PENDERITAAN RINGAN MENGERJAKAN KEMULIAAN KEKAL

RENUNGAN HARIAN 884 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Harian – Penderitaan Ringan Mengerjakan Kemuliaan Kekal. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita hari ini adalah; Penderitaan Ringan Mengerjakan Kemuliaan Kekal.

Saudaraku, kita tahu bahwa durasi waktu hidup kita di dunia ini sangat singkat apabila dibandingkan dengan kehidupan di kekekalan nanti. Firman Tuhan katakan masa hidup kita di dunia ini hanya tujuh puluh tahun.

Mazmur 90:10 Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.

Dalam masa hidup yang begitu singkat di dunia ini, manusia harus berjuang untuk menentukan nasib hidupnya di kekekalan. Itulah kenapa selama hidup di dunia ini kita harus berjuang supaya bisa mencapai perkenanan Tuhan.

Artinya hidup kita harus ditemukan Tuhan ada dalam standar kesucian, kekudusan, dan kebenaran Allah. Dan itu harus terus berlangsung sampai masa hidup kita di dunia ini berakhir.

Hal inilah yang membuat Paulus sendiri berusaha, berjuang, supaya hidupnya tetap berkenan kepada Allah. Sebab Paulus sadar benar bahwa semua orang akan menghadap takhta pengadilan Kristus.

Ini artinya kalau kita tidak ditemukan berkenan di hadapan Tuhan, maka kita tidak akan bisa diterima di dalam Kerajaan Allah nanti.

2 Korintus 5:9 – 10   

5:9 Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya.

5:10 Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

Penderitaan Ringan Mengerjakan Kemuliaan Kekal

Renungan Harian: Penderitaan Ringan Mengerjakan Kemuliaan Kekal | Renunganhariini.com

Kalau kita sudah mengerti bahwa masa hidup di dunia ini sangat singkat, dan dunia ini sendiri pada akhirnya akan hangus dalam nyala api, maka kita harus sungguh-sungguh berjuang untuk mencapai perkenanan Tuhan.

Saat ini ada begitu banyak orang percaya atau anak-anak Tuhan yang seolah-olah tidak mau tahu dengan hal ini. Itulah kenapa kita bisa melihat ada begitu banyak orang percaya yang tidak berusaha untuk melepaskan dirinya dari kerterikatan dengan kesenangan hidup dunia.

Kita harus sadar, bahwa setiap orang yang saat ini hanya mau menikmati hidup dalam kesenangan dunia, hidup dalam keinginan daging, maka hidup mereka tidak akan berkenan kepada Allah. Firman Tuhan katakan di dalam;

Roma  8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

Sebagai orang percaya kita harus ingat bahwa anugerah keselamatan yang telah kita terima dari Allah, itu lebih berharga dari apapun yang bisa kita nikmati di dunia saat ini.

Kalau kita mau menyadari akan hal ini, maka sekalipun saat ini kita ada dalam tekanan hidup yang sangat berat, bisa dikatakan kita sedang berada dalam penderitaan, kita harus tetap memiliki prinsip bahwa, semua itu tidak akan melebihi kekuatan kita sebagai manusia.

Prinsip hidup seperti itulah yang juga dimiliki oleh Paulus dalam perjuangannya untuk tetap setia melayani pekerjaan Tuhan yang dipercayakan kepadanya. Itulah yang membuat Paulus bisa berkata dalam;

2 Korintus  4:17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

Dengan memiliki prinsip hidup seperti ini, maka kita akan semakin kuat dalam menghadapi hidup yang singkat di dunia ini, sekalipun harus hidup dalam penderitaan.

Kita akan tetap menyadari bahwa, kalau tempat kediaman yang kita tempati saat ini pada akhirnya akan hancur, maka kita tahu dan percaya, Allah telah menyediakan kepada kita tempat kediaman bagi kita di sorga. Firman Tuhan katakan di dalam;

2 Korintus 5:1 Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.

Oleh sebab itu, sebagai orang percaya kita harus berani untuk melepaskan diri dari berbagai keterikatan dengan hidup dunia ini, dan berjuang untuk hidup berkenan kepada Allah. Kiranya kebenaran ini memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga: Pengertian Yang Salah Tentang Keselamatan

Renungan oleh Pdt. Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , , ,

Related For PENDERITAAN RINGAN MENGERJAKAN KEMULIAAN KEKAL