialah, mengikut Dia berarti kita harus hidup sama seperti Dia telah hidup yaitu, seluruh hidup kita hanya untuk melakukan kehendak Allah Bapa dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Menjadi hal yang salah kalau kita berpikir bahwa mengikut Yesus supaya kita bisa memiliki kenyamanan hidup di dunia. Kalau firman Tuhan katakan; bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

Kekayaan yang dimaksudkan di dalam ayat ini bukanlah kekayaan yang bisa memubuat kita memiliki kenyamanan hidup di dunia ini, akan tetapi kekayaan, kemuliaan serta kehormatan yang telah Allah Bapa sediakan di dalam sorga, bagi setiap orang yang hidup mengasihi Dia, hidup melakukan kehendak-Nya selama masih di dunia ini, dan kekayaan itulah yang akan kita terima dan kita nikmati di dalam Kerajaan-Nya nanti setelah kita berada dibalik kematian.

Kiranya kebenaran ini menyadarkan kita semua, untuk memiliki motivasi hidup yang benar dalam mengiring Tuhan selama kita masih menumpang di dunia ini. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca juga : Tempat Tinggal Yang Baru

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com  

tags: ,

Related For MENYELESAIKAN MISI YANG BAPA PERCAYAKAN