MERINDUKAN LANGIT BARU DAN BUMI BARU

RENUNGAN HARIAN 1716 Kali Dibaca

Renungan HarianMerindukan Langit Baru Dan Bumi Baru. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Tema renungan hari ini adalah, Merindukan Langit Baru Dan Bumi Baru.

Saudaraku yang Tuhan Yesus kasihi, kalau ada hal yang paling serius yang harus kita perkarakan dengan Tuhan saat ini, seharusnya hal itu bukanlah persoalan makan, minum, dan pakai, bukan juga persoalan bagaimana kita harus berjuang menambahkan berbagai fasilitas hidup yang kita anggap bisa membuat kita hidup bahagia, akan tetapi sebagai orang percaya kita harus perkarakan dengan sungguh-sungguh satu kerinduan yaitu, merindukan langit baru dan bumi baru.

Baca Juga Renungan :

TUHAN AKAN SEGERA DATANG

Ada begitu banyak orang percaya yang tidak serius memperkarakan akan hal ini, karena mereka menganggap bahwa persoalan Langit baru dan Bumi baru itu sudah selesai, sebab keselamatan sudah diberikan didalam Tuhan Yesus Kristus, sehingga tidak perlu lagi untuk dipersoalkan, karena kalau sudah terima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat berarti sudah pasti masuk Sorga.

Pemikiran seperti inilah yang membuat banyak orang percaya hidup dan menjadikan dunia ini satu-satunya tujuan hidupnya. Artinya yang diperjuangkan oleh banyak anak-anak Tuhan saat ini adalah bagaimana bisa mencukupi kebutuhan hidup dengan berbagai fasilitas hidup supaya bisa menikmati dunia ini dengan berbagai kesenangannya.

Orang-orang seperti ini sekan-akan lupa kalau dunia ini akan hancur oleh nyala api saat Tuhan datang. Mari kita lihat apa yang firman Tuhan katakan.

II Petrus 3:10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. 3:11 Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup 3:12 yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. 3:13 Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.

Saudaraku perhatikan kalimat yang saya garisbawahi tersebut yaitu, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup.

Inilah yang seharusnya kita perjuangkan yaitu, setiap kita harus benar-benar menjaga hidup kita ini, supaya tetap suci dan saleh, dengan kata lain kita harus ditemukan Tuhan, tetap hidup didalam kesucian dan kekudusanNya.

Untuk apa itu semua?. Perhatikan kalimat berikutnya pada (ayat 13) yang juga saya garisbawahi, Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.

Merindukan Langit Baru Dan Bumi Baru

Ilustrasi : Renungan Harian Kristen | Merindukan Langit Baru Dan Bumi Baru | renunganhariini.com

Jadi saat ini kalau kita masih hidup, fokus hidup kita yang terutama sesungguhnya adalah menantikan Langit yang baru dan Bumi yang baru, bukan yang lain. Lalu kalau kita perhatikan kalimat terakhir dari (ayat 13) diatas tertulis, di mana terdapat kebenaran.

Dengan demikian apa yang merupakan ketidakbenaran, atau dengan kata lain segala sesuatu yang tidak suci, tidak kudus, tidak akan mendapat bagian didalam Langit baru dan Bumi yang baru, itulah sebabnya sekali lagi saya ingatkan seperti yang firman Tuhan katakan, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup. Inilah yang harus kita perkarakan dengan sungguh-sungguh saat ini.

Baca Juga Renungan :

TANPA KESUCIAN KITA TIDAK BERKENAN MASUK SORGA

Itulah kenapa firman Tuhan katakan didalam, Ibrani 12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.

Jadi sebagai orang percaya hal terutama yang harus kita kejar dalam hidup ini adalah kekudusan hidup, kesucian hidup yang sesuai dengan kehendak Allah, dan bukan segala sesuatu yang pada akhirnya akan lenyap, atau akan menjadi sia-sia.

Hidup ini pasti ada tantangan, pasti ada persoalan, bahkan seringkali persoalan yang kita hadapi itu dirasakan begitu berat, tetapi ingat baik saudaraku, seberat apapun persoalan hidup yang kita hadapi, sesulit apapun tantangan hidup itu, saat kita tetap tinggal didalam kekudusan Allah dan melakukan apa yang menjadi kehendakNya, maka Allah tidak akan membiarkan kita jatuh sampai tergeletak.

Firman Tuhan katakan didalam, Mazmur 37:23 TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; 37:24 apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya. 37:25 Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;

Itulah kenapa hampir dalam setiap renungan, saya selalu mendorong saudara, bahkan dapat dikatakan saya selalu memaksa saudara, untuk meninggalkan dunia ini dengan segala kesenangannya dan mengarahkan fokus hidup kita hanya untuk mengejar dan melakukan apa yang menjadi kehendak Allah.

Saudaraku jangan takut dengan hidup yang engkau hadapi saat ini, tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, dan kejarlah kekudusan. Sebab kalau hanya persoalan makan, minum, dan pakai, maka Dia adalah Allah yang terlalu kaya, Allah yang terlalu sanggup menciptakan dan mengadakan apa yang tidak ada menjadi ada, itu artinya Dia juga sanggup memelihara kita didalam segala keadaan, tetapi bukan untuk menikmati dunia ini dengan segala kesenangannya.

Karena jangankan persoalan makan, minum, dan pakai. Darah-Nya relah ditumpahkan, bahkan nyawa-Nya telah Ia serahkan sampai mati diatas kayu salib untuk menjadi penebusan, supaya kita yang berdosa ini bisa diperdamaikan dengan Allah Bapa di Sorga, dengan satu tujuan yaitu, supaya kita dilayakkan untuk kelak bisa masuk dan tinggal di dalam KerajaanNya, yaitu tinggal di Langit baru dan Bumi baru.

Itulah kenapa kita harus menjaga keselamatan yang sudah Allah berikan ini, dengan cara hidup yang benar, yaitu hidup didalam kesucian dan kekudusanNya, dan tidak membiarkan diri kita terikat dengan dunia ini. Kalau kita membiarkan diri kita terikat dengan dunia, itu sama halnya dengan kita membiarkan diri kita menjadi musuh Allah, dan itu juga berarti kita menyia-nyiakan keselamatan yang sudah Allah berikan.

Firman Tuhan katakan didalam, Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Panggilan Tuhan ini seharusnya yang kita perkarakan, apakah saat ini kita sudah benar-benar mau datang kepada Tuhan dan menyerahkan seluruh hidup kita dalam tangaNya, atau kita masih merasa memiliki dan berhak atas hidup kita sendiri.

Orang percaya yang menerima Yesus, sepenuhnya telah menjadi milik Allah, dan harus hidup untuk Allah, yaitu hidup melakukan kehendakNya. Dan kelegaan yang Allah janjikan adalah, kehidupan yang baru di Langit baru dan Bumi yang baru, dimana disana tidak ada lagi, kesengsaraan, kekecewaan, penderitaan, tangis dan air mata, tetapi kelegaan yang telah Allah sediakan untuk setiap orang yang hidup sesuai kehendakNya adalah, damai sejahtera, sukacita, dan kemuliaan, serta kesenangan hidup yang tidak pernah berkesudahan sampai selama-lamanya.

Kiranya kebenaran ini mengubah prinsip hidup kita, dimana saat ini kita hanya mau merindukan Langit baru dan Bumi baru, dan bukan yang lain. Dan itu artinya kita merindukan Allah lebih dari segala-galanya. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Artikel by Frank Tutu | Copyright © 2015 Renungan Hari Ini | renunganhariini.com

tags: ,

Related For MERINDUKAN LANGIT BARU DAN BUMI BARU