ORANG-ORANG YANG MENERIMA YESUS

RENUNGAN HARIAN 3079 Kali Dibaca

Renungan Harian KristenOrang-orang Yang Menerima Yesus. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan hari ini adalah, orang-orang yang menerima Yesus.

Saudaraku, apakah saat ini kita benar-benar telah menjadi orang-orang yang menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat?.

Menjawab pertanyaan ini pasti semua orang percaya atau orang kristen akan berkata “ya, saya sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat”.

Jawaban ini tentu bukan tanpa dasar, karena banyak orang percaya yang beranggapan bahwa sejak lahir-pun ia sudah kristen, oleh sebab itu ia merasa sudah menerima Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat.

Sekarang yang menjadi pertanyaan lagi, apakah cukup karena kita sudah kristen sejak lahir lalu kita benar-benar telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat?.

Baca Juga Renungan :

Tinggallah Di Dalam Kristus

Saudaraku, saya termasuk orang yang lahir dari keluarga kristen. Bahkan sejak kecil sudah melihat orang tua saya yang melayani Tuhan saat kami masih hidup di desa, baik sebagai majelis gereja atau sebagai guru sekolah minggu.

Sejak kecil saya juga terus di ajar oleh orang tua untuk berdoa kepada Tuhan, dan bahkan hal itu terus mengalir sampai pada akhirnya saya menjadi dewasa.

Bahkan sejak remaja sampai dewasa terus nyanyi memuji Tuhan di gereja, baik bersama-sama dengan teman-teman vocal group, atau nyanyi solo, bahkan terlibat dalam paduan suara gereja.

Orang-orang Yang Menerima Yesus

Renungan Harian Kristen | Orang-orang Yang Menerima Yesus | renunganhariini.com

Aktifitas kerohanian seperti ini terus berjalan dan terus mengalir begitu saja, dan saya tetap pada satu prinsip bahwa, saya orang kristen dan saya percaya Yesus. Dan sejak kecil juga sudah tahu bahwa Yesus itu mati untuk menebus dosa manusia.

Yang saya mau katakan disini bahwa, landasan seperti inilah yang membuat banyak orang kristen atau orang percaya merasa bahwa mereka sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat.

Persoalannya sekarang adalah, sebagai orang percaya kita harus menyadari bahwa tidaklah cukup kalau kita hanya berkata bahwa kita telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, apalagi sejak lahir sudah menjadi orang kristen, tanpa mengerti akan kebenaran firman Tuhan dengan benar. Firman Tuhan katakan dalam;

Yohanes 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; 1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

Baca Juga Renungan :

Menantikan Saat Anak-Anak Allah Dinyatakan

Mari kita perhatikan beberapa hal penting berikut ini yang akan membuka cara berpikir kita tentang menerima Yesus dengan benar itu seperti apa.

Menerima Yesus Dan Percaya Kepada Yesus.

Firman Tuhan yang sudah kita baca tadi, pada (ayat 12) kalimat pertamanya dimulai dengan kalimat “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah”. Sebagai orang percaya tentu pemahaman kita hanya sampai kepada, setelah menerima Yesus berarti kita telah menjadi anak-anak Allah.

Akan tetapi dalam ayat ini masih ada lagi kalimat selanjutnya, dan kalimat selanjutnya adalah, “yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya”.

Jadi disini bukan saja hanya menerima, tetapi juga harus percaya. Pada akhirnya kita akan menemukan jawaban bahwa, untuk menjadi anak-anak Allah itu memiliki dua landasan yaitu;

  • Menerima Yesus (sebagai Tuhan dan juruselamat)

  • Percaya kepada Yesus

Dua hal ini yang harus kita persoalkan dengan benar supaya pada akhirnya kita memiliki landasan yang kuat, kemudia kita lakukan itu dalam hidup kita, supaya pada akhirnya kita bisa diakui menjadi anak-anak Allah yang sah.

Sekarang mari kita mulai berpikir dengan jernih tentang “menerima Yesus”. Biasanya kita akan menerima seseorang, kalau kita sudah tahu siapa dia, berasal dari keluarga mana, apa latar belakangnya, dan masih banyak lagi. Artinya untuk menerima seseorang kita akan berusaha untuk mengetahui seluruh keadaannya baru kita bisa menerima dia.

Orang percaya-pun demikian, untuk menerima Yesus maka tidak cukup dengan modal sudah menjadi orang kristen sejak kecil, sudah mendengar nama Tuhan Yesus sejak kecil, tanpa mengerti siapa Yesus sesungguhnya, tanpa punya alasan yang kuat. Oleh sebab itu setiap kali membaca firman Tuhan, kita harus belajar untuk mengerti akan kebenaran firman itu secara utuh.

Dalam hal ini untuk mengetahui siapa itu Yesus yang kita terima maka kita harus membaca (Yohanes 1:1-12) barulah kita mengerti siapa itu Yesus, baru kita tahu, dan ini membuat kita memiliki landasan yang kuat untuk menerimaNya.

Kenapa demikian?. Karena setelah menerima Yesus, maka kita harus juga menerima konsekuensinya sebagai orang yang menerima Yesus.

Setelah kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, maka sekarang tindakan (Action) selanjutnya adalah percaya.

Tentu untuk percaya kita sudah memiliki landasan yang kuat kenapa kita harus percaya, karena sebelumnya kita sudah belajar untuk mengenal siapa itu Yesus (Yohanes 1:1-12). Jadi alasan kita untuk percaya kepada Yesus akan semakin kuat, dan itu artinya iman kita tidak akan mudah untuk goyah.

Percaya bukan saja merupakan pengakuan dengan mulut yang merupakan pengaminan akali atau persetujuan pikiran, tetapi percaya itu harus dinyatakan didalam tindakan. Itulah kenapa firman Tuhan katakan iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong atau iman yang mati. (Yakobus 2:20,26).

Jadi setelah menerima dan percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, maka konsekuensinya adalah, segenap hidup kita harus merupakan gambaran dari gaya hidup Kristus. Sebab dengan memiliki cara hidup seperti Tuhan Yesus, barulah kita dilahirkan kembali oleh Allah dan menjadi anak-anak Allah.

Inilah yang dimaksudkan oleh firman Tuhan dalam (Yohanes 1:13) seperti yang sudah kita baca diatas.

Yohanes 1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

Baca Juga Renungan :

Orang Percaya Yang Terpilih Menjadi Anak-Anak Allah

Lalu bagaimana kita mengaplikasikan ini semua dalam hidup kita, setelah kita berkata bahwa kita telah menerima Yesus dan percaya kepada Yesus?. Jawabannya adalah kita harus hidup sama seperti Kristus hidup. Firman Tuhan katakan dalam;

I Yohanes 2:4 Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. 2:5 Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia. 2:6 Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.

Kiranya kebenaran ini semakin membuat kita bergairah untuk berjuang hidup dalam kebenaran Tuhan. Sebab, itu semua merupakan proses yang pada akhirnya akan membuat kita bisa menjadi anak-anak yang benar-benar dilahirkan dari Allah. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Artikel by Frank Tutu | Copyright © 2015 – Original Content | renunganhariini.com

tags: ,

Related For ORANG-ORANG YANG MENERIMA YESUS