NERAKA BUKAN HANYA PENJARA ABADI

RENUNGAN HARIAN 1381 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Harian – Neraka Bukan Hanya Penjara Abadi. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita saat ini adalah; Neraka Bukan Hanya Penjara Abadi.

Saudaraku, bagi setiap orang yang beragama dan percaya adanya kehidupan kekal dibalik kematian, pasti percaya adanya sorga dan neraka. Berbicara tentang sorga pasti semua orang percaya atau orang beragama pada umumnya yang percaya adanya sorga dan neraka sudah tahu kalau sorga adalah suatu tempat yang begitu nyaman untuk di nikmati, saat manusia berada dibalik kematian.

Pertanyaannya sekarang adalah, bagaimana dengan neraka?.

Sebagai orang percaya, kita harus mengerti dengan benar akan hal yang satu ini. Sebab selama ini sangat jarang sekali kita mendengar khotbah atau penjelasan tentang neraka. Banyak hamba Tuhan lebih sering berbicara tentang indahnya kenyamanan hidup di Sorga. Hal ini terjadi karena, adanya pemahaman yang salah tentang anugerah Allah.

Banyak hamba Tuhan yang telah terjebak dalam pengajaran yang salah tentang anugerah, dimana yang diajarkan adalah, Tuhan Yesus telah mati untuk menebus semua dosa kita, jadi saat kita mati pasti akan masuk Sorga. Saya harus katakan dengan jujur, bahwa pengajaran seperti itu adalah sebuah penyesatan yang tidak disadari oleh banyak orang percaya saat ini.

Benar di dalam Kristus kita telah menerima anugerah keselamatan, tetapi harus di ingat bahwa keselamatan itu harus dikerjakan. Firman Tuhan katakan “kerjakanlah keselamatanmu dengan takut dan gentar.”

Jadi kita harus tetap berjuang supaya keselamatan yang kita terima di dalam Tuhan Yesus itu tidak menjadi sia-sia, artinya kalau kita berjuang untuk mengerjakan keselamatan itu dengan hidup melakukan kehendak Allah Bapa di Sorga selama kita masih hidup di dunia ini, maka dibalik kematian nanti kita akan ditemukan sebagai orang-orang yang berkenan di hadapan Allah.

Mungkin saja seorang hamba yang telah salah dalam mengajarkan tentang anugerah keselamatan di dalam Tuhan Yesus, tidak menyadari kalau sesungguhnya apa yang ia ajarkan itu bisa menyesatkan banyak orang. Hal ini tentu karena hamba Tuhan tersebut tidak benar-benar mau belajar untuk memahami firman Tuhan dengan benar, akibatnya pengajarannya itu bisa menyesatkan banyak orang, termasuk dirinya sendiri.

Akibat dari adanya penyesatan yang tidak kita sadari lewat berbagai pengajaran yang kita terima, maka tidak banyak hamba-hamba Tuhan yang mau mengajarkan tentang keadaan manusia di neraka nanti, apabila namanya tidak tercatat dalam kitab kehidupan.

Saudaraku sebelum kita lanjutkan, saya harus katakan dengan jujur bahwa pada akhirnya nanti, ada begitu banyak orang percaya yang akan di tolak oleh Tuhan, dimana Tuhan akan katakan “Aku tidak mengenal engkau” dan firman Tuhan jelas telah mengatakan itu.

Matius 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. 7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Kalau sekarang kita tahu bahwa nantinya orang-orang yang saat hidup di dunia ini tidak melakukan kehendak Allah Bapa di Sorga, akan di tolak oleh Tuhan, dimana Tuhan akan memandang orang-orang itu sebagai pembuat kejahatan, maka kita harus sadar bahwa tidak ada tempat lain bagi orang-orang yang di tolak oleh Tuhan itu, selain akan dibuang ke dalam kegelapan abadi yang penuh dengan lautan api yang menyala-nyala dan tidak akan pernah padam, dan itulah neraka.

Neraka Bukan Hanya Penjara Abadi

Renungan Harian : Neraka Bukan Hanya Penjara Abadi | Renunganhariini.com

Neraka adalah suatu tempat yang kalau boleh digambarkan dengan kata-kata, maka neraka bukan hanya penjara abadi bagi setiap orang yang namanya tidak tertulis dalam kitab kehidupan. Tetapi neraka merupakan sebuah tempat penyiksaan yang selalu saya gambarkan sebagai sebuah kengerian yang luar biasa.

Di tempat itu panas lautan apinya tidak terkatakan, dan bahkan tidak sedetikpun apinya akan padam, dan akan terus bernyala dalam kekekalan atau sampai selama-lamanya dalam kehidupan yang tak berujung. Jadi dapat dibayangkan betapa tersiksanya dan menderitanya orang-orang yang harus terbuang ke dalam api kekal tersebut.

Menyampaikan akan hal ini kepada saudara-saudara semua, bukan berarti saya tidak gentar, karena atribut saya sebagai seorang hamba Tuhan atau pendeta. Saya harus jujur berkata bahwa hal itu sangat mengerihkan.

Kenapa demikian?. Karena tidak ada jaminan seorang pendeta pasti masuk Sorga, sebab orang-orang yang akan diterima di dalam kerajaan Sorga nanti hanyalah orang-orang yang hidup melakukan kehendak Allah Bapa di Sorga. Itulah kenapa saat ini saya harus belajar untuk terus mematikan semua keinginan diri, dan terus belajar dan berjuang sungguh-sungguh untuk hidup melakukan kehendak Allah Bapa di Sorga.

Orang percaya yang saat ini maih memberi dirinya terikat dengan berbagai keinginan dunia, itu sama dengan terikat dengan percintaan dunia. Kita harus sadar bahwa dunia saat ini ada dalam kendali kuasa kegelapan, yaitu iblis.

Oleh sebab itu kita tidak boleh tertipu dengan berbagai tawaran dunia saat ini. Kuasa kegelapan akan berusaha untuk menyesatkan banyak manusia termasuk orang percaya atau anak-anak Tuhan, supaya pada akhirnya bisa menerima hukuman bersama-sama dengan iblis di dalam lautan api yang bernyala-nyala atau di dalam neraka. Mari kita lihat apa yang firman Tuhan katakan;

Wahyu  20 :10 dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.

Wahyu  20 :14 Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.

Wahyu  20 :15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

Orang yang namanya tidak ditemukan di dalam kitab kehidupan adalah orang-orang yang tidak hidup melakukan kehendak Allah Bapa di Sorga. Itulah kenapa setiap orang percaya dituntut untuk hidup sama seperti Kristus telah hidup. Sebab selama hidup di dunia ini, Tuhan Yesus hidup dalam ketaatan penuh dalam melakukan kehendak Allah Bapa di Sorga selama Ia hidup sebagai manusia biasa.

Menyadari adanya realitas neraka, maka kita seharusnya berjuang untuk mengerjakan keselamatan yang sudah Tuhan berikan itu dengan sungguh-sungguh. Sebab, karena kasih Allah Bapa akan dunia ini, maka anugerah itu diberikan kepada semua manusia yang mau percaya kepada-Nya di dalam Tuhan Yesus Kristus, supaya barang siapa yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan memperoleh hidup yang kekal.

Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Jadi anugerah keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus itu, bukan hanya untuk orang kristen saja, tetapi buat semua orang yang mau percaya kepada Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus. Karena semua manusia yang ada di muka bumi ini adalah ciptaan Allah, itulah kenapa Allah tidak menghendaki ada satupun manusia ciptaan-Nya yang binasa di dalam api neraka.

Persoalannya adalah setelah menerima anugerah keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus, maka setiap orang yang percaya di tuntut untuk hidup sama seperti Kristus telah hidup.

I Yohanes 2:6 Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.

Ini artinya, kalau kita tidak hidup sama seperti Kristus telah hidup, maka hal itu sama dengan kita tidak taat kepada Allah Bapa di Sorga. Orang yang tidak taat sama dengan orang yang memberontak kepada Allah, dan itu artinya orang-orang yang memberontak tersebut sama dengan iblis. Sebab iblis dari mulanya telah memberontak kepada Allah, yang pada akhirnya ia di buang keluar dari Sorga, dan menunggu waktu untuk di hakimi, dan setelah itu akan di buang ke dalam lautan api yang menyala-nyala.

Itulah kenapa iblis saat ini berjuang dengan tipu dayanya untuk menyesatkan semua manusia, termasuk orang-orang percaya yang masih memberi hatinya terikat dengan dunia. Tujuannya hanya satu yaitu supaya orang-orang percaya pada akhirnya, juga akan ikut binasa terbuang ke dalam api neraka atau ke dalam lautan api yang menyala-nyala.

Jadi kita harus sadar mulai sekarang bahwa neraka itu bukan hanya penjara abadi, tetapi neraka adalah lautan api yang tidak pernah padam sedetikpun. Neraka itu sesungguhnya disediakan untuk iblis dan para malaikat pengikutnya yang memberontak kepada Allah. Tetapi kelicikan tipu daya iblis juga membuat banyak manusia termasuk orang-orang percaya pada akhirnya akan ikut terbuang ke dalam neraka yaitu lautan api kekal yang tidak pernah padam itu.

Mengerti akan kebenaran ini, biarlah setiap kita mau bersungguh-sungguh hidup takut akan Tuhan dan melakukan kehendak Allah Bapa di Sorga selama kita masih menumpang di dunia ini. Supaya pada saat kita pulang kepada Allah Bapa, kita akan dikenal sebagai anak-anak-Nya yang hidup berkenan dihadapan-Nya. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca juga : Mempersiapkan Diri Bertemu Tuhan

Artikel oleh Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2017 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: ,

Related For NERAKA BUKAN HANYA PENJARA ABADI